Tag Archive | akhirat

Refleksi.. Dimana Diri ini Berada Kelak?

Detik demi detik.. Hari demi hari.. bulan demi bulan terlewati..

Hampir 8 bulan sudah meniti takdirNya di negeri Sakura..

Sebuah guratan kerisauan menyembul di sudut hati..

Adakah kebaikan dalam waktu yang diamanahkan ini tlah tergores?

Adakah diri ini telah berjuang hingga titik dimana Allah mencurahkan ridhoNya karena melihat seorang hambaNya berjuang dengan seluruh kemampuannya?

Berjuang menjaga dienNya, berjuang menjaga istiqomah untuk senantiasa mendedikasikan waktuNya untuk keikhlasan dan mahabbah padaNya..

Ataukah segala kenikmatan ini melenakan dari perjuangan yang seharusnya?

Lihatlah bagaimana isi SMS seorang ustadzah yang begitu kokoh aqidahnya dan mencurahkan segenap harta, waktu, tenaga dan pikirannya di jalanNya..

`Ya Robb, aku sdg memikirkan posisiku kelak diakhirat mngkitkan aku berdampingan dgn penghulu para wanita khodijah al kubro yg berjuang dgn harta dan jiwanya?Atau dngn Hafsah bt Abi Bakr yg di bela oleh Allah saat akan dicerai krn showwamah dan qowwamahnya? Atau dgn Aisyah yg telah hafal 3500 an hadits, sdg aku….ehm 500 jg belum…atau dgn ummu sulaim yg shobiroh atau dgn Asma yg mengurus kendaraan suaminya dan mencela putranya saat istirahat dr jihad… atau dgn siapa ya, ya Alloh, tlg beri kekuatan tuk mengejar amaliah mereka…sehingga aku laik bertemu mereka bahkan bisa berbincang dgn mereka di taman firdausMu`

wahai hati.. beliaulah ustadzah Yoyoh Yusrah yang ternyata dirindukanNya dan terlebih dahulu dipanggilNya.. dedikasi di jalan dakwah adalah totalitas yang menunjukkan kekuatan karakter seorang muslimah untuk berkomitmen membesarkan 13 putra putri solih solihahnya namun tidak pula melupakan kewajibannya untuk beramal jamai di jalan dakwah, berperan aktif untuk masyarakat, untuk menegakkan kalimatNya di bumi..namun beliau tetap bersahaja dan total memberikan harta dan jiwa di jalan dakwah..yang kepergiannya disedihkan oleh saudara/i kita di Palestina, Sudan, Libanon.. atas perjuangannya untuk peduli pada mereka..

Betapa tangguhnya ia.. dan lihatlah sekali lagi isi SMSnya tadi.. beliau yang pernah menghafal Al-Qur`an dengan jumlah yang tidak sedikit saja masih sangat memikirkan bagaimana kondisi akhiratnya kelak.. tentang dimana ia berada dibandingkan para wanita shalihah yang terdahulu.. yang beliaupun pernah diprotes oleh seorang wanita Palestina karena belum selesai menghafal 30 Juz Al-Qur`an..`untuk apa saja waktumu digunakan hingga sudah seusia sekarang namun belum selesai menghafal Al-Qur`an?`, ucap wanita Palestina itu padanya.

Ya Rabb.. betapa sedikitnya amalan hamba ini.. betapa kecilnya diri ini..dibanding mereka.. dibanding mereka yang berjuang menjaga hati dan waktunya hanya untuk ketaatan padaMu..

Ya Rabb.. jadikan hamba yang mampu belajar seperti beliau yang seluruh hidupnya diwakafkan, diserahkan pada dakwah ini. Seluruh perjalanan hidupnya telah bergabung dengan dakwah ini secara totalitas, diberikan untuk dakwah ini. Tiada yang membahagiakan selain tetap terjaga dalam ikatan iman dan senantiasa bersama saudara membangun jembatan Islam nan indah.

Ya Rabb.. semikanlah hati ini dengan  napas perjuangan, yang tak kan henti walau tantangan menghadang..

Izinkan diri ini menjalankan perintahMu semurni-murninya dan kumpulkan kami di SyurgaMu kelak bersama orang-orang yang berada di golongan para Anbiya dan Mursalin..

Jangan silaukan kami dengan kenyamanan dunia yang ternyata melenakan..

Jangan biarkan diri ini terlena dengan nikmatMu di Bumi sakuraMu ini yang ternyata tidak mendekatkanku padaMu..

Dekatkanlah diri ini padaMu, jagalah Ya Rabb.. Hanya kepadaMu hamba berlindung..

Before Maghrib@sebuah sudut di Bumi Allah

-setelah percik ruh menggeliat di senja yang tenang-