Archives

Milestone Bahtera Cinta II: Nol = Tak Hingga

Alhamdulillahirobbil`alamiin..    

Puji serta syukur selalu terhaturkan untuk Ilahi Rabbi, Allah SWT. Yang masih memberikan nikmat kelapangan untuk menuliskan hikmah yang diajarkanNya.

Kali ini saya menulis dengan senyum mengembang penuh rasa damai seraya memandangi sesekali wajah damai buah hatiku Muhammad Kazuya Elfatih. Fatih, demikianlah ia dipanggil. Kedua orang tuanya yang sangat papa ilmu dan amalnya ini berharap, semoga ia bisa menjadi seorang yang yang berakhlaq mulia seperti Rasulullah SAW, serta bisa menjadi anak pertama yang membawa kedamaian (Kazuya dalam kanji bhs jepang :和哉)serta menjadi seorang pembuka (Fatih dalam bahasa Arab) misalnya seperti Muhammad AlFatih, penakluk Konstantinopel yang cerdas, pemberani, serta memiliki kedekatan luar biasa dengan Allah SWT. Aamiin Ya Rabb..

Jika di tulisan sebelumnya masih mencantumkan foto bayi lain, maka kali ini fotonya telah menemani tulisan ini. Alhamdulillah rasa penasaran hati ini terjawab sudah untuk bisa melihat seperti apakah dirimu, nak. Penasaran Ummu Fatih ini terjawab ketika akhirnya tanggal 9 Februari 2012 pkl 05.57 pagi lalu ia hadir ke dunia. Di Fukuoka Red Cross Hospital (福岡赤十字病院)dibantu dr. Spog. Matsushita Sensei dan Josanfusan (bidan)  Iribe.

Izinkan saya menuliskan tentang segores hikmah yang terpetik dalam proses kelahiran yang semakin menguatkan keyakinan akan kekuatan Allah ini.

Sejak tanggal 8 memang sudah terasa kontraksi sesekali namun masih cukup lemah. Maka saya dan suami memutuskan untuk tidak menelfon RS dulu agar tidak perlu ditolak dan harus pulang ke rumah kembali. Dan karena memang tgl 9-nya memang sekalian jadwal kontrol ke RS, maka berangkatlah kami menuju RS dengan chikatetsu (subway-red) ke stasiun Tenjin dan dilanjutkan dgn Bus ke Halte Niseki Mae (日赤前バス停). Saya datang dengan genki dan ceria yang ternyata membuat heran Matsushita Sensei yang tenyata menemukan saya dalam keadaan pembukaan 2-3 cm. `Honto ni itakunai no (betulan tidak sakit)?` tanyanya heran. Saya bilang `chotto dake desune`, entah ini memang saya yang agak kebal dengan rasa sakitnya atau memang kontraksinya tidak begitu sakit. Lalu di cek dengan CTG pun monitoring selama 20 menit menunjukkan adanya kontraksi yang datang teratur selama 20-30 detik setiap 5 menit sekali. wah, berarti ini betulan sudah tanda-tanda mau melahirkan..

Maka pukul dua siang pun saya mulai dirawat. Saya dan suami masuk ke ruang persiapan bersalin (準備室). Saya mulai mengabari kawan2 by sms dan meminta doa untuk kelancaran proses ini. Ternyata di jam 4 sore dokternya kembali mengecek dan masih pembukaan 2. Aku banyak berjalan kaki di koridor RS untuk mempercepat turunnya bayi ke mulut rahim dan mempercepat pembukaan. Namun hingga jam 1 malam bidan mengecek masih juga pembukaan 2. Sementara kontraksi itu datang teratur tiap 5 menit sekali. Kontraksi adalah kondisi dimana dinding rahim menegang dan mulut rahim membuka perlahan. Ketika kontraksi datang, untuk mengurangi rasa sakit, kita diharuskan mengambil nafas panjang dan melepaskannya secara teratur. Ini juga untuk membantu bayi agar tetap mendapat oksigen yang cukup saat kondisi rahim menegang. Rasa sakitnya luar biasa (saya pun sekarang sudah lupa tepatnya).  Untunglah suami diizinkan menemani di ruangan.

Menurut info seorang kawan yang seorang dokter, memang pembukaan 2-4 terutama untuk anak pertama akan lama, waktunya tidak bisa diprediksi. Dan pembukaan 4-10 berlangsung relatif cepat yaitu sekitar 1 sampai 2 jam per 1 cm nya, alias 6-12 jam. Artinya entah besok atau lusa kontraksi ini akan terus berlangsung hingga akhirnya pembukaan lengkap dan bayi lahir. Masha Allah.. sakitnya kontraksi yang berulang-ulang teratur bahkan makin kuat membuat aku berpikir tentang sakitnya azab Allah kelak.. `jika kontraksi ini saja sedemikian sakitnya maka bagaimana kelak siksaMu di akhirat Ya Rabb` Ya Allah.. hamba merasa sangat tak berdaya saat itu. Setiap kali kontraksi datang ada rasa takut kembali datang dan saya kembali mengatur nafas seraya menyebut `Allah..Allah..`. Kehadiran suami di sisi juga semakin menguatkan. sesekali aku berjalan ke sekitar tempat tidur dan pergi ke toilet untuk sejenak melupakan rasa sakit. Namun tak tau entah kapan berakhirnya proses ini. Kontraksi semakin terasa. Semakin kuat. Ada titik dimana hati ini hampir menyerah, dan hati berucap `cukup, tolong hentikan..`. Tapi di tengah ketidakberdayaan hamba, tak ada lagi yang bisa dilakukan saat itu selain menyerahkan diri sepenuhnya kepadaNya. `Hamba yakin Engkau bisa melakukan apapun dengan agungnya kekuatanMu`, ucapku dalam hati. Diri ini sangat kecil, sangat lemah di hadapan Allah Yang Maha Besar. Ia yang telah menciptakan janin dalam rahim ini, maka mudah pula baginya untuk membuatnya lahir kapanpun. Laa haula walaa quwwata illaa billaah. Pukul 03.30, rasa sakit makin tak tertahankan maka kutekan tombol Nurse-Call. Seketika Suster Iribe datang dan mengecek. Masha Allah.. ternyata sudah pembukaan 6! Kami semua takjub! Harapan kembali membuncah dengan penuh suka. Bersiap untuk kontraksi yang lebih dahsyat hingga pembukaan 10. Alhamdulillah dengan instruksi Suster Iribe untuk menjaga nafas ketika kontraksi datang, rasa sakit menjadi terasa lebih ringan. Suami shalat tahajud. Menemani ruh ini berjuang. Kembali aku tekan tombol. Setelah dicek ternyata pembukaan 8. Subhanallah.. Melihat suami yang sedang shalat, Suster Iribe bertanya, `ima oinori no jikan desuka (apakah sekarang jadwal shalat)?`. Aku jawab, `Bukan, tapi di waktu ini adalah salah satu waktu terbaik doa kita didengar olehNya`. `a, naru hodo ne (O, saya paham)`, ucapnya. Beberapa saat kemudian ketuban pecah dan air keluar begitu banyak. Ternyata sudah pembukaan 9! Excited bercampur dengan berbagai rasa lainnya. tak berapa lama kemudian, ternyata sudah pembukaan sepuluh sekitar ukul 4 pagi. Allahuakbar! Alhamdulillah.. Aku dan suami begitu berpegangan erat penuh syukur. Namun belum selesai. Justru perjuangan selanjutnya baru akan dimulai di ruang bersalin.  aku harus menahan agar tidak mengejan dan tidak berteriak. karena teriakan artinya kita mengeluarkan energi, dan ini akan menekan bayi di perut yang terus berkontraksi teratur. Bayi bisa tertekan di dalam. Suster Iribe yang teranyata sudah 4 tahun menjadi perawat dan bidan memang begitu cekatan dan sangat baik memberi panduan. Di Jepang ini, para bidan terlebih dahulu harus lulus sekolah perawat.

Pkl 4.15, masuklah saya ke ruang bersalin (分娩室). Iribe-san dan satu org suster sudah mempersiapkan ruangan. Alhamdulillah suami menemani di samping saya. Saya berbaring di kursi khusus bersalin dan memulai proses persalinan Fase II (mendorong hingga bayi keluar) dibantu instruksi Iribe-san. Saat itu rasanya tenaga sudah sangat sedikit setelah melewati malam yang penuh kontraksi. Namun, tak ada pilihan lain Hanya satu hal: Bayi ini harus LAHIR! Maka Bismillah hanya Engkaulah sumber segala kekuatan! Proses mengejan terus dilakukan. Dokter datang di sekitar 10 menit terakhir. Akhirnya setelah sekitar satu setengah jam, ia lahir!! suara tangisnya diiringi ucapan Alhamdulillah Ummi Abinya dengan rasa lega yang teramat sangat. Saat itu waktu terasa berhenti berputar, jarum jam pun tidak  bergerak. Perjuangan panjang usai sudah. MashaAllah, alhamdulillaah.. ia lahir dengan sehat. Betapa sempurna ciptaanNya.. Setelah dibersihkan, suster meletakannya di sisiku. Lalu Abinya mengumandangkan adzan di telinganya. Subhanallah.. Selamat datang mujahid kecilku..Semoga dunia akan bertambah bobot kebaikannya dengan kehadiranmu..

Lahirnya engkau ke dunia adalah peajaran Allah utuk ummi-nya tentang bermujahadah, serta pelajaran Allah untuk yakin akan kekuatanNya yang tanpa batas yang mampu menolong siapaun yang dikehendakiNya. Maka teruslah bertumbuh, nak, dengan ruh pejuang sebagai mana engkau dilahirkan… Semoga Allah senantiasa membimbingmu dengan Ma`rifat padaNya… aamiin..

.
“Barang siapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah sedangkan dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang pada buhul tali yang kokoh .Dan hanya kepada Allah lah kesudahan segala urusan “ (QS. Luqman:22)

@hakozaki 6-2-8-101号

Advertisements

Refleksi.. Dimana Diri ini Berada Kelak?

Detik demi detik.. Hari demi hari.. bulan demi bulan terlewati..

Hampir 8 bulan sudah meniti takdirNya di negeri Sakura..

Sebuah guratan kerisauan menyembul di sudut hati..

Adakah kebaikan dalam waktu yang diamanahkan ini tlah tergores?

Adakah diri ini telah berjuang hingga titik dimana Allah mencurahkan ridhoNya karena melihat seorang hambaNya berjuang dengan seluruh kemampuannya?

Berjuang menjaga dienNya, berjuang menjaga istiqomah untuk senantiasa mendedikasikan waktuNya untuk keikhlasan dan mahabbah padaNya..

Ataukah segala kenikmatan ini melenakan dari perjuangan yang seharusnya?

Lihatlah bagaimana isi SMS seorang ustadzah yang begitu kokoh aqidahnya dan mencurahkan segenap harta, waktu, tenaga dan pikirannya di jalanNya..

`Ya Robb, aku sdg memikirkan posisiku kelak diakhirat mngkitkan aku berdampingan dgn penghulu para wanita khodijah al kubro yg berjuang dgn harta dan jiwanya?Atau dngn Hafsah bt Abi Bakr yg di bela oleh Allah saat akan dicerai krn showwamah dan qowwamahnya? Atau dgn Aisyah yg telah hafal 3500 an hadits, sdg aku….ehm 500 jg belum…atau dgn ummu sulaim yg shobiroh atau dgn Asma yg mengurus kendaraan suaminya dan mencela putranya saat istirahat dr jihad… atau dgn siapa ya, ya Alloh, tlg beri kekuatan tuk mengejar amaliah mereka…sehingga aku laik bertemu mereka bahkan bisa berbincang dgn mereka di taman firdausMu`

wahai hati.. beliaulah ustadzah Yoyoh Yusrah yang ternyata dirindukanNya dan terlebih dahulu dipanggilNya.. dedikasi di jalan dakwah adalah totalitas yang menunjukkan kekuatan karakter seorang muslimah untuk berkomitmen membesarkan 13 putra putri solih solihahnya namun tidak pula melupakan kewajibannya untuk beramal jamai di jalan dakwah, berperan aktif untuk masyarakat, untuk menegakkan kalimatNya di bumi..namun beliau tetap bersahaja dan total memberikan harta dan jiwa di jalan dakwah..yang kepergiannya disedihkan oleh saudara/i kita di Palestina, Sudan, Libanon.. atas perjuangannya untuk peduli pada mereka..

Betapa tangguhnya ia.. dan lihatlah sekali lagi isi SMSnya tadi.. beliau yang pernah menghafal Al-Qur`an dengan jumlah yang tidak sedikit saja masih sangat memikirkan bagaimana kondisi akhiratnya kelak.. tentang dimana ia berada dibandingkan para wanita shalihah yang terdahulu.. yang beliaupun pernah diprotes oleh seorang wanita Palestina karena belum selesai menghafal 30 Juz Al-Qur`an..`untuk apa saja waktumu digunakan hingga sudah seusia sekarang namun belum selesai menghafal Al-Qur`an?`, ucap wanita Palestina itu padanya.

Ya Rabb.. betapa sedikitnya amalan hamba ini.. betapa kecilnya diri ini..dibanding mereka.. dibanding mereka yang berjuang menjaga hati dan waktunya hanya untuk ketaatan padaMu..

Ya Rabb.. jadikan hamba yang mampu belajar seperti beliau yang seluruh hidupnya diwakafkan, diserahkan pada dakwah ini. Seluruh perjalanan hidupnya telah bergabung dengan dakwah ini secara totalitas, diberikan untuk dakwah ini. Tiada yang membahagiakan selain tetap terjaga dalam ikatan iman dan senantiasa bersama saudara membangun jembatan Islam nan indah.

Ya Rabb.. semikanlah hati ini dengan  napas perjuangan, yang tak kan henti walau tantangan menghadang..

Izinkan diri ini menjalankan perintahMu semurni-murninya dan kumpulkan kami di SyurgaMu kelak bersama orang-orang yang berada di golongan para Anbiya dan Mursalin..

Jangan silaukan kami dengan kenyamanan dunia yang ternyata melenakan..

Jangan biarkan diri ini terlena dengan nikmatMu di Bumi sakuraMu ini yang ternyata tidak mendekatkanku padaMu..

Dekatkanlah diri ini padaMu, jagalah Ya Rabb.. Hanya kepadaMu hamba berlindung..

Before Maghrib@sebuah sudut di Bumi Allah

-setelah percik ruh menggeliat di senja yang tenang-

Kumpulan Hikmah yang Mencerahkan

Ketika sedang browsing tentang hikmah/ taushiyah, saya menemukan kumpulan hikmah yang dicompile oleh penulisnya (prasetya.wordpress.com) dari YM maupun dari SMS, dan saya pun minta izin mengcopasnya untuk Anda,, semoga bermanfaat,,=)
1.Hikmah Hari ini: Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Annahl [16]: 18)

2.Hikmah Hari Ini “Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, sesungguhnya akan Kami tempatkan mereka pada tempat-tempat yang tinggi di dalam surga, yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal”.(QS. Al-Ankabuut: 58).

3. Hikmah Hari Ini: “Orang yang cerdas adalah orang yang mengendalikan dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah kematian, sedangkan orang yang lemah adalah orang yang memperturutkan hawa nafsunya dan berangan-angan kepada Allah dengan berbagai angan-angan.”

(HR Imam Ahmad, Tirmidzi, Ibn Majah, dan al-Hakim)

4. Hikmah Hari Ini:Rasulullah Saw bersabda, “Siapa yang ingin mengetahui kedudukannya di sisi Allah, maka hendaknya memperhatikan bagaimana kedudukan Allah dalam hatinya. Maka sesungguhnya Allah menepatkan (mendudukan) hamba-Nya, sebagaimana hamba itu mendudukan Allah dalam jiwanya (hatinya)”.

5.Hikmah Hari Ini:” Seseorang dengan tujuan yang jelas akan membuat kemajuan walaupun melewati jalan yang sulit dan Seseorang yang tanpa tujuan, tidak akan membuat kemajuan walaupun ia berada di jalan yang mulus ” (Thomas Carlye)

6. Hikmah Hari Ini:”Barangsiapa berdakwah kepada petunjuk, maka ia berhak memperoleh pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, tanpa dikurangi dari pahala mereka sedikitpun, dan barangsiapa yang mengajak pada kesesatan maka ia berhak mendapat dosanya seperti dosa orang yang mengikutinya, tanpa dikurangi dari dosa mereka sedikitpun.” (HR. Muslim, Malik, Abu Daud dan Tirmizi)

7.Hikmah Hari Ini: Dan kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada kedua orang ibu bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmua, hanya kepada-Ku-lah kembalimu. (QS Lukman: 14).

8.Hikmah Hari Ini:”Obatmu ada dalam dirimu, tetapi kau tak melihatnya. Penyakitmu ada dalam dirimu tapi kau tak menyadarinya. Kau sangka dirimu materi yang mungil, padahal di dalam dirimu terangkum alam yang besar”

(Anonymous)

9. Hikmah hari ini:“Dijadikan indah pada pandangan manusia, kecintaan kepada apa-apa yang diinginkan yaitu wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan disisi Allah tempat kembali yang baik.” (Al-Qur`an: Al-Imran ayat 14)

10. Hikmah Hari ini:”Dua mata yang tidak disentuh api neraka, mata yang menangis karena takut kepada Allah dan mata yang berjaga-jaga di jalan Allah.” (HR.Tirmidzi)

11. Hikmah Hari ini:Barangsiapa takut kepada Allah SWT niscaya tidak akan dapat dilihat

kemarahannya. Dan barangsiapa takut pada Allah, tidak sia-sia apa yang dia

kehendaki. (Umar bin Khattab)

12. Hikmah Hari Ini: “Sesungguhnya Allah swt. berfirman pada hari kiamat: “Mana orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku? Hari ini akan Aku naungi (tolong) mereka, dimana tidak ada naungan (pertolongan) yang lain selain dari-Ku.” (HR. Muslim)

13. HIkmah Hari Ini:”Sesungguhnya Rasulullah saw. pernah bersabda kepada para

shahabatnya: Berlindunglah kamu kepada Allah dari azab kubur. Sesungguhnya

azab kubur itu benar-benar (terjadi) ” (HR.Thabrani)

14. Hikmah Hari ini:”Ada hal Unik dari kebencian, kebencian bisa ditimbulkan dari hal yang remeh dan kecil. Tidak perlu seseorang yang kita benci melakukan kejahatan besar(Belajar dari Kisah – Trans 7)”

15.Hikmah Hari Ini:” Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.(Al Baqarah :214)

16.Hikmah hari Ini:”Tujuh golongan yg akan dinaungi oleh Allah di bawah naungan-Nya di hari tdk ada naungan kecuali naungan-Nya. 1. Pemimpin yg adil, 2. Pemuda yg sentiasa beribadat kepada Allah semasa hidupnya, 3. Orang yg hatinya sentiasa berpaut pada masjid-masjid 4. Dua orang yg saling mengasihi karena Allah, keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah, 5. Seorang lelaki yg diundang oleh seorang perempuan yang mempunyai kedudukan dan rupa paras yg cantik utk melakukan kejahatan tetapi dia berkata, ‘Aku takut kepada Allah!’, 6. Seorang yg memberi sedekah tetapi dia merahsiakannya seolah-olah tangan kanan tidak tahu apa yg diberikan oleh tangan kirinya dan 7. Seseorang yg mengingati Allah di waktu sunyi sehingga mengalirkan air mata dr kedua matanya” (HR. Bukhari & Muslim)

17.Hikmah Hari Ini: Jika kamu ingin mengetahui seberapa besar cinta Allah padamu maka: (1) Lihatlah volume cintamu kepada kalam-Nya, Yaitu Al-Qur`an, dihatimu. (2) Seberapa besar volume kenikmatanmu dan keasyikanmu tatkala mendengar lantunan firman-Nya. Sudahkah keasyikan itu melebihi keasyikan para pecandu musik dan nyanyian tatkala nyanyian itu diperdengarkan? Sesungguhnya merupakan hal yg wajar, bahwa barang siapa yang mencintai kekasih, maka suara dan pembicaraannya adalah sesuatu yng di cintai. (Ibnu Qayyim)

18. Hikmah Hari Ini:Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa dilanda kesusahan dalam suatu masalah hendaklah dia mengucapkan Laa Haula wa laa quwwata illa bil-laahil ‘aliyyil-’azhiim’ (Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah yang maha Tinggi lagi Maha Agung)” ( H.R Baihaqi dan Ar Rabi’i)

19. Hikmah Hari Ini: Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan

hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan

tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan

(ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya)

lagi Maha Mengetahui.” (Terjemah QS. Al-Baqarah [2] 261) 1. Hikmah Hari Ini: “Org yg cerdik berakal ialah org yg memperhitungkan keadaan dirinya dan suka beramal utk mencari bekal sesudah matinya,sedangkan orang yang lemah ialah orang yang dirinya selalu mengikuti hawa nafsunya dan mengharap-harapkan kemurahan atas Allah yakni mengharap-harapkan kebahagiaan dan pengampunan di akhirat, tanpa beramal shalih.” (HR.Termidzi)

2. “Wahai anak manusia, setiap kali engkau meminta kepada-Ku dan mengharap dari-Ku, maka Aku akan ampunkan bagimu apa yang telah lalu dan Aku tidak peduli betapapun besar dan banyaknya dosamu. Wahai anak manusia, seandainya dosa-dosamu mencapai setinggi langit, kemudian engkau meminta ampun kepada-Ku, maka Aku akan mengampunimu dan Aku tidak peduli. Wahai anak manusia, seandainya engkau datang kepada-Ku dengan membawa setumpuk dosa sebesar bumi, kemudian engkau berjumpa dengan-Ku tanpa menyekutukan Aku dengan sesuatu apapun, maka Aku akan memberikan ampunan sebesar bumi itu pula” (Hadits Qudsi Riwayat Turmudzi)

3. Hikmah Hari Ini: “Jika kamu ingin dikasihi Allah dan Rasul-Nya, maka sampaikanlah amanat apabila kamu diberi kepercayaan, dan berlaku jujurlah (benar) apabila berbicara, dan berbuat baiklah kepada tetangga-tetangga, yaitu orang yang bertetangga dengan kamu.” (HR. Thabrani)

4. Hikmah Hari Ini: “Maafkanlah kesalahan orang yang murah hati (dermawan). Sesungguhnya Allah menuntun tangannya jika dia terpeleset (jatuh). Seorang pemurah hati dekat kepada Allah, dekat kepada manusia dan dekat kepada surga. Seorang yang bodoh tapi murah hati (dermawan) lebih disukai Allah daripada seorang alim (tekun beribadah) tapi kikir. (HR. Ath-Thabrani)

5. Hikmah Hari Ini:

Jika kamu ingin mengetahui seberapa besar cinta Allah padamu maka:

(1) Lihatlah volume cintamu kepada kalam-Nya, Yaitu Al-Qur`an, dihatimu.

(2) Seberapa besar volume kenikmatanmu dan keasyikanmu tatkala mendengar lantunan firman-Nya. Sudahkah keasyikan itu melebihi keasyikan para pecandu musik dan nyanyian tatkala nyanyian itu diperdengarkan? Sesungguhnya merupakan hal yg wajar, bahwa barang siapa yang mencintai kekasih, maka suara dan pembicaraannya adalah sesuatu yng di cintai. (Ibnu Qayyim)

6. Hikmah Hari Ini: “Abdullah ibnu Mas’ud Ra berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah, “Ya Rasulullah, amal perbuatan apa yang paling afdol?” Beliau menjawab, “Shalat tepat pada waktunya.” Aku bertanya lagi, “Lalu apa lagi?” Beliau menjawab, “Berbakti kepada kedua orang tua.” Aku bertanya lagi, “Kemudian apa lagi, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Berjihad di jalan Allah.” (HR. Bukhari)

7. Hikmah Hari Ini: “Sesungguhnya, orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan, (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur dan gadis-gadis remaja yang sebaya dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman). Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia dan tidak (pula perkataan) dusta. Sebagai balasan dari Tuhanmu dan pemberian yang cukup banyak. (an-Naba’: 31-36)

8. Hikmah Hari Ini: “Malaikat Jibril datang kepada Nabi Saw, lalu berkata, “Hai Muhammad, hiduplah sesukamu namun engkau pasti mati. Berbuatlah sesukamu namun engkau pasti akan diganjar, dan cintailah siapa yang engkau sukai namun pasti engkau akan berpisah dengannya. Ketahuilah, kemuliaan seorang mukmin tergantung shalat malamnya dan kehormatannya tergantung dari ketidakbutuhannya kepada orang lain.” (HR. Ath-Thabrani)

9. Hikmah Hari Ini:

Ingat-ingatlah lima aturan sederhana untuk menjadi bahagia:

1. Bebaskan hatimu dari rasa benci.

2. Bebaskan pikiranmu dari segala kekuatiran.

3. Hiduplah dengan sederhana.

4. Berilah lebih banyak

5. Jangan mengharapkan balasan

10. Hikmah Hari Ini: Surga dan neraka komplain; surga berkata, ‘Penghuniku adalah orang-orang yang lemah dan miskin.’ Neraka pun berkata, ‘Penghuniku adalah orang-orang yang besar kepala dan sombong.’ Kemudian Allah berkata kepada neraka, ‘Kamu adalah azab-Ku; Aku menyiksa orang yang Aku kehendaki dengan menjadikannya sebagai penghunimu.’ Allah juga berkata kepada surga, ‘Kamu adalah rahmat-Ku; Aku melimpahkan rahmat-Ku kepada orang yang Aku kehendaki dengan menjadikannya sebagai penghunimu.’” (HR Tirmidzi; hadits sahih)

11. Hikmah Hari Ini: “Dari Salman Al farisi r.a berkata: Rasulullah saw bersabda: ‘Seseorang yang mandi pada hari Jum’at. Bersuci menurut kemampuannya, memakai minyak rambutnya atau memakai minyak harum keluarganya kemudian keluar serta tidak memisahkan antara dua orang yang duduk, lantas ia shalat yang difardlukan untuknya dan diam apabila imam, berbicara, sungguh ia diampuni dosanya antara Jum’at dan Jum’at yang lain.” (HR: Bukhari)

12. Hikmah Hari Ini: “Nyanyian dan permainan hiburan yang melalaikan menumbuhkan kemunafikan dalam hati, bagaikan air menumbuhkan rerumputan. Demi yang jiwaku dalam genggamanNya, sesungguhnya Al Qur’an dan zikir menumbuhkan keimanan dalam hati sebagaimana air menumbuhkan rerumputan. (HR. Ad-Dailami)

13. Hikmah Hari Ini: “Cintailah saudaramu dengan biasa-biasa saja, bisa jadi suatu saat nanti ia akan menjadi musuhmu, dan bencilah orang yang kau benci dengan biasa-biasa saja, bisa jadi suatu saat nanti ia akan menjadi orang yang kau cintai. (HR at-Tarmidzi).”

14. Hikmah Hari Ini: “Mengapa manusia sering angkuh dan sombong? Bukankah awal penciptaannya dari air mani yang hina (menjijikkan). Pada akhir hidupnya menjadi bangkai yang sangat bau, diantara keduanya tiap hari perutnya mengantongi kotoran. Ia tidak bisa memberi rezeki kepada dirinya dan tidak bisa menolak atau menunda kematiannya.” (Ulama)

15. Hikmah Hari Ini: “Sa’ad bin Abi Waqqash berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah Saw, “Ya Rasulullah, siapakah orang yang paling berat ujian dan cobaannya?” Nabi Saw menjawab, “Para nabi kemudian yang meniru (menyerupai) mereka dan yang meniru (menyerupai) mereka. Seseorang diuji menurut kadar agamanya. Kalau agamanya tipis (lemah) dia diuji sesuai dengan itu (ringan) dan bila imannya kokoh dia diuji sesuai itu (keras). Seorang diuji terus-menerus sehingga dia berjalan di muka bumi bersih dari dosa-dosa. (HR. Bukhari)

16. Hikmah Hari Ini: “Allah berfirman: “Pasti akan mendapat cinta-Ku orang-orang yang saling mencintai karena Aku, saling kunjung-mengunjungi, dan saling memberi karena Aku.” (Hadits Qudsi).

17. Hikmah Hari Ini: “Tahukah kamu, apabila di dekat pintu rumahmu terdapat sebuah sungai dan kamu mandi lima kali sehari? Apakah badanmu masih kotor? Para sahabat menjawab : Tidak! Nabi bersabda lagi : begitulah halnya shalat yang lima kali sehari, Allah menghapuskan dosa-dosa manusia dengan shalat itu.” (Hadits Muttafaq Alaih).

18. Hikmah Hari Ini: “Seorang mayit dalam kuburnya seperti orang tenggelam yang sedang minta pertolongan. Dia menanti-nanti doa ayah, ibu, anak dan kawan yang terpercaya. Apabila doa itu sampai kepadanya baginya lebih disukai dari dunia berikut segala isinya. Dan sesungguhnya Allah ‘Azza wajalla menyampaikan doa penghuni dunia untuk ahli kubur sebesar gunung-gunung. Adapun hadiah orang-orang yang hidup kepada orang-orang mati ialah mohon istighfar kepada Allah untuk mereka dan bersedekah atas nama mereka.” (HR. Ad-Dailami)

19. Hikmah Hari Ini: “Wajib bagi setiap sendi-sendi salah seorang dari antara kalian untuk bersedekah setiap hari. Setiap tasbih adalah shodaqoh, setiap tahmid adalah shodaqoh, setiap tahlil adalah shodaqoh, setiap takbir adalah shodaqoh, amar ma?ruf adalah shodaqoh. Nahyi al-munkar adalah shodaqoh. Dan cukup menggantikan itu semua dua rakaat yang dilaksanakan di waktu dhuha? (HR. Muslim No. 720, Kitab Sholatul Musafirin Wa Qashruha, Bab Istihbab Sholat Adh-Dhuha. Jami?ul Ushul 9/436)

20. Hikmah Hari Ini: “Aku tertawa (heran) kepada orang yang mengejar-ngejar dunia padahal kematian terus mengincarnya, dan kepada orang yang melalaikan kematian padahal maut tak pernah lalai terhadapnya, dan kepada orang yang tertawa lebar sepenuh mulutnya padahal tidak tahu apakah Tuhannya ridha atau murka terhadapnya.”(Salman al Farisi/Az Zuhd, Imam Ahmad)

21. Hikmah Hari ini: “Membesarnya kenikmatan Allah bagi seseorang adalah bertambah banyaknya kebutuhan orang kepadanya (banyak dibutuhkan orang). Tetapi barangsiapa enggan memenuhi kebutuhan-kebutuhan orang-orang itu maka dia telah membiarkan kenikmatan itu lenyap. (HR. Al-Baihaqi)

22. Hikmah Hari Ini: “Sesungguhnya pertama-tama amalan yang seseorang itu dihisab dengannya ialah shalatnya, maka jikalau baik shalatnya itu, sungguh-sungguh berbahagialah dan beruntunglah ia dan jikalau rusak, sungguh-sungguh menyesal dan merugilah ia. jikalau seseorang itu ada kekurangan dari sesuatu amalan wajibnya, maka Allah Azzawajalla berfirman: “Periksalah olehmu semua – hai malaikat, apakah hambaKu itu mempunyai amalan yang sunnah.” Maka dengan amalan yang sunnah itulah ditutupnya kekurangan amalan wajibnya, kemudian cara memperhitungkan amalan-amalan lainnya itupun seperti cara memperhitungkan amalan shalat ini.” (HR. Termidzi)

23. Hikmah Hari Ini: “Dari Abu Hurairah RA, ia berkata bahwa Rosulullah SAW bersabda, “Maukah kalian aku tunjukkan amalan yang dapat menghapus dosa-dosa dan dapat mengangkat derajat (di Syurga) ?” Para sahabat menjawab, “Tentu, wahai Rosulullah” Beliau bersabda “Yaitu menyempurnakan wudhu pada waktu-waktu yang tidak disukai (keadaan yang sulit), memperbanyak langkah ke mesjid dan menunggu shalat setelah shalat. Itulah amal – amal yang baik (HR. Muslim)

24. Hikmah Hari Ini” {from: Taujih Rabbani} “Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah mereka yang apabila ia disebut nama Allah bergetar hatinya, dan apabila dibacakan ayat-ayat Allah bertambahlah imannya dan kepada Allahlah mereka bertawakal, (yaitu) orang- orang yang mendirikan shalat, dan yang menafkahkan apa-apa yang telah dikaruniakan kepada mereka. Merekalah orang-orang mu’min yang sebenarnya …” [Al-Anfaal : 2-4]

25. Hikmah Hari Ini: “Seorang sahabat datang kepada Nabi Saw dan bertanya, “Ya Rasulullah, tunjukkan kepadaku suatu amalan yang bila aku amalkan niscaya aku akan dicintai Allah dan manusia.” Rasulullah Saw menjawab, “Hiduplah di dunia dengan berzuhud (bersahaja) maka kamu akan dicintai Allah, dan jangan tamak terhadap apa yang ada di tangan manusia, niscaya kamu akan disenangi manusia.” (HR. Ibnu Majah).

26. Hikmah Hari Ini: “Syaqiq ibn Ibrahim ditanya, “Bagaimana dapat mengetahui sayakah orang yang saleh. Apakah sebab orang berkata, ‘Saya orang saleh?”. Syaqiq menjawab, “Tunjukkan rahasiamu pada orang saleh, bila mereka ridha kamu termasuk golongan mereka. Tawarkan dunia pada nuranimu. Jika kau menolaknya, itulah salah satu tanda. Hadapkan maut pada dirimu. Bila kau berani menerima, kaulah orang saleh itu. Bila ketiganya ada pada dirimu mintalah pada Allah selalu jauhkan riya’ dari amalmu supaya tak dirusak dan lebur jadi debu.” (Hikmah dari Langit, Yusuf Mansur. Penerbit Pena)

27. Hikmah Hari Ini: Orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (al-Baqarah: 277)

28. Hikmah Hari Ini:

Tiga Renungan Saat di Cela:

(1) Jika engkau tidak merasa memiliki aib seperti yang di katakannya, boleh jadi engkau memiliki aib yang sama. Bersyukurlah kpd Allah SWT krn banyak aibmu yang ditutupi.

(2) Tindakannya itu merupakan penebus bagi dosa-dosamu.

(3) Jika dia tetap mencelamu, maka berdoalah agar dosanya diampuni Allah SWT. (Ibnu Qudamah)

29. Hikmah Hari Ini : Rasulullah SAW bersabda,” Di dalam surga terdapat pintu yang bernama bab ad-dhuha ( pintu dhuha ) dan pada hari kiamat nanti ada orang yang memanggil,” Di mana orang yang senantiasa megerjakan sholat dhuha ? Ini pintu kamu, masuklah dengan kasih sayang Allah.” ( H.R. at-Tabrani).

30. Hikmah Hari Ini :” Hidup bersahaja, selalu saja mempesona karena cermin dari pribadi yang tak diperbudak bermegah-megah, tak ditipu oleh hawa nafsu. ( KH. Abdullah Gymnastiar ) “

31. HIkmah Hari Ini: Tidak jarang kita menghargai pekerjaan sebatas pada uang atau upah yang diterima. Kerja akan bernilai lebih jika itu menjadi kebanggaan bagi kita. Sekecil apapun peran dalam sebuah pekerjaan, jika kita kerjakan dengan sungguh-sungguh akan memberi nilai kepada manusia itu sendiri. Dengan begitu, setiap tetes keringat yang mengucur akan menjadi sebuah kehormatan yang pantas kita perjuangan.

32.Hikmah Hari Ini:Sesungguhnya dalam penciptan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata). �Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. . . . (QS. Ali Imran 190-191)

33. Hikmah Hari Ini:

Ku Ingat Engkau saat alam begitu gelap gulita

dan Wajah Zaman berlumuran debu hitam

Ku sebut nama-Mu dengan lantang disaat fajar menjelang

Dan fajarpun merekah seraya menebar senyuman indah

Betapa pun ku lukiskan keagungan_Mu dengan deretan huruf,

Kekudusan-Mu tetap meliputi semua arwah

Engkau Tetap Yang Maha Agung

Sedang semua makna akan lebur mencair

di tengah keagungan_Mu, Waha Rabb_Ku…

Dr. Aidh Al-Qarni_La Tahzan

34. Hikmah Hari Ini:Al-Baqarah: 216,”…boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui,”

35. Hikmah Hari Ini:Untuk Apa Allah Menguji,Surah Al-Ankabut ayat 2-3:Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan:”Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.

36.Hikmah hari Ini:Suatu hari, Imam al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu Imam beliau bertanya beberapa hal. Pertama, “Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?.

kedua. “Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?”.

ketiga. “Apa yang paling besar di dunia ini?”.

keempat adalah, “Apa yang paling berat di dunia ini?”.

kelima adalah, “Apa yang paling ringan di dunia ini?”.

keenam adalah, “Apakah yang paling tajam di dunia ini?”.

yang paling dekat dengan kita adalah “Mati”. Sebab itu sudah janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. (QS. Ali Imran 185)

yang paling jauh adalah masa lalu, karena masa lalu tidak akan pernah kembali

yang paling besar di dunia adalah nafsu, sering sekali kita tidak bisa menahan nafsu diri sendiri

yang paling berat di dunia ini adalah “memegang AMANAH”

yang paling ringan di dunia ini adalah ‘meninggalkan SHALAT’. Gara-gara pekerjaan kita tinggalkan shalat, gara-gara meeting kita juga tinggalkan shalat.

Hikmah Hari Ini:Dalam kitab Riyadhus Shalihin, Imam Nawawi memaparkan hadits-hadits yang berkenaan dengan keutamaan membaca Al-Qur’an. Di antaranya:

1. Akan menjadi syafaat bagi pembacanya di hari kiamat.2. Mendapatkan predikat insan terbaik.

3. Mendapatkan pahala akan bersama malaikat di akhirat, bagi yang mahir mambacanya.

4. Mendapatkan pahala dua kali lipat, bagi yang belum lancar

5. Akan diangkat derajatnya oleh Allah

6. Mendapatkan sakinah, rahmat, dikelilingi malaikat, dan dipuji Allah di hadapan makhluk-Nya.

38. Hikmah Hari Ini:“Sesungguhnya Allah jika menghendaki membinasakan seorang hamba, maka Dia mencabut dari orang itu rasa malu. Jika telah tercabut darinya rasa malu, engkau tidak menjumpai orang itu kecuali bergelimang dosa. Jika engkau tidak menjumpai kecuali bergelimang dosa, dicabut (pula) dari dirinya amanah. Apabila telah dicabut darinya amanah, engkau tidak menjumpainya kecuali sebagai orang yang berkhianat dan dikhianati. Jika engkau tidak menjumpainya kecuali dalam keadaan berkhianat dan dikhianati, maka dicabut darinya rahmat (Allah). Apabila telah dicabut darinya rahmat (Allah), engkau tidak menjumpainya kecuali dalam keadaan terkutuk dan terlaknat. Jika engkau tidak menjumpainya kecuali dalam keadaan terkutuk dan terlaknat, maka dicabut darinya ikatan dengan Islam. (HR. Ibnu Majah)”

39. Hikmah Hari Ini:”Hendaknya kita mengukur ilmu bukan dari tumpukan buku yang kita habiskan. Bukan dari tumpukan naskah yang kita hasilkan. Bukan juga dari penatnya mulut dalam diskusi tak putus yang kita jalani. Tapi dari amal yang keluar dari setiap desah napas kita”.

Ibnul Qayyim Al Jauziyyah

40.Hikmah Hari Ini: dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan mushibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik. al maidah 49

41. Hikmah Hari Ini:Carilah hatimu di tiga tempat, saat mendengar Al-Qur’an, di tempat majelis dzikir dan saat-saat menyendiri. Bila engkau tidak mendapatinya, maka mohonlah kepada Allah agar Dia menganugerahkan hati (yang baru) kepadamu, karena sesungguhnya engkau sudah tidak lagi memiliki hati.

42. HIkmah Hari Ini:Bersama kegembiraan pasti ada kesedihan. Tiada rumah yang mendapatkan kenikmatan, melainkan mendapatkan pula pelajaran. Masing-masing kalian adalah tamu, sedangkan hartanya adalah pinjaman. Setiap tamu akan segera pulang, sedangkan pinjaman dikembalikan kepada pemiliknya.

Diambil dari: Menjadi Kekasih Allah, Bersama Pakar Rohani Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah, Penerbit Pustaka At-Tibyan

43. Hikmah Hari Ini:SAIDINA ALI KARRAMALLAHU WAJHAH BERKATA:

1. Tiada solat yang sempurna tanpa jiwa yang khusyu’

2. Tiada puasa yang sempurna tanpa mencegah diri daripada perbuatan yang sia-sia

3. Tiada kebaikan bagi pembaca al-Qur’an tanpa mengambil pangajaran daripadanya

4. Tiada kebaikan bagi orang yang berilmu tanpa memiliki sifat wara’

5. Tiada kebaikan mengambil teman tanpa saling sayang-menyayangi

6. Nikmat yang paling baik ialah nikmat yang kekal dimiliki

7. Doa yang paling sempurna ialah doa yang dilandasi keikhlasan

8. Barangsiapa yang banyak bicara, maka banyak pula salahnya, siapa yang banyak salahnya, maka hilanglah harga dirinya, siapa yang hilang harga dirinya, bererti dia tidak wara’, sedang orang yang tidak wara’ itu bererti hatinya mati

SAIDINA UTHMAN BIN AFFAN RADHIALLAHU ANHU BERKATA:

Antara tanda-tanda orang yang bijaksana itu ialah:

1. Hatinya selalu berniat suci

2. Lidahnya selalu basah dengan zikrullah

3. Kedua matanya menangis kerana penyesalan (terhadap dosa)

4. Segala perkara dihadapaiya dengan sabar dan tabah

5. Mengutamakan kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia.

44. Hikmah Hari Ini:”Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Barang siapa yang mengikuti langkah-langkah setan itu menyuruh perbuatan yang keji dan mungkar. Sekiranya tidak karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian niscaya tidak seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan keji dan mungkar) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah maha mendengar lagi maha mengetahui”.QS An Nur:21

45. Hikmah Hari Ini:Barang Siapa yang menjadikan Akhirat sebagai harapannya, maka Allah akan memberikan kepuasan dalam hatinya, menghimpun segala impiannya, dan dunia pun akan mendatanginya dengan merunduk. Barang siapa yang menjadikan Dunia sebagai cita-citanya, maka Allah akan menjadikan kemiskinan di depan matanya, membuyarkan segala impiannya, dan dunia pun tidak akan mendatanginya melainkan apa yang telah ditentukan baginya. (HR. Turmudzi)

46. Hikmah Hari Ini:“Tidakkah engkau mengetahui bahwa sesungguhnya bertasbih kepada Allah siapa pun yang ada di petala langit dan bumi, dan burung dengan mengembangkan sayapnya. Sungguh setiap sesuatu mengetahui cara shalatnya dan cara tasbihnya masing-masing. Dan Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang mereka kerjakan.” (Q. S. An-Nuur [24] : 41)

47. Hikmah Hari Ini:“Dan Dia memberikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusanNya. Sungguh, Allah telah menentukan bagi setiap sesuatu” QS 65:3.

48. Hikmah Hari Ini:Barangsiapa yg ingin meninggalkan dunia dlm keadaan selamat maka hendaklah ia mengamalkan 10 perkara:

* Hak kpd diri: mengurangkan tidur, mengurangkan makan, percakapan dan berpada-pada dgn rezeki yd ada.

* Hak kpd malaikat maut: mengqadakan kewajipan2 yg tertinggal,mendapatkan kemaafan dr org yg dzalimi, membuat persediaan utk mati dan merasa cinta kpd ALLAH

* Hak kpd kubur: membuang tabiat suka mneabur fitnah, tabiat kencing merata-rata, memperbanyakkan solat tahajjud dan membantu org yg dizalimi.

* Hak kpd Munkar dan Nakir : tidak berdusta, berkata benar, meninggalkan maksiat dan nasihat menasihati.

* Hak kpd mizan(neraca timbangan amalan pada hari kiamat): menahan kemarahan, byk berzikir, mengikhlaskan amaln dan sanggup menahan kesulitan.

* Hak kpd sirat(titian yg merintangi neraka pada hari kiamat): mmbuang tabiat suka mengumpat, warak, suka membantu orang beriman dan suka berjamaah.

* Hak kpd Malik(malaikat penjaga neraka): menangis lantaran takutkan ALLAH s.w.t, berbuat baik kpd ibu bapa, bersedekah ketika terang-terangan serta sembunyi dan memperelokkan akhlak.

* Hak kpd Ridhzuan(malaiakt penjaga syurga): merasa redha kpd qadha’ ALLAH, bersabar menerima bala, bersyukur ke atas nikmat ALLAH dan bertaubat dr melakukan maksiat.

* Hak kpd Nabi MUhd SAW: berselawat ke atasnya, berpegang dgn syariat, bergantung kpd al sunnah (hadith), menyayangi para sahabat dan bersaing dlm mencari kelebihan dari ALLAH.

* Hak kpd ALLAH s.w.t: mengajak manusia ke arah kebaikan, mencegah dari kemungkaran, menyukai ketaatan dan membenci kemaksiatan.

49. Hikmah Hari Ini:”Ditutupnya pintu taufiq Allah karena enam hal: Pertama,

sibuk dengan nikmat dan lupa bersyukur. Kedua, kecintaan

terhadap ilmu tetapi tidak mengamalkannya. Ketiga, cepat

berbuat maksiat dan lambat bertobat. Keempat, bergaul

dengan orang saleh tetapi tidak meneladani mereka. Kelima,

dunia meninggalkannya tetapi dia mengejarnya. Keenam,

akhirat mendatanginya tetapi dia berpaling darinya.”

[syaqiq bin Ibrahim, wafat: 194 H]

Hikmah Hari Ini:“Sesungguhnya Allah telah menetapkan atas diri anak keturunan Adam bagiannya dari zina. Dia mengetahui yang demikian tanpa dipungkiri. Mata itu bisa berzina, dan zinanya adalah pandangan. Lidah itu bisa berzina dan zinanya adalah perkataan. Kaki itu bisa berzina dan zinanya adalah ayunan langkah. Tangan itu bisa berzina dan zinanya adalah sentuhan. Hati bisa berzina dengan keinginan dan angan-angan. Baik kemaluan membenarkan yang demikian itu atau mendustakannya.” (H.R. Bukhari, Muslim, An-Nasai, dan Abu Dawud). “Wahai Ali, janganlah engkau susuli pandangan dengan pandangan lagi, karena yang pertama menjadi bagianmu dan yang kedua bukan lagi menjadi bagianmu (dosa atasmu)” (H.R. Ahmad, Tirmidzi, dan Abu Dawud).

50. Hikmah Hari Ini:“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan,kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun” . (QS al-Baqarah [2] : 155-156)

51. HIkmah Hari Ini:”Berniat saja hambaKu akan melakukan suatu kebaikan sudah aku sediakan untuknya satu pahala. Kalau sudah sampai dia melakukan niatnya itu, akan Aku sediakan untuknya paling sedikit 10 pahala, bahkan ada yang sampai 700 pahala. Sebaliknya, bila dia hanya berniat saja akan melakukan sesuatu kejahatan Aku diamkan. Kalau sampai dilaksanakannya, Aku akan catat untuknya satu dosa”. ~Hadits Qudsi, Riwayat Tirmidzi dari Abu Hurairah

52. Hikmah Hari Ini:Dari Ibnu Mas’ud Radhiallaahu anhu , Nabi Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, artinya,

“Setiap mukmin yang meneteskan air mata karena takut kepada Allah walau hanya sekecil kepala seekor lalat, lalu air matanya itu membasahi pipinya niscaya Allah haramkan neraka untuk menyentuhnya” (HR.Ibnu Majah, al-Baihaqi dan Ashbahâni )

53. Hikmah Hari Ini: “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Hujuraat:12)

54.Hikmah Hari Ini:”Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya” (QS. Al-Israa’:36)

8-8-2010 :Ketika Hari Itu Bertajuk `Pernikahan`

Ketika dua hati telah dihimpun atas dasar iman

Maka tak akan ada yang mampu memutusnya

Kecuali iman itu telah tercabut dari hatinya..

Rasanya universitas kehidupan ini bergulir dengan begitu dinamisnya dan unpredictable. Banyak hal yang datang mengisi indahnya kehidupan ini yang kesemuanya adalah berisi anugerah Allah saja. Episode demi episode silih berganti berdatangan menghampiri. Satu persatu check list perencanaan hidup terjalani. Semua episode ini adalah karena kehendakNya semata. Termasuk sebuah episode kehidupan yang bernama pernikahan..

Mungkin salah satu alasan Allah membuatku salah menuliskan kode soal saat SPMB (selain karena bakatku bukan di kedokteran) adalah bahwa Allah bermaksud mempertemukanku dengan seseorang yang akan menjadi imam dalam hidupku. Dengan gagal SPMB aku masuk ke kampus yang masuk ke list kampus cadangan, IT Telkom. Yang aku terus berhusnudzon bahwa Allah sudah menyiapkan rencana yang lebih baik daripada rencana seorang anak ingusan bernama Herpin=) Maka benarlah, banyak sekali hal-hal indah dan luar biasa yang berada di luar kemampuanku yang terwujud saat berkuliah di kampus ini. Yang membuat ku semakin `berdecak kagum`akan kuasaNya.. prestasi akademis dan aneka kompetisi, berkesempatan pertukaran mahasiswa, membangun enterprise, berada di tengah orang2 yang begitu mencintai Mesjid dan Qur`an, mendapat beasiswa S2 ke Jepang, dan bahkan anugerah pernikahan. semuanya benar-benar hanya karena Allah yang memberikan jalan dan anugerahNya.. subhanallah..

Kali ini izinkan saya untuk meng-highlight mengenai pernikahan.

Pada tanggal 8 Agustus 2010 (8-8-10) pukul 8 s.d 10 di mesjid UI Depok alhamdulillah telah dilangsungkan akad nikah sederhana.  Sebuah hari yang sayapun tidak menyangka ternyata Allah telah menetapkan hari itu menjadi hari sakral itu. Saya rasa prosesnya cukup unik karena hanya sekitar tiga mingguan sejak pertama kali saya memulai proses taaruf (menerima biodata) dengan Sang ikhwan hingga hari akad nikah.

Beliau datang justru ketika saya sedang berpasrah diri tentang siapa dan kapan saya akan menikah. Saya serahkan semuanya pada Allah. Karena seperti apapun target yang telah kita pasang, meski sekitar dua bulan lagi saya sudah harus ke Jepang, hanya Allah yang tahu waktu yang terbaik. Saya ridho saja dengan ketentuan Allah. Entah jodoh saya ada di sini, atau ada di Jepang, baik orang Indonesia maupun orang Jepang, maka saya ikhlaskan semuanya. Karena Allah yang telah menetapkan semuanya. Saya merasa memenuhi pikiran dengan harapan ingin menikah akan membuat diri tidak produktif. Maka saya sibukkan diri dengan hal-hal lain yang produktif dan kontributif  dan mentralkan pikiran saya. Karena ini adalah hal yang hanya Allah saja yang berhak memutuskan. Bukan kita.

Maka, ternyata, justru di saat itulah justru dimulai proses yang sakral itu. Saya mendapat rekomendasi dari Ustadzah bahwa ada Ikhwan yang dirasa cocok dengan kriteria yang diinginkan dan pastinya baik di mata ustadzah. Kriteria saya pun tidak neko2. Dalam doa, yang seringkali saya ucapkan adalah “Ya Allah, izinkan saya untuk dipertemukan dengan PejuangMu yang sesungguhNya”. Bukan harus mereka yang ber IPK tinggi, atau berpenghasilan tinggi, ataupun pernah ke luar negeri. Saya sangat paham bahwa saya masih sangat kurang dalam hal Qur`ani, maka terutama ketika saya merasa di satu waktu sangat sulit menghafal Qur`an, sempat terucap dalam doa yang sngat dalam. Ada pengaharapan besar untuk dapat dimudahkan menghafal Qur`an. Karena rasanya prestasi2 duniawi yang mungkin saat ini telah Allah anugerahi, akan tidak ada apa2nya dibandingkan dengan perjuangan orang-orang yang menghafal Qur`an. Maka mengerucutlah keinginan saya tentang seperti apa sebaiknya pendamping saya nanti, dan itu saya tuangkan dalam kriteria yang saya harapkan yaitu penghafal Qur`an. Tidak harus 30 Juz, namun minimal beliau secara konsisten menghafal dan menjaga hafalan. Ini bukan perjuangan mudah terlebih lagi bagi yang hidup di dunia yang heterogen. Terlebih bagi laki2 yang banyak sekali godaan disana sini. Minimal mereka yang (insyaAllah) serius menjaga dirinya dengan hafalan Qur`an adalah orang-orang yang serius menjaga diri dari maksiat, bahkan sekecil apapun. Meski tak mungkin lepas dari kesalahan karena iapun bukan malaikat. Maka saya rasa, saya membutuhkan Imam dengan kriteria seperti ini, yang insyAllah bisa membimbing saya menuju akhirat yang dicita-citakan. Saya sangat yakin, dengan kriteria seperti apa kita memilih pendamping hidup, maka akan menentukan sisa kehidupan kita maupun kehidupan di akhirat kelak. Karena kemungkinan 50 tahun ke depan kita akan terus bersama dia, bahkan terus hingga di alam syurga nanti. Mengenai masalah dunia? InsyaAllah masalah dunia adalah hal yang DIJAMIN oleh Allah bagi orang-orang yang benar-benar berjuang menjadi orang yang mencari ridhoNya. Maka melihat diennya adalah nomor satu. InsyaAllah setelahnya Allah akan memudahkan termasuk masalah rizki.

Bisa jadi harapan ini hanya lah harapan, karena saya juga bukan siapa2 dalam dunia tahfidz Qur`an. Hafalan masih sangat sedikit sekali, maka entahlah Allah akan mengabulkan harapan ini atau tidak. Rasanya tidak pantas juga jika diri ini berharap yang terlalu tinggi sementara diri masih begini2 saja. Tapi Benar-benar Subhanallah.. ternyata, Langit menghendaki (InsyAllah) apa yang ada di hati saya. Dan ternyata ada orang yang seperti itu yang ternyata dengan tekad bulatnya mengajukan diri meminang saya dan menerima saya apa adanya. Meski beliau tahu saya kemungkinan besar akan meninggalkan dalam waktu 3 tahun ke depan. Hmm pilihan yang tak mudah memang. Tapi.. Ia bersedia menjalani. Mohammad Deni Akbar. Begitulah namanya. Subhanallah.

Prosesnya cukup mulus meski ada sedikit kekagetan di pihak keluarga karena waktunya sangat singkat. Tapi karena memahami alasannya, yaitu untuk menjalankan hal yang prinsip, dan betapa berkahnya nilai sebuah pernikahan bagi mereka yang telah mampu, maka alhamdulillah keluarga mengizinkan diadakannya akad nikah tgl 8 Agustus 2010 di mesjid UI. Ikhwannya adalah orang yang sebenarnya saya tahu namanya dan tahu orangnya karena dulu ketua SKI (kerohanian kampus). Meski satu kampus, rasanya kami tidak pernah bekerja sama langsung dalam sebuah tim dan sebagainya. Ajaib memang. Kami friend di fb, tapi tidak pernak kontak, dan saya cukup kenal dengan teman sekitarnya bahkan teman baiknya adalah kawan SMP-SMA saya. Tapi kami tidak pernah kenal secara langsung. Subhanallah.. mungkin ini cara Allah menjaga kami, supaya tidak ada tendensi dan subjektivitas sebelumnya.. Maka ketika shalat istikharah pun, aku pasrahkan semuanya, dan memohonkan biar Allah saja yang memberikan isyarat jika memang beliau adalah jodohku. Dan, ajaibnya, memang banayk tanda2 yang Allah kirimkan ketika shalat, ayat yang ditemui ketika baca Qur`an, bahkan nasyid yang diputar tanpa sengaja. Semua jawaban mengarah ke kata POSITIF. Saya sengaja tidak bertanya ke orang2 yang dikenal mengenai beliau. Agar proses ini terjaga, dan juga tidak menggunakan penilaian subjektif dari kacamata manuasia. Baru ketika sudah positif akan akad, saya baru mulai bertanya kepada teman tentang beliau. Agar proses mengenal karakter satu sama lain setelah menikah bisa terjadi lebih lancar.

Alhamdulillah.. Sungguh tak menyangka, ternyata episode kehidupan ini terlewati pula. Dan bagaimana kehidupan setelah menikah? Allah menunjukkan banyak sekali kebaikan akhlaq, kebiasaan ibadah, yang saya rasa cukup jarang saya temukan di sekitar saya sebelumnya. Alhamdulillah bisa menjadi teladan yang sangat baik. Untunglah dulu saya belum mengenal beliau langsung. =) Segala kekurangan di antara satu kami kami terima apa adanya. Saling memahami dan mengerti. Rasa damai begitu terasa di hati. Saya baru mulai memahami apa arti sakinah (tenteram) yang didoakan di tiap pernikahan kebanyakan orang. Semoga kami diberi keistiqomahan meniti jalan yang indah ini.

Di awal pun, saya sangat excited membayangkan bagaimana selanjutnya pernikahan dua orang yang belum mengenal karakternya satu sama lain. Ternyata hal tersebut tidaklah perlu dipikirkan dengan logika atau ditakutkan berlebihan. karena kita memilih karena Allah, berdasar penilaian Allah, maka Allah pun yang akan memudahkan jalan ke depannya. Semua berjalan sangat alamiah. Momen Ramadhan, Momen lebaran, bahkan momen suami yang sempat sakit typhus (mungkin lelah menyiapkan pernikahan yang begitu singkat waktunya)、menjadi momen yang mendekatkan kami dan semakin mengenalkan diri kami hingga ke sisi yang terdalam. Karakternya pun saling melengkapi. Yang satu sangat menekankan komunikasi, yang satu menekankan hal-hal logis matematis. Yang satu lomba pidato bahasa inggris, yang satu olimpiade matematika. sungguh perpaduan yang unik.

Sampai hari ini pun kami masih takjub dengan anugerah ini. Hal yang dalam roadmap hidupku tertulis menikah di bulan September 2010,  ternyata Allah mengizinkan di bulan agustus 2010. Tentunya pernikahan ini adalah poin yang sangat penting dalam kehidupan seorang manusia, terlebih bagi seorang muslim. Karena ini berarti menggenapkan setengah dien dalam diri kita. Alias menyempurnakan agama dalam diri kita. Tiada kata lain kecuali bahagia dengan senyum yang senantiasa menghiasi wajah penuh kesyukuran. Syukur karena kami mengakhiri status lajang kami dengan ending yang begitu indah disertai doa2 orang2 shaleh dalam sebuah akad nikah sederhana yang syahdu. Syukur karena akhirnya kami dapat mengakhiri masa lajang kami dengan perjuangan panjang menjaga kehormatan diri. Di antara kami berdua memang seumur hidup belum pernah pacaran. Dan memang benar, pacaran setelah menikah jauh lebih indah, berkah dan hukumnya halal pastinya. Alhamdulillah..Semoga pernikahan ini tidak hanya menjadi berkah bagi kami tetapi juga bagi keluarga, saudara-saudara seiman seperjuangan serta semua yang Allah kehendaki.

Semoga Allah menetapkan ikatan karena iman ini. Meskipun kami akan berpisah untuk sementara waktu, namun komitmen di hati kami insyaAllah jauh lebih luas daripada kerikil-kerikil yag ditemui di perjalanan. terlebih Long Distance Relationship saat ini sudah sangat mudah karena canggihnya tekonologi yang ada. Kamipun berharap akan muncul generasi-genarasi shaleh shalehah yang penuh ilmu dan amal  yang bisa menjadi kontribusi yang positif dan nyata bagi kebaikan di bumi hingga di akhirat. Amin..

-in a corner of Keizai-gakubu Kyudai, Fukuoka-

medio October 2010

Dampak Medis Shalat Tahajud

(mengutip dari sebuah milis)

Sholat Tahajjud ternyata tak hanya membuat seseorang yang melakukannya
mendapatkan tempat (maqam) terpuji di sisi Allah (Qs Al-Isra:79) tapi
juga sangat penting bagi dunia kedokteran. Menurut hasil penelitian
Mohammad Sholeh, dosen IAIN Surabaya, salah satu shalat sunah itu bisa
membebaskan seseorang dari serangan infeksi dan penyakit kanker.

Tidak percaya?

Cobalah Anda rajin-rajin sholat tahajjud. “Jika anda melakukannya secara
rutin, benar, khusuk, dan ikhlas, niscaya Anda terbebas dari infeksi dan
kanker”. Ucap Sholeh. Ayah dua anak itu bukan
‘tukang obat’ jalanan. Dia melontarkan pernyataanya itu dalam
desertasinya yang berjudul ‘Pengaruh Sholat tahajjud terhadap
peningkatan Perubahan Response ketahanan Tubuh Imonologik: Suatu
Pendekatan Psiko-neuro-imunologi”

Dengan desertasi itu, Sholeh berhasil meraih gelar doktor dalam bidang
ilmu kedokteran pada Program Pasca Sarjana Universitas Surabaya, yang
dipertahankannya Selasa pekan lalu. Selama ini, menurut Sholeh, tahajjud
dinilai hanya merupakan ibadah salat tambahan atau sholat sunah.

Padahal jika dilakukan secara kontinu, tepat gerakannya, khusuk dan
ikhlas, secara medis sholat itu menumbuhkan respons ketahanan tubuh
(imonologi) khususnya pada imonoglobin M, G, A dan limfosit-nya yang
berupa persepsi dan motivasi positif, serta dapat mengefektifkan
kemampuan individu untuk menanggulangi masalah yang dihadapi (coping).

Sholat tahajjud yang dimaksudkan Sholeh bukan sekedar menggugurkan
status sholat yang muakkadah (Sunah mendekati wajib). Ia menitikberatkan
pada sisi rutinitas sholat, ketepatan gerakan, kekhusukan, dan
keikhlasan.

Selama ini, kata dia, ulama melihat masalah ikhlas ini sebagai persoalan
mental psikis. Namun sebetulnya soal ini dapat dibuktikan dengan
tekhnologi kedokteran. Ikhlas yang selama ini dipandang sebagai misteri,
dapat dibuktikan secara kuantitatif melalui sekresi hormon kortisol.

Parameternya, lanjut Sholeh, bisa diukur dengan kondisi tubuh. Pada
kondisi normal, jumlah hormon kortisol pada pagi hari normalnya antara
38-690 nmol/liter. Sedang pada malam hari-atau setelah pukul 24:00
normalnya antara 69-345 nmol/liter. “Kalau jumlah hormon kortisolnya
normal, bisa diindikasikan orang itu tidak ikhlas karena tertekan.

Begitu sebaliknya. Ujarnya seraya menegaskan temuannya ini yang
membantah paradigma lama yang menganggap ajaran agama (Islam)
semata-mata dogma atau doktrin.

Sholeh mendasarkan temuannya itu melalui satu penelitian terhadap 41
responden sisa SMU Luqman Hakim Pondok Pesantren Hidayatullah, Surabaya.

Dari 41 siswa itu, hanya 23 yang sanggup bertahan menjalankan sholat
tahajjud selama sebulan penuh. Setelah diuji lagi, tinggal 19 siswa yang
bertahan sholat tahjjud selama dua bulan. Sholat dimulai pukul
02-00-3:30 sebanyak 11* rakaat, masing masing dua rakaat empat kali
salam plus tiga rakaat. Selanjutnya, hormon kortisol mereka diukur di
tiga laboratorium di Surabaya (paramita, Prodia dan Klinika).

Hasilnya, ditemukan bahwa kondisi tubuh seseorang yang rajin bertahajjud
secara ikhlas berbeda jauh dengan orang yang tidak melakukan tahajjud.
Mereka yang rajin dan ikhlas bertahajud memiliki ketahanan tubuh dan
kemampuan individual untuk menaggulangi masalah-masalah yang dihadapi
dengan stabil.

“Jadi sholat tahajjud selain bernilai ibadah, juga sekaligus sarat
dengan muatan psikologis yang dapat mempengaruhi kontrol kognisi. Dengan
cara memperbaiki persepsi dan motivasi positif dan coping yang efectif,
emosi yang positif dapat menghindarkan seseorang dari stress,”

Nah, menurut Sholeh, orang stress itu biasanya rentan sekali terhadap
penyakit kanker dan infeksi. Dengan sholat tahajjud yang dilakukan
secara rutin dan disertai perasaan ikhlas serta tidak terpaksa,
seseorang akan memiliki respons imun yang baik, yang kemungkinan besar
akan terhindar dari penyakit infeksi dan kanker. Dan, berdasarkan
hitungan tekhnik medis menunjukan, sholat tahajjud yang dilakukan
seperti itu membuat orang mempunyai ketahanan tubuh yang baik.

Sebuah bukti bahwa keterbatasan otak manusia tidak mampu mengetahui
semua rahasia atas rahmat, nikmat, anugrah yang diberikan oleh ALLAH
kepadanya.

Haruskah kita menunggu untuk bisa masuk diakal kita???????

Seorang Doktor di Amerika ( Dr. Fidelma) telah memeluk Islam karena beberapa
keajaiban
yang di temuinya di dalam penyelidikannya. Ia amat kagum dengan penemuan
tersebut sehingga tidak dapat diterima oleh akal fikiran.
Dia adalah seorang Doktor Neurologi. Setelah memeluk Islam dia amat
yakin pengobatan secara Islam dan oleh sebab itu ia telah membuka sebuah
klinik yang bernama “Pengobatan Melalui Al Qur’an” Kajian pengobatan
melalui Al-Quran menggunakan obat-obatan yang digunakan seperti yang
terdapat didalam Al-Quran. Di antara berpuasa, madu, biji hitam (Jadam)
dan sebagainya.

Ketika ditanya bagaimana dia tertarik untuk memeluk Islam maka Doktor
tersebut memberitahu bahwa sewaktu kajian saraf yang dilakukan, terdapat
beberapa urat saraf di dalam otak manusia ini tidak dimasuki oleh darah.

Padahal setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk
berfungsi secara yang lebih normal.

Kunci Sukses yang Sebenarnya

Banyak sekali kejadian yang dialami anak manusia yang sebenarnya secara logika merupakan ketidak mungkinan, namun ternyata semua bisa terjadi dengan begitu mudahnya. Seorang kawan yang telah divonis tidak dapat memiliki anak karena pabrik spermanya telah ‘tutup’, ternyata masih bisa melihat harapan dan memohon dengan penuh berserah diri kepadaNya. Di shalat malam yang panjang ia memohon dalam kekhusyukan. Menurunkan gelombang otaknya menjadi alpha dan membiarkan mekanisme Tuhan yang bermain dalam memberi keputusan. Subhanallah, doanya terjawab dan pelan-pelan ‘pabrik’ itu mulai berfungsi kembali. Dan sang buah hati pun dapat muncul di muka bumi.

Subhanallah..

Ada juga kejadian teman yang memiliki usaha bermodalkan 20.000 rupiah namun saat ini terus berkembang pesat dengan sumber permodalan dan customer yang beraneka ragam. Ada pula seorang teman yang semasa kuliahnya sudah pergi ke 5 negara yang berbeda untuk sebuah perjalanan prestatif mewakili kampusnya. Padahal dari segi IQ mungkin bukan ia yang terjenius di kampusnya.

Kalo saya boleh mencoba mengusut, tipikal-tipikal orang-orang ‘beruntung’ ini adalah orang-orang yang memperoleh kemudahan dengan serta merta alias rezeki tak terduga karena merekalah yang dipilihNya. Golden ticket memang tidak menghampiri semua orang. Tapi mengamati tipikal mereka, maka benang merah yang saya bisa rasakan adalah bahwa mereka memiliki keikhlasan (yang mungkin hanya Allah saja yang mengetahui). Bahkan rumput yang bergoyang pun tak mengetahui jejak langkah ikhlas mereka. Namun justru karena dunia tak mengetahuinya, maka disitulah ia berhasil menggoreskan amalan ikhlasnya. Dan di sanalah golden ticket dariNya turun.

Ini sejalan dengan apa yang ditulis oleh Erbe Sentanu dalam bukunya Quantum Ikhlas. Sebuah energi luar biasa besar yang muncul justru ketika orang berada pada titik keikhlasan, titik berserah diri padaNya. Mereka mungkin kelihatan tenang alias adem ayem, sabar, tidak bombastis, namun justru mereka menyimpan rasa syukur, sabar, tekun, dan kefokusan luar biasa dalam mencapai titik-titik yang ingin dicapainya. Sebuah paradigma bahwa sebuah cita-cita harus dicapai dengan kerja keras yang menggunakan dominasi otak dan otot, kini tak lagi relevan. Dominasi otak dan otot tidak cukup, karena dominasi hatilah yang menentukan apa yang telah diikhtiarkan oleh otak dan otot. Era positive thinking telah bergeser menjadi positive feeling. Dan era goal setting telah bergeser menjadi era goal praying. Maka bukan hanya kekuatan pribadi yang bermain disini. Tapi yang lebih besar adalah kekuatan Tuhan. Bukan Force, tetapi Power.

Karena di dalam Al-Qur’an sendiri banyak sekali ayat-ayat yang menyebutkan tentang apa sebenarnya kunci sukses. Kesuksesan bukan hanya hasil dari usaha, namun sesuatu yang hasilnya merupakan hadiah atas usaha dan pertemuan rencana manusia dengan takdir Allah. Maka banyak orang yang menyebutkan kesuksesan sebagai keberuntungan. Karena tidak semua yang telah berusaha dengan kadar yang sama bisa memperoleh hasil yang sama. Ada tangan Allah yang menentukan ending-nya. Dan memang itulah keberuntungan seperti yang diisyaratkan dalam Al-Qur’an.

“Sungguh beruntung orang yang menyucikan diri (dengan beriman)” (QS. 87:14)

“Wahai orang-orang yang beriman ! Rukuklah, sujudlah dan sembahlah Tuhanmu dan berbuat baiklah agar kamu beruntung.” (Qs. Al-Hajj : 77)

Sungguh telah beruntung kaum mukiminin, yaitu orang-orang yang khusyu’ dalam shalat mereka”. (Al-Mukminun: 1-2)

Maka, sebenarnya keberuntungan itu tidak jauh dari orang-orang yang kerap menyucikan diri (menjadikan diri ikhlas), ahli rukuk, sujud (shalat khusyuk), taat ibadah dan berbuat baik.

Beberapa hadits Nabi pun menambahkan..

“Yang pertama-tama diperhitungkan terhadap seorang hamba di hari kiamat dari amal perbuatannya adalah tentang sholatnya. Apabila shalatnya baik, maka dia beruntung dan sukses. Apabila shalatnya buruk, maka ia kecewa dan merugi.” (HR. An-nasa’i, At-turmudzi)

“Sedekat-dekat hamba kepada Tuhannya ialah dikala hamba itu bersujud (didalam Shalat). Maka banyak-banyaklah berdo’a didalam sujud itu”
“Perbanyaklah sujud kepada Alloh. Sesungguhnya bila sujud sekali saja Alloh akan mengangkatmu satu derajat dan menghapus satu dosamu.” (HR.Muslim)

Ibadah yang benar (Shahihul ibadah) pada akhirnya akan mempengaruhi kesucian jiwa, dan kehusyukan sehingga fokus mencapai hal-hal yang telah direncanakan dengan energi yang maksimal. Itulah kondisi ikhlas ketika jiwa telah suci dari kekotoran orientasi dan tertuju fokus menyandarkan diri pada Pemilik Alam Raya, Rabb kita.

Seperti diriwayatkan oleh Imam Ja’far dalam kitab Al-Bihar: “Apabila seorang hamba berkata, ‘Tiada daya dan upaya kecuali dengan Allah’ maka Allah menjawab, ‘Hai para malaikat-Ku, hamba-Ku telah ikhals berpasrah diri, maka  bantulah ia, tolonglah dia, dan sampaikan (penuhi) hajat keinginannya”.

“Mahasuci Rabb kami, sesungguhnya janji Rabb kami pasti dipenuhi.” (Al-Isra’: 108)

Subhanallah.. Maka jelaslah jalan menuju sukses memperoleh kebahagiaan yang hakiki..

Wallahu alam bisshshowab,

setelah sekian lama tidak menulis..

b4 00 am. @bjs

Jeda di Antara Milestones

Subhanallah.. Sampai pada titik ini, aneka anugerah dan kebahagiaan tak henti-hentinya Engkau berikan. Tak mampu rasanya hamba menghitung satu-persatu rasa demi rasa kebahagiaan itu sementara begitu banyak kekurangan diri terhadapMu. Hamba benar-benar tak pantas untuk meminta nikmat-nikmat lainnya. Alhamdulillahirobbil ‘alamiin.. Segala puji bagi Allah , Rabb semesta alam..

Banyak sekali yang ingin saya share pengalaman selama setahun terakhir, bahkan 4 tahun terakhir bahkan hampir 24 tahun terakhir ini. Subhanallah.. Fabiayyi ‘alaa irobbikumaa tukadzdzibaan..

Nikmat-nikmat yang melimpah kepada makhluq papa seperti hamba.

Jikalau boleh hamba memohon ya Allah, maka berikan hamba kekuatan untuk meningkatkan ketaatan padaMu dan tidak tergelincir dengan segala nikmat yang Engkau berikan. Sementara hamba sangat tahu betapa kurangnya tabungan amalan hamba. Kurang khusyuknya shalat-shalat hamba, bacaan Qur’an hamba, puasa-puasa hamba, Shalat malam yang mengosong, infaq yang tidak kontinyu, hafalan Qur’an yang tak meningkat. Dan amal-amalan lainnya yang sangat kurang keikhlasan dan kebaikannya. Ya Rabb,  Mudahkanlah untuk mencapai derajat taqwa. Karena yang terbaik di sisiMu adalah yang paling bertaqwa. Bukan yang paling banyak mendapat nikmat. Atau terlihat paling banyak nikmatnya.

di North window of WA 1st floor

setelah sejenak agak bisa bernafas..