Archive by Author | Herpin Dwijayanti

Refleksi.. Dimana Diri ini Berada Kelak?

Detik demi detik.. Hari demi hari.. bulan demi bulan terlewati..

Hampir 8 bulan sudah meniti takdirNya di negeri Sakura..

Sebuah guratan kerisauan menyembul di sudut hati..

Adakah kebaikan dalam waktu yang diamanahkan ini tlah tergores?

Adakah diri ini telah berjuang hingga titik dimana Allah mencurahkan ridhoNya karena melihat seorang hambaNya berjuang dengan seluruh kemampuannya?

Berjuang menjaga dienNya, berjuang menjaga istiqomah untuk senantiasa mendedikasikan waktuNya untuk keikhlasan dan mahabbah padaNya..

Ataukah segala kenikmatan ini melenakan dari perjuangan yang seharusnya?

Lihatlah bagaimana isi SMS seorang ustadzah yang begitu kokoh aqidahnya dan mencurahkan segenap harta, waktu, tenaga dan pikirannya di jalanNya..

`Ya Robb, aku sdg memikirkan posisiku kelak diakhirat mngkitkan aku berdampingan dgn penghulu para wanita khodijah al kubro yg berjuang dgn harta dan jiwanya?Atau dngn Hafsah bt Abi Bakr yg di bela oleh Allah saat akan dicerai krn showwamah dan qowwamahnya? Atau dgn Aisyah yg telah hafal 3500 an hadits, sdg aku….ehm 500 jg belum…atau dgn ummu sulaim yg shobiroh atau dgn Asma yg mengurus kendaraan suaminya dan mencela putranya saat istirahat dr jihad… atau dgn siapa ya, ya Alloh, tlg beri kekuatan tuk mengejar amaliah mereka…sehingga aku laik bertemu mereka bahkan bisa berbincang dgn mereka di taman firdausMu`

wahai hati.. beliaulah ustadzah Yoyoh Yusrah yang ternyata dirindukanNya dan terlebih dahulu dipanggilNya.. dedikasi di jalan dakwah adalah totalitas yang menunjukkan kekuatan karakter seorang muslimah untuk berkomitmen membesarkan 13 putra putri solih solihahnya namun tidak pula melupakan kewajibannya untuk beramal jamai di jalan dakwah, berperan aktif untuk masyarakat, untuk menegakkan kalimatNya di bumi..namun beliau tetap bersahaja dan total memberikan harta dan jiwa di jalan dakwah..yang kepergiannya disedihkan oleh saudara/i kita di Palestina, Sudan, Libanon.. atas perjuangannya untuk peduli pada mereka..

Betapa tangguhnya ia.. dan lihatlah sekali lagi isi SMSnya tadi.. beliau yang pernah menghafal Al-Qur`an dengan jumlah yang tidak sedikit saja masih sangat memikirkan bagaimana kondisi akhiratnya kelak.. tentang dimana ia berada dibandingkan para wanita shalihah yang terdahulu.. yang beliaupun pernah diprotes oleh seorang wanita Palestina karena belum selesai menghafal 30 Juz Al-Qur`an..`untuk apa saja waktumu digunakan hingga sudah seusia sekarang namun belum selesai menghafal Al-Qur`an?`, ucap wanita Palestina itu padanya.

Ya Rabb.. betapa sedikitnya amalan hamba ini.. betapa kecilnya diri ini..dibanding mereka.. dibanding mereka yang berjuang menjaga hati dan waktunya hanya untuk ketaatan padaMu..

Ya Rabb.. jadikan hamba yang mampu belajar seperti beliau yang seluruh hidupnya diwakafkan, diserahkan pada dakwah ini. Seluruh perjalanan hidupnya telah bergabung dengan dakwah ini secara totalitas, diberikan untuk dakwah ini. Tiada yang membahagiakan selain tetap terjaga dalam ikatan iman dan senantiasa bersama saudara membangun jembatan Islam nan indah.

Ya Rabb.. semikanlah hati ini dengan  napas perjuangan, yang tak kan henti walau tantangan menghadang..

Izinkan diri ini menjalankan perintahMu semurni-murninya dan kumpulkan kami di SyurgaMu kelak bersama orang-orang yang berada di golongan para Anbiya dan Mursalin..

Jangan silaukan kami dengan kenyamanan dunia yang ternyata melenakan..

Jangan biarkan diri ini terlena dengan nikmatMu di Bumi sakuraMu ini yang ternyata tidak mendekatkanku padaMu..

Dekatkanlah diri ini padaMu, jagalah Ya Rabb.. Hanya kepadaMu hamba berlindung..

Before Maghrib@sebuah sudut di Bumi Allah

-setelah percik ruh menggeliat di senja yang tenang-

Visualize your Dream!!

Saya teringat sebuah cerita dari seorang kawan saya yang cantik dan tinggi semampai, yang nmenurut saya sangat pantas masuk ke jajaran model. Tapi sejak dulu ia dikenal sangat tomboi, dan tidak begitu memperhatikan penampilan, hanya beberapa tahun belakangan ini ia mulai merawat karunia fisik yang dianugerahiNya. Hingga di suatu saat, ia mendaftar di sebuah ajang pemilihan putri di sebuah propinsi untuk menuju putri Indonesia. Tak disangka, ternyata ia masuk final di propinsi. Ia memang cantik dan cerdas, namun tak memiliki pengalaman di dunia model sama sekali. Sementara kontestan lainnya, memiliki pengalaman memenangkan aneka kontes gadis sampul, none A, mojang B, duta ini dan itu. Hmm.. melihat dirinya yang tidak memiliki background apa2, mungkinkah ia bisa melampaui mereka? Tapi ia mencoba fokus ke dalam dirinya, dan mencoba untuk BERPIKIR SEPERTI SEORANG PUTRI INDONESIA. Seolah mereset sistem komputer, ia mencoba membayangkan dirinya adalah seorang putri Indonesia yang dapat berargumentasi dengan cerdas, serta memiliki paras ayu dan tingkah laku yang cantik. Ia fokus mempersiapkan diri hingga hari H final. Berlatih bahasa asing, menggali aneka topik nasional terhangat bahkan hingga melatih cara berjalannya hingga mendekati seorang putri. Dan tanpa disangka, ternyata di Propinsi ia berhasil menang menjadi juara dan berangkat ke kontes level nasional. Sebuah pengendalian pikiran yang berujung pada prestasi dan kesuksesan. Ternyata visualisasinya untuk menjadi seorang putri sejak awal, telah menghantarkannya untuk benar-benar mewujudkannya.

Sahabat,

Kisah di atas adalah juga memiliki esensi serupa dalam banyak kisah lainnya tentang kesuksesan seseorang. Namun demikian, kebanyakan manusia tidak melihat dirinya dengan kacamata positif sehingga orang lain pun akan mencitrakan demikian pada dirinya. Akibatnya, ia yang sebenarnya memiliki potensi elang, menjelma menjadi memiliki potensi ayam hanya karena terkungkung oleh pikirannya sendiri selama bertahun-tahun. Demikianlah yang kerapkali berada di sekitar kita. Kita diciptakan dengan kesempurnaan. Potensi kecerdasan, potensi kesuksesan, potensi kemuliaan, potensi kebaikan, dan segala potensi positif lainnya. Namun kerapkali tertutupi dengan belenggu  yang berupa background keluarga, pengalaman tidak menyenangkan di masa lalu, negara asal, almamaternya, bahkan di daerah mana ia tinggal, bahkan sekedar merasa hidungnya kuring mancung, atau kulitnya kurang putih. Siapapun kita, berhak untuk menyadari kesempurnaan potensi yang telah dianugerahkanNya pada kita yang saat ini belum tereksplor seluruhnya dalam diri. Seorang yang berasal dari keluarga yang tidak memiliki background ilmuwan, bisa saja menjadi seorang penemu bahkan peraih nobel. Seorang yang tidak memilki background keluarga pengusaha, bisa saja menjadi seorang pengusaha sukses. Seorang yang sebelumnya memilki ketidakpercayaan diri untuk berbicara di depan umum, bisa saja di suatu hari menjadi seorang penyiar berita handal. Seorang wanita yang sebelumnya jarang sekali memasak, ternyata bisa menjadi seorang chef terkemuka setelah ia memutuskan diri ingin menjadi seorang yang chef yang handal. Maka destinasi hidup kita bukanlah ditentukan oleh apa yang ada di sekitar. Tapi pada kemampuan kita untuk memiliki konsep diri positif, menentukan jalan kita sendiri (self determinitive) dan konsisten meraihnya (goal persistency). Meraih impian adalah perkara memutuskan jalan kita sendiri dan tidak kemudian melempem dengan duri kerikil yang ditemui di jalan.

Ada tips-tips mudah yang bisa kita mulai terapkan.

1. Miliki citra diri yang positif.

Setiap kali berhadapan dengan orang lain, hanya wajah menyenangkan serta tutur kata menyenangkan yang terucap. Tidak ada keluhan atau gerutuan. Perhatikan kembali bagaimana ekspresi wajah Anda ketika mengucapkan sesuatu, masihkan terlihat sinis? adakah kata-kata menukik yang mengiris hati orang?  Kenegatifan yang terucap dalam kata atau terpancar di wajah adalah pancaran dari kondisi hati yang negatif  dan keruh. Orang-orang positif akan selalu mudah memberikan pujian atas kelebihan orang lain, dan melihat segala sesuatu dengan kacamata positif. Sehingga senyuman akan mudah terkembang dan perasaan akan senantiasa terjaga dalam semangat hidup yang tinggi.

2. Tentukan goal Anda sekarang, Beranilah Bermimpi!

Jangan biarkan hidup Anda mengalir begitu saja tanpa ada arah tujuan. Mimpi akan sangat membantu Anda untuk melangkah kemana hari ini dan esok hari. Banyak orang yang cerdas namun tidak berakhir di manapun karena ia tidak dapat mendefinisikan impiannya dalam hidup sehingga tidak mengetahui langkah-langkah yang perlu ia ambil unuk maju. Beranilah menentukan suatu targetan tujuan yang mungkin menurut Anda tidak mungkin sekalipun. Goal tinggi, akan menstimulasi pencapaian tinggi. Goal rendah, maka Anda pun akan mencapai sesuatu yang rendah juga. Pasang target yang menantang untuk diri Anda sehingga akan memberikan dorongan lebih bagi Anda. Perasaan tertantang akan meningkatkan kinerja adrenalin Anda untuk terus berusaha mencapainya dengan energi optimisme yang tak putus.

3. Visualisasikan Mimpi Anda!

Jika Anda membayangkan Anda ingin memilki keluarga bahagia sejahtera, maka bayangkan Anda berada dalam kondisi tersebut. Jika Anda bercita-cita pada usia 30 tahun telah memiliki suatu usaha yang sukses, maka bayangkan itu. Jika Anda bercita-cita ingin menjadi seseorang yang konsisten mempelajari AlQur`an dan menghafalkannya, maka bayangkan kondisi ketika Anda telah berhasil menghafal 30 juz itu. Jika Anda bercita-cita ingin menjadi seorang doktor di usia muda dengan aneka penemuan yang bermanfaat, maka bayangkan saat-saat ketika Anda diwisuda dengan predikat itu. Think what you wanna be, then you`ll be..

4. Feel Positive

Ada sebuah kondisi dimana kita tidak hanya memvisualisasikan saja impian kita, namun juga merasakan seolah saat ini kita telah mencapainya. Ini lah perbedaan antara mengangan-angankan dengan mengintegrasikan visi (goal) ke dalam konsep diri kita saat ini. Sehingga ada sebuah sugesti positif yang men-drive kita bahwa kita mampu mencapainya, dan akhirnya benar-benar mencapainya. Sehingga motivasi akan terus terjaga dan terus merasakan aura positif dalam diri kita sendiri.

5. Terus maintain semangat Anda untuk berusaha yang terbaik, dan meyakini mahwa rizkiNya akan ada bagi mereka yang bersungguh-sungguh berusaha. Cintailah Ia sehingga Ia akan semakin mencintai Anda..

Selanjutnya.. terserah Anda..^^

*keep on moving*

@inspirative chuo library,, kyuudai

My Japan`s Life Milestone: First 3 months` Note

Alhamdulillah tepat tiga bulan sudah udara negeri Sakura ini kuhirup.

 

Macha and Mochi in Dazaifu

Meski sakura belumlah terlihat, namun banyak keindahan yang bersemi di hari-hari awalku di sini. Hari-hari musim gugur yang dihiasi pohon-pohon dengan daun berwarna indah telah menjelma menjadi hari-hari penuh rintik hujan maupun salju yang dinginnya menambah takjub akan Maha Besar-Nya Sang Pencipta dalam mengatur alam raya.

Hingga 2013 insyaAllah diri ini akan bertualang menjelajahi kehidupan di negeri yang luar biasa maju ini. Menjalani kehidupan sebagai seorang mahasiswa asing, sebagai seorang warga Indonesia yang ingin berbuat kemanfaatan meski jauh dari negeri asalnya, dan sebagai seorang wanita yang ingin tetap berbakti pada suaminya meski saat ini jauh berada di seberang.

Every beginning is hard, namun optimisme menatap hari depan akan sangat menentukan  bagaimana hari esok akan tercipta. Mengutip sebuah motivasi Bapak dunia Islam yang fenomenal, Imam Hasan Al-Banna : Mimpi dan keyakinan kita hari ini adalah kenyataan di hari esok. Maka meskipun terlalu banyak area ketidakpastian yang mungkin kita temui di masa depan, namun dengan definisi mimpi (visi) dan keyakinan (iman) akan menjadi variabel penentu ketahanan diri(self-endurance). Bertahan dengan seimbang hingga titik tujuan (goal) tercapai.

Tentu yang menjadi entitas penentunya adalah waktu. Sebuah entitas yang di dalamnya karya kita akan tergores, dan menjadi saksi bagaimana kita berjuang mengukir kebaikan di tiap detiknya. Maka, sejak awal, memastikan waktu kita terisi hanya dengan hal-hal terbaik akan membuat diri kita menjadi bernilai. Bukan karena penilaian orang pada apa yang kita lakukan. Namun pada kepuasan diri dengan mengetahui bahwa kita berada pada track yang seharusnya. Melakukan yang terbaik yang kita mampu.

Seperti halnya para pejuang akademis lainnya yang berada di Jepang saat ini, maka setiap keberhasilan tahapan akademis menjadi hal yang sangat berarti. Alhamdulillah, dengan izinNya, ujian masuk S2 berhasil terlewati, dengan bantuan banyak pihak tentunya, seperti tutor, professor, dan dukungan teman-teman di sini (thanks all!). Selanjutnya, yang menanti di depan adalah penguasaan bahasa Jepang untuk persiapan kuliah di bulan April,  mengingat kondisi bahasa Jepang saya saat ini yang belum advanced. Menghadapi kuliah yang dilakukan dalam bahasa Jepang nanti, membutuhkan kompetensi bahasa Jepang yang tidak main-main untuk dapat menyerap dengan maksimal ilmu yang disampaikan. Maka, hari demi hari banyak diisi dengan belajar huruf-huruf kanji dan bergaul juga dengan teman-teman yang berbahasa Jepang untuk melatih kepekaan listening danspeaking. Menyaksikan tayangan di TV Jepang pun sangat membantu untuk progress yang lebih baik.

 

Tim Angklung PPIF

Kehidupan di sini juga semakin berwarna dengan lingkungan orang-orang Indonesia yang luar biasa solid. Sebagai new comer, tentunya membangun hubungan persahabatan dengan banyak orang di sini akan menjadi hal yang sangat indah untuk dilakukan. Saya sangat berbahagia bisa berpartisipasi di tim angklung PPIF, blog PPIF, di PPI Jepang, di Muslimah Fukuoka, dan membantu juga teman-teman yang ada di Kammi Jepang.

 

Idul Adha di Mesjid Fukuoka

Tapi yang paling mengagetkan adalah bahwa saya yang baru beberapa bulan berubah status menjadi Ibu-Ibu, ternyata sudah ditunjuk sama Ibu-ibu Indonesia untuk memanage kegiatan Muslimah Fukuoka. Hmm.. super kaget,, dan benar-benar belum berpengalaman dengan dunia Fukuoka (apalagi dengan dunia Ibu-ibu). Memang rasanya saya sudah ditakdirkan sejak dulu untuk tidak bisa membiarkan diri berdiam diri tanpa kemanfaatan. Maka, amanah-amanah yang dipercayakan ini semoga bisa menjadi media untuk membuat diri untuk lebih bermanfaat di sini dan memperoleh ilmu-ilmu baru yang memperkaya jiwa.

 

Thursday Club friends

Bergaul dengan lingkungan internasional pun menjadi hal yang sangat mengasyikan. Ada komunitas entrepreneur di Fukuoka dalam Bizbar yang mengadakan takshow entrepreneurship di lingkungan mahasiswa dan pekerja di Fukuoka. Hmm.. dunia enterpreneurship yang unik dan menarik memang akan mempertemukan kita dengan orang-orang yang unik dan bersemangat tinggi. Saya menemukan tipikal-tipikal org Jepang yang unik yang tidak seperti orang jepang pada umumnya dalam komunitas ini. Selain itu, saya juga mengikuti Thursday Club, kelompok informal untuk menjalin persahabatan antara orang Jepang dengan orang asing. Berlatih bahasa Jepang maupun bahasa Inggris dan menghadiri aneka kegiatan budaya Jepang. Teman-teman dari Dubai, Polandia, Amerika, Korea, Brazil, India, Jepang, Vietnam, Iran, Myanmar, Laos, China, dan aneka Negara dengn keunikannya. Menjadi ter-refresh kembali dengan pengalaman AFS dulu ketika SMA, ketika kunci pergaulan internasional adalah pada dasarnya simple. Memahami dan menghargai orang lain. Perbedaan yang ada justru menjadi sebuah keunikan yang menjadi sumber ilmu yang baru. Sehingga banyak pelajaran positif yang juga kita bisa ambil dari intercultural learning inil. Terkadang ada stereotype tertentu yang menghalangi sebuah persahabatan bisa terjalin. Yang saya yakini, adalah bahwa setiap manusia adalah sama, yaitu sangat menghargai kebaikan. Maka ketika menebar kebaikan, maka kebaikan pula yang akan dituai. Bagaimana respon sekitar kita terhadap kita, tergantung bagaimana kita membawa diri kita dengan sikap terbaik kita. Sehingga perbedaan Negara, agama dan bahasa, bukanlah menjadi hambatan. When you smile to the world, then the world will smile to you. What a lovely quote..^^Tentunya dalam hal ini, tanpa melunturkan prinsip-prinsip yang terkait keimanan, misal dengan menjaga shalat dan ibadah di manapun berada, dan tetap menjaga diri dari makanan dan minuman yang tidak halal. Untunglah disini ada toko yang menjual daging halal, serta tersedianya banyak makanan laut serta makanan india yang halal. Di dapur asrama, memasak menjadi hobi baru selama di sini^^ Menjadi jauh di negeri asing adalah media ujian keimanan juga. Tentu sedih rasanya jika kesuksesan dunia diraih, tapi akhirat semakin menjauhi karena terlena dengan semua nikmat ini. Semua pengalaman yang dialami disini semata-mata adalah media untuk semakin mengenal-Nya. Semoga Allah terus mengizinkan diri ini berada dalam lindunganNya.

Maka, di tahun 2011 ini, semoga kemudahan, keberkahan, kekuatan serta kemanfaatan akan terus mengalir. Semoga studi di MBA Program, Kyushu University Business School (QBS) ini bisa menelurkan prestasi dan karya yang positif di kemudian hari. Semoga suami pun diizinkanNya untuk bersama berjuang di negeri ini. Dan menggoreskan kemanfaatan yang lebih luas bagi siapa saja. Semoga balutan keoptimisan ini akan menjadi energi yang tidak pernah habis, seiring dengan tiada habisnya kasih sayangNya bagi orang-orang yang yakin.

January 4th, 2011

@Rupo Kenchoguchi 236

Special to all my friends in Japan and Indo,, thanks a lot for all ^^

selamat berjuang^^ganbarimashou!! The journey has just begun.

nothing`s impossible in this world,, as long as you can conquer your self^^

 

Illumination in Tenjin

 

Kumpulan Hikmah yang Mencerahkan

Ketika sedang browsing tentang hikmah/ taushiyah, saya menemukan kumpulan hikmah yang dicompile oleh penulisnya (prasetya.wordpress.com) dari YM maupun dari SMS, dan saya pun minta izin mengcopasnya untuk Anda,, semoga bermanfaat,,=)
1.Hikmah Hari ini: Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Annahl [16]: 18)

2.Hikmah Hari Ini “Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, sesungguhnya akan Kami tempatkan mereka pada tempat-tempat yang tinggi di dalam surga, yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal”.(QS. Al-Ankabuut: 58).

3. Hikmah Hari Ini: “Orang yang cerdas adalah orang yang mengendalikan dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah kematian, sedangkan orang yang lemah adalah orang yang memperturutkan hawa nafsunya dan berangan-angan kepada Allah dengan berbagai angan-angan.”

(HR Imam Ahmad, Tirmidzi, Ibn Majah, dan al-Hakim)

4. Hikmah Hari Ini:Rasulullah Saw bersabda, “Siapa yang ingin mengetahui kedudukannya di sisi Allah, maka hendaknya memperhatikan bagaimana kedudukan Allah dalam hatinya. Maka sesungguhnya Allah menepatkan (mendudukan) hamba-Nya, sebagaimana hamba itu mendudukan Allah dalam jiwanya (hatinya)”.

5.Hikmah Hari Ini:” Seseorang dengan tujuan yang jelas akan membuat kemajuan walaupun melewati jalan yang sulit dan Seseorang yang tanpa tujuan, tidak akan membuat kemajuan walaupun ia berada di jalan yang mulus ” (Thomas Carlye)

6. Hikmah Hari Ini:”Barangsiapa berdakwah kepada petunjuk, maka ia berhak memperoleh pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, tanpa dikurangi dari pahala mereka sedikitpun, dan barangsiapa yang mengajak pada kesesatan maka ia berhak mendapat dosanya seperti dosa orang yang mengikutinya, tanpa dikurangi dari dosa mereka sedikitpun.” (HR. Muslim, Malik, Abu Daud dan Tirmizi)

7.Hikmah Hari Ini: Dan kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada kedua orang ibu bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmua, hanya kepada-Ku-lah kembalimu. (QS Lukman: 14).

8.Hikmah Hari Ini:”Obatmu ada dalam dirimu, tetapi kau tak melihatnya. Penyakitmu ada dalam dirimu tapi kau tak menyadarinya. Kau sangka dirimu materi yang mungil, padahal di dalam dirimu terangkum alam yang besar”

(Anonymous)

9. Hikmah hari ini:“Dijadikan indah pada pandangan manusia, kecintaan kepada apa-apa yang diinginkan yaitu wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan disisi Allah tempat kembali yang baik.” (Al-Qur`an: Al-Imran ayat 14)

10. Hikmah Hari ini:”Dua mata yang tidak disentuh api neraka, mata yang menangis karena takut kepada Allah dan mata yang berjaga-jaga di jalan Allah.” (HR.Tirmidzi)

11. Hikmah Hari ini:Barangsiapa takut kepada Allah SWT niscaya tidak akan dapat dilihat

kemarahannya. Dan barangsiapa takut pada Allah, tidak sia-sia apa yang dia

kehendaki. (Umar bin Khattab)

12. Hikmah Hari Ini: “Sesungguhnya Allah swt. berfirman pada hari kiamat: “Mana orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku? Hari ini akan Aku naungi (tolong) mereka, dimana tidak ada naungan (pertolongan) yang lain selain dari-Ku.” (HR. Muslim)

13. HIkmah Hari Ini:”Sesungguhnya Rasulullah saw. pernah bersabda kepada para

shahabatnya: Berlindunglah kamu kepada Allah dari azab kubur. Sesungguhnya

azab kubur itu benar-benar (terjadi) ” (HR.Thabrani)

14. Hikmah Hari ini:”Ada hal Unik dari kebencian, kebencian bisa ditimbulkan dari hal yang remeh dan kecil. Tidak perlu seseorang yang kita benci melakukan kejahatan besar(Belajar dari Kisah – Trans 7)”

15.Hikmah Hari Ini:” Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.(Al Baqarah :214)

16.Hikmah hari Ini:”Tujuh golongan yg akan dinaungi oleh Allah di bawah naungan-Nya di hari tdk ada naungan kecuali naungan-Nya. 1. Pemimpin yg adil, 2. Pemuda yg sentiasa beribadat kepada Allah semasa hidupnya, 3. Orang yg hatinya sentiasa berpaut pada masjid-masjid 4. Dua orang yg saling mengasihi karena Allah, keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah, 5. Seorang lelaki yg diundang oleh seorang perempuan yang mempunyai kedudukan dan rupa paras yg cantik utk melakukan kejahatan tetapi dia berkata, ‘Aku takut kepada Allah!’, 6. Seorang yg memberi sedekah tetapi dia merahsiakannya seolah-olah tangan kanan tidak tahu apa yg diberikan oleh tangan kirinya dan 7. Seseorang yg mengingati Allah di waktu sunyi sehingga mengalirkan air mata dr kedua matanya” (HR. Bukhari & Muslim)

17.Hikmah Hari Ini: Jika kamu ingin mengetahui seberapa besar cinta Allah padamu maka: (1) Lihatlah volume cintamu kepada kalam-Nya, Yaitu Al-Qur`an, dihatimu. (2) Seberapa besar volume kenikmatanmu dan keasyikanmu tatkala mendengar lantunan firman-Nya. Sudahkah keasyikan itu melebihi keasyikan para pecandu musik dan nyanyian tatkala nyanyian itu diperdengarkan? Sesungguhnya merupakan hal yg wajar, bahwa barang siapa yang mencintai kekasih, maka suara dan pembicaraannya adalah sesuatu yng di cintai. (Ibnu Qayyim)

18. Hikmah Hari Ini:Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa dilanda kesusahan dalam suatu masalah hendaklah dia mengucapkan Laa Haula wa laa quwwata illa bil-laahil ‘aliyyil-’azhiim’ (Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah yang maha Tinggi lagi Maha Agung)” ( H.R Baihaqi dan Ar Rabi’i)

19. Hikmah Hari Ini: Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan

hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan

tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan

(ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya)

lagi Maha Mengetahui.” (Terjemah QS. Al-Baqarah [2] 261) 1. Hikmah Hari Ini: “Org yg cerdik berakal ialah org yg memperhitungkan keadaan dirinya dan suka beramal utk mencari bekal sesudah matinya,sedangkan orang yang lemah ialah orang yang dirinya selalu mengikuti hawa nafsunya dan mengharap-harapkan kemurahan atas Allah yakni mengharap-harapkan kebahagiaan dan pengampunan di akhirat, tanpa beramal shalih.” (HR.Termidzi)

2. “Wahai anak manusia, setiap kali engkau meminta kepada-Ku dan mengharap dari-Ku, maka Aku akan ampunkan bagimu apa yang telah lalu dan Aku tidak peduli betapapun besar dan banyaknya dosamu. Wahai anak manusia, seandainya dosa-dosamu mencapai setinggi langit, kemudian engkau meminta ampun kepada-Ku, maka Aku akan mengampunimu dan Aku tidak peduli. Wahai anak manusia, seandainya engkau datang kepada-Ku dengan membawa setumpuk dosa sebesar bumi, kemudian engkau berjumpa dengan-Ku tanpa menyekutukan Aku dengan sesuatu apapun, maka Aku akan memberikan ampunan sebesar bumi itu pula” (Hadits Qudsi Riwayat Turmudzi)

3. Hikmah Hari Ini: “Jika kamu ingin dikasihi Allah dan Rasul-Nya, maka sampaikanlah amanat apabila kamu diberi kepercayaan, dan berlaku jujurlah (benar) apabila berbicara, dan berbuat baiklah kepada tetangga-tetangga, yaitu orang yang bertetangga dengan kamu.” (HR. Thabrani)

4. Hikmah Hari Ini: “Maafkanlah kesalahan orang yang murah hati (dermawan). Sesungguhnya Allah menuntun tangannya jika dia terpeleset (jatuh). Seorang pemurah hati dekat kepada Allah, dekat kepada manusia dan dekat kepada surga. Seorang yang bodoh tapi murah hati (dermawan) lebih disukai Allah daripada seorang alim (tekun beribadah) tapi kikir. (HR. Ath-Thabrani)

5. Hikmah Hari Ini:

Jika kamu ingin mengetahui seberapa besar cinta Allah padamu maka:

(1) Lihatlah volume cintamu kepada kalam-Nya, Yaitu Al-Qur`an, dihatimu.

(2) Seberapa besar volume kenikmatanmu dan keasyikanmu tatkala mendengar lantunan firman-Nya. Sudahkah keasyikan itu melebihi keasyikan para pecandu musik dan nyanyian tatkala nyanyian itu diperdengarkan? Sesungguhnya merupakan hal yg wajar, bahwa barang siapa yang mencintai kekasih, maka suara dan pembicaraannya adalah sesuatu yng di cintai. (Ibnu Qayyim)

6. Hikmah Hari Ini: “Abdullah ibnu Mas’ud Ra berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah, “Ya Rasulullah, amal perbuatan apa yang paling afdol?” Beliau menjawab, “Shalat tepat pada waktunya.” Aku bertanya lagi, “Lalu apa lagi?” Beliau menjawab, “Berbakti kepada kedua orang tua.” Aku bertanya lagi, “Kemudian apa lagi, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Berjihad di jalan Allah.” (HR. Bukhari)

7. Hikmah Hari Ini: “Sesungguhnya, orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan, (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur dan gadis-gadis remaja yang sebaya dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman). Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia dan tidak (pula perkataan) dusta. Sebagai balasan dari Tuhanmu dan pemberian yang cukup banyak. (an-Naba’: 31-36)

8. Hikmah Hari Ini: “Malaikat Jibril datang kepada Nabi Saw, lalu berkata, “Hai Muhammad, hiduplah sesukamu namun engkau pasti mati. Berbuatlah sesukamu namun engkau pasti akan diganjar, dan cintailah siapa yang engkau sukai namun pasti engkau akan berpisah dengannya. Ketahuilah, kemuliaan seorang mukmin tergantung shalat malamnya dan kehormatannya tergantung dari ketidakbutuhannya kepada orang lain.” (HR. Ath-Thabrani)

9. Hikmah Hari Ini:

Ingat-ingatlah lima aturan sederhana untuk menjadi bahagia:

1. Bebaskan hatimu dari rasa benci.

2. Bebaskan pikiranmu dari segala kekuatiran.

3. Hiduplah dengan sederhana.

4. Berilah lebih banyak

5. Jangan mengharapkan balasan

10. Hikmah Hari Ini: Surga dan neraka komplain; surga berkata, ‘Penghuniku adalah orang-orang yang lemah dan miskin.’ Neraka pun berkata, ‘Penghuniku adalah orang-orang yang besar kepala dan sombong.’ Kemudian Allah berkata kepada neraka, ‘Kamu adalah azab-Ku; Aku menyiksa orang yang Aku kehendaki dengan menjadikannya sebagai penghunimu.’ Allah juga berkata kepada surga, ‘Kamu adalah rahmat-Ku; Aku melimpahkan rahmat-Ku kepada orang yang Aku kehendaki dengan menjadikannya sebagai penghunimu.’” (HR Tirmidzi; hadits sahih)

11. Hikmah Hari Ini: “Dari Salman Al farisi r.a berkata: Rasulullah saw bersabda: ‘Seseorang yang mandi pada hari Jum’at. Bersuci menurut kemampuannya, memakai minyak rambutnya atau memakai minyak harum keluarganya kemudian keluar serta tidak memisahkan antara dua orang yang duduk, lantas ia shalat yang difardlukan untuknya dan diam apabila imam, berbicara, sungguh ia diampuni dosanya antara Jum’at dan Jum’at yang lain.” (HR: Bukhari)

12. Hikmah Hari Ini: “Nyanyian dan permainan hiburan yang melalaikan menumbuhkan kemunafikan dalam hati, bagaikan air menumbuhkan rerumputan. Demi yang jiwaku dalam genggamanNya, sesungguhnya Al Qur’an dan zikir menumbuhkan keimanan dalam hati sebagaimana air menumbuhkan rerumputan. (HR. Ad-Dailami)

13. Hikmah Hari Ini: “Cintailah saudaramu dengan biasa-biasa saja, bisa jadi suatu saat nanti ia akan menjadi musuhmu, dan bencilah orang yang kau benci dengan biasa-biasa saja, bisa jadi suatu saat nanti ia akan menjadi orang yang kau cintai. (HR at-Tarmidzi).”

14. Hikmah Hari Ini: “Mengapa manusia sering angkuh dan sombong? Bukankah awal penciptaannya dari air mani yang hina (menjijikkan). Pada akhir hidupnya menjadi bangkai yang sangat bau, diantara keduanya tiap hari perutnya mengantongi kotoran. Ia tidak bisa memberi rezeki kepada dirinya dan tidak bisa menolak atau menunda kematiannya.” (Ulama)

15. Hikmah Hari Ini: “Sa’ad bin Abi Waqqash berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah Saw, “Ya Rasulullah, siapakah orang yang paling berat ujian dan cobaannya?” Nabi Saw menjawab, “Para nabi kemudian yang meniru (menyerupai) mereka dan yang meniru (menyerupai) mereka. Seseorang diuji menurut kadar agamanya. Kalau agamanya tipis (lemah) dia diuji sesuai dengan itu (ringan) dan bila imannya kokoh dia diuji sesuai itu (keras). Seorang diuji terus-menerus sehingga dia berjalan di muka bumi bersih dari dosa-dosa. (HR. Bukhari)

16. Hikmah Hari Ini: “Allah berfirman: “Pasti akan mendapat cinta-Ku orang-orang yang saling mencintai karena Aku, saling kunjung-mengunjungi, dan saling memberi karena Aku.” (Hadits Qudsi).

17. Hikmah Hari Ini: “Tahukah kamu, apabila di dekat pintu rumahmu terdapat sebuah sungai dan kamu mandi lima kali sehari? Apakah badanmu masih kotor? Para sahabat menjawab : Tidak! Nabi bersabda lagi : begitulah halnya shalat yang lima kali sehari, Allah menghapuskan dosa-dosa manusia dengan shalat itu.” (Hadits Muttafaq Alaih).

18. Hikmah Hari Ini: “Seorang mayit dalam kuburnya seperti orang tenggelam yang sedang minta pertolongan. Dia menanti-nanti doa ayah, ibu, anak dan kawan yang terpercaya. Apabila doa itu sampai kepadanya baginya lebih disukai dari dunia berikut segala isinya. Dan sesungguhnya Allah ‘Azza wajalla menyampaikan doa penghuni dunia untuk ahli kubur sebesar gunung-gunung. Adapun hadiah orang-orang yang hidup kepada orang-orang mati ialah mohon istighfar kepada Allah untuk mereka dan bersedekah atas nama mereka.” (HR. Ad-Dailami)

19. Hikmah Hari Ini: “Wajib bagi setiap sendi-sendi salah seorang dari antara kalian untuk bersedekah setiap hari. Setiap tasbih adalah shodaqoh, setiap tahmid adalah shodaqoh, setiap tahlil adalah shodaqoh, setiap takbir adalah shodaqoh, amar ma?ruf adalah shodaqoh. Nahyi al-munkar adalah shodaqoh. Dan cukup menggantikan itu semua dua rakaat yang dilaksanakan di waktu dhuha? (HR. Muslim No. 720, Kitab Sholatul Musafirin Wa Qashruha, Bab Istihbab Sholat Adh-Dhuha. Jami?ul Ushul 9/436)

20. Hikmah Hari Ini: “Aku tertawa (heran) kepada orang yang mengejar-ngejar dunia padahal kematian terus mengincarnya, dan kepada orang yang melalaikan kematian padahal maut tak pernah lalai terhadapnya, dan kepada orang yang tertawa lebar sepenuh mulutnya padahal tidak tahu apakah Tuhannya ridha atau murka terhadapnya.”(Salman al Farisi/Az Zuhd, Imam Ahmad)

21. Hikmah Hari ini: “Membesarnya kenikmatan Allah bagi seseorang adalah bertambah banyaknya kebutuhan orang kepadanya (banyak dibutuhkan orang). Tetapi barangsiapa enggan memenuhi kebutuhan-kebutuhan orang-orang itu maka dia telah membiarkan kenikmatan itu lenyap. (HR. Al-Baihaqi)

22. Hikmah Hari Ini: “Sesungguhnya pertama-tama amalan yang seseorang itu dihisab dengannya ialah shalatnya, maka jikalau baik shalatnya itu, sungguh-sungguh berbahagialah dan beruntunglah ia dan jikalau rusak, sungguh-sungguh menyesal dan merugilah ia. jikalau seseorang itu ada kekurangan dari sesuatu amalan wajibnya, maka Allah Azzawajalla berfirman: “Periksalah olehmu semua – hai malaikat, apakah hambaKu itu mempunyai amalan yang sunnah.” Maka dengan amalan yang sunnah itulah ditutupnya kekurangan amalan wajibnya, kemudian cara memperhitungkan amalan-amalan lainnya itupun seperti cara memperhitungkan amalan shalat ini.” (HR. Termidzi)

23. Hikmah Hari Ini: “Dari Abu Hurairah RA, ia berkata bahwa Rosulullah SAW bersabda, “Maukah kalian aku tunjukkan amalan yang dapat menghapus dosa-dosa dan dapat mengangkat derajat (di Syurga) ?” Para sahabat menjawab, “Tentu, wahai Rosulullah” Beliau bersabda “Yaitu menyempurnakan wudhu pada waktu-waktu yang tidak disukai (keadaan yang sulit), memperbanyak langkah ke mesjid dan menunggu shalat setelah shalat. Itulah amal – amal yang baik (HR. Muslim)

24. Hikmah Hari Ini” {from: Taujih Rabbani} “Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah mereka yang apabila ia disebut nama Allah bergetar hatinya, dan apabila dibacakan ayat-ayat Allah bertambahlah imannya dan kepada Allahlah mereka bertawakal, (yaitu) orang- orang yang mendirikan shalat, dan yang menafkahkan apa-apa yang telah dikaruniakan kepada mereka. Merekalah orang-orang mu’min yang sebenarnya …” [Al-Anfaal : 2-4]

25. Hikmah Hari Ini: “Seorang sahabat datang kepada Nabi Saw dan bertanya, “Ya Rasulullah, tunjukkan kepadaku suatu amalan yang bila aku amalkan niscaya aku akan dicintai Allah dan manusia.” Rasulullah Saw menjawab, “Hiduplah di dunia dengan berzuhud (bersahaja) maka kamu akan dicintai Allah, dan jangan tamak terhadap apa yang ada di tangan manusia, niscaya kamu akan disenangi manusia.” (HR. Ibnu Majah).

26. Hikmah Hari Ini: “Syaqiq ibn Ibrahim ditanya, “Bagaimana dapat mengetahui sayakah orang yang saleh. Apakah sebab orang berkata, ‘Saya orang saleh?”. Syaqiq menjawab, “Tunjukkan rahasiamu pada orang saleh, bila mereka ridha kamu termasuk golongan mereka. Tawarkan dunia pada nuranimu. Jika kau menolaknya, itulah salah satu tanda. Hadapkan maut pada dirimu. Bila kau berani menerima, kaulah orang saleh itu. Bila ketiganya ada pada dirimu mintalah pada Allah selalu jauhkan riya’ dari amalmu supaya tak dirusak dan lebur jadi debu.” (Hikmah dari Langit, Yusuf Mansur. Penerbit Pena)

27. Hikmah Hari Ini: Orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (al-Baqarah: 277)

28. Hikmah Hari Ini:

Tiga Renungan Saat di Cela:

(1) Jika engkau tidak merasa memiliki aib seperti yang di katakannya, boleh jadi engkau memiliki aib yang sama. Bersyukurlah kpd Allah SWT krn banyak aibmu yang ditutupi.

(2) Tindakannya itu merupakan penebus bagi dosa-dosamu.

(3) Jika dia tetap mencelamu, maka berdoalah agar dosanya diampuni Allah SWT. (Ibnu Qudamah)

29. Hikmah Hari Ini : Rasulullah SAW bersabda,” Di dalam surga terdapat pintu yang bernama bab ad-dhuha ( pintu dhuha ) dan pada hari kiamat nanti ada orang yang memanggil,” Di mana orang yang senantiasa megerjakan sholat dhuha ? Ini pintu kamu, masuklah dengan kasih sayang Allah.” ( H.R. at-Tabrani).

30. Hikmah Hari Ini :” Hidup bersahaja, selalu saja mempesona karena cermin dari pribadi yang tak diperbudak bermegah-megah, tak ditipu oleh hawa nafsu. ( KH. Abdullah Gymnastiar ) “

31. HIkmah Hari Ini: Tidak jarang kita menghargai pekerjaan sebatas pada uang atau upah yang diterima. Kerja akan bernilai lebih jika itu menjadi kebanggaan bagi kita. Sekecil apapun peran dalam sebuah pekerjaan, jika kita kerjakan dengan sungguh-sungguh akan memberi nilai kepada manusia itu sendiri. Dengan begitu, setiap tetes keringat yang mengucur akan menjadi sebuah kehormatan yang pantas kita perjuangan.

32.Hikmah Hari Ini:Sesungguhnya dalam penciptan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata). �Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. . . . (QS. Ali Imran 190-191)

33. Hikmah Hari Ini:

Ku Ingat Engkau saat alam begitu gelap gulita

dan Wajah Zaman berlumuran debu hitam

Ku sebut nama-Mu dengan lantang disaat fajar menjelang

Dan fajarpun merekah seraya menebar senyuman indah

Betapa pun ku lukiskan keagungan_Mu dengan deretan huruf,

Kekudusan-Mu tetap meliputi semua arwah

Engkau Tetap Yang Maha Agung

Sedang semua makna akan lebur mencair

di tengah keagungan_Mu, Waha Rabb_Ku…

Dr. Aidh Al-Qarni_La Tahzan

34. Hikmah Hari Ini:Al-Baqarah: 216,”…boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui,”

35. Hikmah Hari Ini:Untuk Apa Allah Menguji,Surah Al-Ankabut ayat 2-3:Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan:”Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.

36.Hikmah hari Ini:Suatu hari, Imam al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu Imam beliau bertanya beberapa hal. Pertama, “Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?.

kedua. “Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?”.

ketiga. “Apa yang paling besar di dunia ini?”.

keempat adalah, “Apa yang paling berat di dunia ini?”.

kelima adalah, “Apa yang paling ringan di dunia ini?”.

keenam adalah, “Apakah yang paling tajam di dunia ini?”.

yang paling dekat dengan kita adalah “Mati”. Sebab itu sudah janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. (QS. Ali Imran 185)

yang paling jauh adalah masa lalu, karena masa lalu tidak akan pernah kembali

yang paling besar di dunia adalah nafsu, sering sekali kita tidak bisa menahan nafsu diri sendiri

yang paling berat di dunia ini adalah “memegang AMANAH”

yang paling ringan di dunia ini adalah ‘meninggalkan SHALAT’. Gara-gara pekerjaan kita tinggalkan shalat, gara-gara meeting kita juga tinggalkan shalat.

Hikmah Hari Ini:Dalam kitab Riyadhus Shalihin, Imam Nawawi memaparkan hadits-hadits yang berkenaan dengan keutamaan membaca Al-Qur’an. Di antaranya:

1. Akan menjadi syafaat bagi pembacanya di hari kiamat.2. Mendapatkan predikat insan terbaik.

3. Mendapatkan pahala akan bersama malaikat di akhirat, bagi yang mahir mambacanya.

4. Mendapatkan pahala dua kali lipat, bagi yang belum lancar

5. Akan diangkat derajatnya oleh Allah

6. Mendapatkan sakinah, rahmat, dikelilingi malaikat, dan dipuji Allah di hadapan makhluk-Nya.

38. Hikmah Hari Ini:“Sesungguhnya Allah jika menghendaki membinasakan seorang hamba, maka Dia mencabut dari orang itu rasa malu. Jika telah tercabut darinya rasa malu, engkau tidak menjumpai orang itu kecuali bergelimang dosa. Jika engkau tidak menjumpai kecuali bergelimang dosa, dicabut (pula) dari dirinya amanah. Apabila telah dicabut darinya amanah, engkau tidak menjumpainya kecuali sebagai orang yang berkhianat dan dikhianati. Jika engkau tidak menjumpainya kecuali dalam keadaan berkhianat dan dikhianati, maka dicabut darinya rahmat (Allah). Apabila telah dicabut darinya rahmat (Allah), engkau tidak menjumpainya kecuali dalam keadaan terkutuk dan terlaknat. Jika engkau tidak menjumpainya kecuali dalam keadaan terkutuk dan terlaknat, maka dicabut darinya ikatan dengan Islam. (HR. Ibnu Majah)”

39. Hikmah Hari Ini:”Hendaknya kita mengukur ilmu bukan dari tumpukan buku yang kita habiskan. Bukan dari tumpukan naskah yang kita hasilkan. Bukan juga dari penatnya mulut dalam diskusi tak putus yang kita jalani. Tapi dari amal yang keluar dari setiap desah napas kita”.

Ibnul Qayyim Al Jauziyyah

40.Hikmah Hari Ini: dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan mushibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik. al maidah 49

41. Hikmah Hari Ini:Carilah hatimu di tiga tempat, saat mendengar Al-Qur’an, di tempat majelis dzikir dan saat-saat menyendiri. Bila engkau tidak mendapatinya, maka mohonlah kepada Allah agar Dia menganugerahkan hati (yang baru) kepadamu, karena sesungguhnya engkau sudah tidak lagi memiliki hati.

42. HIkmah Hari Ini:Bersama kegembiraan pasti ada kesedihan. Tiada rumah yang mendapatkan kenikmatan, melainkan mendapatkan pula pelajaran. Masing-masing kalian adalah tamu, sedangkan hartanya adalah pinjaman. Setiap tamu akan segera pulang, sedangkan pinjaman dikembalikan kepada pemiliknya.

Diambil dari: Menjadi Kekasih Allah, Bersama Pakar Rohani Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah, Penerbit Pustaka At-Tibyan

43. Hikmah Hari Ini:SAIDINA ALI KARRAMALLAHU WAJHAH BERKATA:

1. Tiada solat yang sempurna tanpa jiwa yang khusyu’

2. Tiada puasa yang sempurna tanpa mencegah diri daripada perbuatan yang sia-sia

3. Tiada kebaikan bagi pembaca al-Qur’an tanpa mengambil pangajaran daripadanya

4. Tiada kebaikan bagi orang yang berilmu tanpa memiliki sifat wara’

5. Tiada kebaikan mengambil teman tanpa saling sayang-menyayangi

6. Nikmat yang paling baik ialah nikmat yang kekal dimiliki

7. Doa yang paling sempurna ialah doa yang dilandasi keikhlasan

8. Barangsiapa yang banyak bicara, maka banyak pula salahnya, siapa yang banyak salahnya, maka hilanglah harga dirinya, siapa yang hilang harga dirinya, bererti dia tidak wara’, sedang orang yang tidak wara’ itu bererti hatinya mati

SAIDINA UTHMAN BIN AFFAN RADHIALLAHU ANHU BERKATA:

Antara tanda-tanda orang yang bijaksana itu ialah:

1. Hatinya selalu berniat suci

2. Lidahnya selalu basah dengan zikrullah

3. Kedua matanya menangis kerana penyesalan (terhadap dosa)

4. Segala perkara dihadapaiya dengan sabar dan tabah

5. Mengutamakan kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia.

44. Hikmah Hari Ini:”Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Barang siapa yang mengikuti langkah-langkah setan itu menyuruh perbuatan yang keji dan mungkar. Sekiranya tidak karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian niscaya tidak seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan keji dan mungkar) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah maha mendengar lagi maha mengetahui”.QS An Nur:21

45. Hikmah Hari Ini:Barang Siapa yang menjadikan Akhirat sebagai harapannya, maka Allah akan memberikan kepuasan dalam hatinya, menghimpun segala impiannya, dan dunia pun akan mendatanginya dengan merunduk. Barang siapa yang menjadikan Dunia sebagai cita-citanya, maka Allah akan menjadikan kemiskinan di depan matanya, membuyarkan segala impiannya, dan dunia pun tidak akan mendatanginya melainkan apa yang telah ditentukan baginya. (HR. Turmudzi)

46. Hikmah Hari Ini:“Tidakkah engkau mengetahui bahwa sesungguhnya bertasbih kepada Allah siapa pun yang ada di petala langit dan bumi, dan burung dengan mengembangkan sayapnya. Sungguh setiap sesuatu mengetahui cara shalatnya dan cara tasbihnya masing-masing. Dan Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang mereka kerjakan.” (Q. S. An-Nuur [24] : 41)

47. Hikmah Hari Ini:“Dan Dia memberikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusanNya. Sungguh, Allah telah menentukan bagi setiap sesuatu” QS 65:3.

48. Hikmah Hari Ini:Barangsiapa yg ingin meninggalkan dunia dlm keadaan selamat maka hendaklah ia mengamalkan 10 perkara:

* Hak kpd diri: mengurangkan tidur, mengurangkan makan, percakapan dan berpada-pada dgn rezeki yd ada.

* Hak kpd malaikat maut: mengqadakan kewajipan2 yg tertinggal,mendapatkan kemaafan dr org yg dzalimi, membuat persediaan utk mati dan merasa cinta kpd ALLAH

* Hak kpd kubur: membuang tabiat suka mneabur fitnah, tabiat kencing merata-rata, memperbanyakkan solat tahajjud dan membantu org yg dizalimi.

* Hak kpd Munkar dan Nakir : tidak berdusta, berkata benar, meninggalkan maksiat dan nasihat menasihati.

* Hak kpd mizan(neraca timbangan amalan pada hari kiamat): menahan kemarahan, byk berzikir, mengikhlaskan amaln dan sanggup menahan kesulitan.

* Hak kpd sirat(titian yg merintangi neraka pada hari kiamat): mmbuang tabiat suka mengumpat, warak, suka membantu orang beriman dan suka berjamaah.

* Hak kpd Malik(malaikat penjaga neraka): menangis lantaran takutkan ALLAH s.w.t, berbuat baik kpd ibu bapa, bersedekah ketika terang-terangan serta sembunyi dan memperelokkan akhlak.

* Hak kpd Ridhzuan(malaiakt penjaga syurga): merasa redha kpd qadha’ ALLAH, bersabar menerima bala, bersyukur ke atas nikmat ALLAH dan bertaubat dr melakukan maksiat.

* Hak kpd Nabi MUhd SAW: berselawat ke atasnya, berpegang dgn syariat, bergantung kpd al sunnah (hadith), menyayangi para sahabat dan bersaing dlm mencari kelebihan dari ALLAH.

* Hak kpd ALLAH s.w.t: mengajak manusia ke arah kebaikan, mencegah dari kemungkaran, menyukai ketaatan dan membenci kemaksiatan.

49. Hikmah Hari Ini:”Ditutupnya pintu taufiq Allah karena enam hal: Pertama,

sibuk dengan nikmat dan lupa bersyukur. Kedua, kecintaan

terhadap ilmu tetapi tidak mengamalkannya. Ketiga, cepat

berbuat maksiat dan lambat bertobat. Keempat, bergaul

dengan orang saleh tetapi tidak meneladani mereka. Kelima,

dunia meninggalkannya tetapi dia mengejarnya. Keenam,

akhirat mendatanginya tetapi dia berpaling darinya.”

[syaqiq bin Ibrahim, wafat: 194 H]

Hikmah Hari Ini:“Sesungguhnya Allah telah menetapkan atas diri anak keturunan Adam bagiannya dari zina. Dia mengetahui yang demikian tanpa dipungkiri. Mata itu bisa berzina, dan zinanya adalah pandangan. Lidah itu bisa berzina dan zinanya adalah perkataan. Kaki itu bisa berzina dan zinanya adalah ayunan langkah. Tangan itu bisa berzina dan zinanya adalah sentuhan. Hati bisa berzina dengan keinginan dan angan-angan. Baik kemaluan membenarkan yang demikian itu atau mendustakannya.” (H.R. Bukhari, Muslim, An-Nasai, dan Abu Dawud). “Wahai Ali, janganlah engkau susuli pandangan dengan pandangan lagi, karena yang pertama menjadi bagianmu dan yang kedua bukan lagi menjadi bagianmu (dosa atasmu)” (H.R. Ahmad, Tirmidzi, dan Abu Dawud).

50. Hikmah Hari Ini:“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan,kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun” . (QS al-Baqarah [2] : 155-156)

51. HIkmah Hari Ini:”Berniat saja hambaKu akan melakukan suatu kebaikan sudah aku sediakan untuknya satu pahala. Kalau sudah sampai dia melakukan niatnya itu, akan Aku sediakan untuknya paling sedikit 10 pahala, bahkan ada yang sampai 700 pahala. Sebaliknya, bila dia hanya berniat saja akan melakukan sesuatu kejahatan Aku diamkan. Kalau sampai dilaksanakannya, Aku akan catat untuknya satu dosa”. ~Hadits Qudsi, Riwayat Tirmidzi dari Abu Hurairah

52. Hikmah Hari Ini:Dari Ibnu Mas’ud Radhiallaahu anhu , Nabi Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, artinya,

“Setiap mukmin yang meneteskan air mata karena takut kepada Allah walau hanya sekecil kepala seekor lalat, lalu air matanya itu membasahi pipinya niscaya Allah haramkan neraka untuk menyentuhnya” (HR.Ibnu Majah, al-Baihaqi dan Ashbahâni )

53. Hikmah Hari Ini: “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Hujuraat:12)

54.Hikmah Hari Ini:”Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya” (QS. Al-Israa’:36)

Coretan tentang Waktu

Satu detik tanpa keyakinan

akan jadi satu detik tanpa keoptimisan

 

Satu menit tanpa gagasan

akan jadi satu menit tanpa ilmu dan dorongan

 

Satu jam tanpa aksi nyata

akan jadi satu jam tanpa manfaat

 

Satu hari tanpa kedisiplinan

akan jadi satu hari tanpa keberhasilan

Satu bulan tanpa perencanaan

akan jadi satu bulan tanpa peningkatan

 

Satu tahun tanpa target dan capaian

akan jadi satu tahun tanpa prestasi

 

Satu dasawarsa tanpa buah karya

akan jadi sepuluh tahun tanpa kesabaran

 

Satu dekade tanpa ketangguhan

akan jadi dua puluh tahun tanpa kedewasaan

 

Satu kali hidup tanpa arah dan cita-cita

akan jadi hidup tanpa makna dan harapan

 

Maka, apa arti dalam hidupmu:

 

Satu kali hidup ? Satu dekade? Satu dasawarsa?

Satu tahun? Satu bulan?

Satu minggu? Satu hari?

Satu jam? Satu menit?

Satu detik?

 

@Rupo Kenchoguchi 236

-2 days before Nyuugaku Shiken-

Welcome Back to Japan!

Harapan, keyakinan dan doa di hari ini adalah kenyataan di masa depan..

Genggam erat mimpimu..

Biarkan ia menjadi visi yang menjiwai setiap langkahmu ke depan..

Dan Membuat langkahmu Tegap tak tergoyahkan..

Masih sangat teringat jelas dalam benak ini. 6 setengah tahun yang lalu, ketika kaki akan melangkah meninggalkan negeri sakura setelah selesai menyelesaikan sebuah program pertukaran pelajar; AFS yang penuh pengalaman hidup. Saat itu ada sebuah  harapan untuk kembali ke negeri ini. Negeri yang bagiku adalah negeri antah berantah yang begitu nyaman penuh keteraturan. Dan berbekal rasa penasaran untuk menimba ilmu dari negara yang sudah lebih dahulu maju ini, maka ketika ada kesempatan untuk menempuh beasiswa studi ke sana, saya tidak sia-siakan.

Alhmdulillah, ikhtiarku yang sebenarnya biasa-biasa saja ternyata dipertemukan dengan takdirNya.

Maka tanggal 3 Oktober lalu, dengan pesawat JAL JL726, saya berangkat dari Bandara Soekarno Hatta. Bersama para pejuang akademik lainnya, kami berpisah dengan keluarga di tanah air dan menatap langit penuh tantangan ke negeri Sakura. Sebuah kesempatan yang saya pun tak menyangka akan menerimanya seawal ini, yaitu sebagai penerima beasiswa MONBUKAGAKUSHO/MEXT (Kementerian Pendidikan Jepang). Saya ditempatkan di Kyushu University (Kyuudai), universitas ketiga yang paling banyak dituju oleh mahasiswa asing di Jepang. Lokasinya di Kota Fukuoka, sebuah kota besar di pulau Kyushu. Saya memperoleh beasiswa sebagai research student selama setahun dan selanjutnya program S2 yaitu program MBA di Kyushu University Business School (QBS) selama dua tahun.

Tanggal 4 Oktober 2010 pagi hari, aku tiba di Bandara Narita, Tokyo yang tepatnya ada di Chiba-ken, lalu lanjut ke penerbangan domestik ke Fukuoka. Sebuah kota yang saya yakin Allah telah memilihnya sebagai lokasi terbaik untuk saya tuju. Dan benarlah, dibanding Tokyo, Fukuoka memang lebih tenang. Dan komunitas muslim di kota ini juga cukup banyak, bahkan terdapat mesjid Fukuoka yang dapat ditempuh sekitar sepuluh menit naik sepeda dari kampus. Subhanallah.. benar-benar kota dan kampus pilihanNya.

Maka ditemani dengan sepeda putih, aktivitasku dari asrama ke kampus pun dimulai. Syukurlah hanya sekitar 15 menit naik sepeda. Seperti halnya di Tokyo dulu, hingga saat ini, aktivitas bersepeda di tengah udara Fukuoka yang bersih serta suasana kota yang aman, masih menajdi aktivitas favoritku. Meski Jepang sudah modern, sepeda memang sangat mudah ditemukan disana-sini. Dan sangat nyaman untuk mobilitas sehari-hari. Alhamdulillah,, lagi-lagi aku merasa banyak sekali bantuan berdatangan selama berada di sini, mulai teman seasrama Mbak Fatma yang juga orang indonesia di kamar sebelah yang suka masak bersama, lalu mbak Dewi-suami-dan Arfan-kun yang memberiku gambaran bagaimana menempuh studi sementara punya 1 anak batita, lalu profesor ku Iwata sensei yang sangat kooperatif dan perhatian sekali dalam membimbingku, serta tutor ku Yamada-san yang memberi guidance dan persiapan menuju tes masuk S2. Selain itu, di mesjid pun bertemu dengan teman2 muslimah dari berbagai negara yang menginspirasi dengan kasih sayang mereka. Doa-san dari mesir, Ruba-san dari bangladesh, Najia-san, Sakina-san, Hitomi-san, dan Kaori-san yang merupakan mualaf asal Jepang, membuatku merasa melihat makin luasnya dunia dipenuhi rahmat Nya di mana-mana. Subhanallah..

Saat ini, untuk bisa memulai program S2 di bulan April 2011, maka saya harus melewati tes masuk S2 terlebih dahulu. Maka sebenarnya masa research student adalah masa persiapan menuju S2 yang diisi dengan pendalaman bahasa Jepang serta persiapan tes masuk S2. Setelah mengisi formulir dan membuat karangan dalam bahasa Jepang 4 halaman, Bulan november tgl 6 dan 7 nanti akan ada tesnya untuk MBA-QBS. hmm.. tesnya berupa wawancara dalam bahasa Jepang dan tes tertulis bahasa Inggris. hmm.. Bismillah,, semoga dipermudah,,

Memang masalah bahasa adalah yang cukup perlu diantisipasi. Karena sebagian besar mata kuliah akan diajarkan dalam bahasa Jepang. Dengan huruf kanjinya yang luar biasa barang baru bagi orang indonesia. Tapi syukurlah saat pertukaran pelajar AFS dulu saya sudah membawa oleh-oleh sertifikat JLPT N2 dan saat ini ada pendalaman bahasa Jepang juga di kampus. Kendala bahasa masih bisa teratasi. Yang kemudian harus dijaga adalah, masalah mental kita sendiri. Harus ada keyakinan bahwa kita mampu menempuh program dan lulus pada waktunya. Karena bagaimanapun untuk level S2, bahasa Jepang yang digunakan adalah level akademik. Sehingga butuh bekal bahasa yang cukup untuk penyerapan ilmu yang optimal. Sementara saat ini kondisi bahasa Jepang saya tentunya sudah banyak menurun di banding 6,5 tahun lalu. Tapi insya Allah perlahan tapi pasti akan bertambah terus seiring ikhtiar dalam belajar yang dilakukan. Berteman dengan banyak orang Jepang dan membiasakan diri untuk berhadapan dengan teks bahasa Jepang akan mempercepat kemampuan bahasa kita. hmm.. saat ini pun saya sangat penasaran untuk bisa membaca textbook bahasa Jepang yang penuh huruf kanji, semoga di bulan April 2011 nanti saya sudah berprogress signifikan. Hmm.. so challenging..

Di hari ini pun, sebuah pertemuan dengan Dean of Economic Faculty Kyuudai, beliau memberi pesan yang sangat membekas dan sangat meng-encourage. Yang dari sorot matanya terdapat keyakinan terhadap saya dan kebanggaan akan keberadaan saya di fakultasnya. Mahasiswa asing yang datang dengan memperoleh beasiswa dari pemerintah Jepang memang dianggap sebagai mahasiswa yang istimewa oleh mereka. Semoga saya tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikannya.

Maka, berangkat dan melangkah ke sini, adalah untuk sebuah kemajuan dan prestasi. Untuk sebuah pembuktian bahwa waktu yang telah diberikanNya dimanfaatkan sebaik-baiknya. Bukan untuk kesia-siaan dan kekhawatiran. InsyaAllah semoga Allah selalu membimbing langkah kaki ini.. Dan menjadikan setiap titik ilmu yang didapat di negeri ini menjadi bermanfaat tidak hanya bagi diri sendiri namun juga banyak orang di Indonesia dan di dunia. Amin..

at the corner of Keizai gakubu, Kyuudai

-2 weeks before Nyuugaku shiken-

Fukuoka City

Mesjid An-Nuur Fukuoka yang baru diresmikan bulan April 2009 lalu

Kyushu University Hakozaki Campus

8-8-2010 :Ketika Hari Itu Bertajuk `Pernikahan`

Ketika dua hati telah dihimpun atas dasar iman

Maka tak akan ada yang mampu memutusnya

Kecuali iman itu telah tercabut dari hatinya..

Rasanya universitas kehidupan ini bergulir dengan begitu dinamisnya dan unpredictable. Banyak hal yang datang mengisi indahnya kehidupan ini yang kesemuanya adalah berisi anugerah Allah saja. Episode demi episode silih berganti berdatangan menghampiri. Satu persatu check list perencanaan hidup terjalani. Semua episode ini adalah karena kehendakNya semata. Termasuk sebuah episode kehidupan yang bernama pernikahan..

Mungkin salah satu alasan Allah membuatku salah menuliskan kode soal saat SPMB (selain karena bakatku bukan di kedokteran) adalah bahwa Allah bermaksud mempertemukanku dengan seseorang yang akan menjadi imam dalam hidupku. Dengan gagal SPMB aku masuk ke kampus yang masuk ke list kampus cadangan, IT Telkom. Yang aku terus berhusnudzon bahwa Allah sudah menyiapkan rencana yang lebih baik daripada rencana seorang anak ingusan bernama Herpin=) Maka benarlah, banyak sekali hal-hal indah dan luar biasa yang berada di luar kemampuanku yang terwujud saat berkuliah di kampus ini. Yang membuat ku semakin `berdecak kagum`akan kuasaNya.. prestasi akademis dan aneka kompetisi, berkesempatan pertukaran mahasiswa, membangun enterprise, berada di tengah orang2 yang begitu mencintai Mesjid dan Qur`an, mendapat beasiswa S2 ke Jepang, dan bahkan anugerah pernikahan. semuanya benar-benar hanya karena Allah yang memberikan jalan dan anugerahNya.. subhanallah..

Kali ini izinkan saya untuk meng-highlight mengenai pernikahan.

Pada tanggal 8 Agustus 2010 (8-8-10) pukul 8 s.d 10 di mesjid UI Depok alhamdulillah telah dilangsungkan akad nikah sederhana.  Sebuah hari yang sayapun tidak menyangka ternyata Allah telah menetapkan hari itu menjadi hari sakral itu. Saya rasa prosesnya cukup unik karena hanya sekitar tiga mingguan sejak pertama kali saya memulai proses taaruf (menerima biodata) dengan Sang ikhwan hingga hari akad nikah.

Beliau datang justru ketika saya sedang berpasrah diri tentang siapa dan kapan saya akan menikah. Saya serahkan semuanya pada Allah. Karena seperti apapun target yang telah kita pasang, meski sekitar dua bulan lagi saya sudah harus ke Jepang, hanya Allah yang tahu waktu yang terbaik. Saya ridho saja dengan ketentuan Allah. Entah jodoh saya ada di sini, atau ada di Jepang, baik orang Indonesia maupun orang Jepang, maka saya ikhlaskan semuanya. Karena Allah yang telah menetapkan semuanya. Saya merasa memenuhi pikiran dengan harapan ingin menikah akan membuat diri tidak produktif. Maka saya sibukkan diri dengan hal-hal lain yang produktif dan kontributif  dan mentralkan pikiran saya. Karena ini adalah hal yang hanya Allah saja yang berhak memutuskan. Bukan kita.

Maka, ternyata, justru di saat itulah justru dimulai proses yang sakral itu. Saya mendapat rekomendasi dari Ustadzah bahwa ada Ikhwan yang dirasa cocok dengan kriteria yang diinginkan dan pastinya baik di mata ustadzah. Kriteria saya pun tidak neko2. Dalam doa, yang seringkali saya ucapkan adalah “Ya Allah, izinkan saya untuk dipertemukan dengan PejuangMu yang sesungguhNya”. Bukan harus mereka yang ber IPK tinggi, atau berpenghasilan tinggi, ataupun pernah ke luar negeri. Saya sangat paham bahwa saya masih sangat kurang dalam hal Qur`ani, maka terutama ketika saya merasa di satu waktu sangat sulit menghafal Qur`an, sempat terucap dalam doa yang sngat dalam. Ada pengaharapan besar untuk dapat dimudahkan menghafal Qur`an. Karena rasanya prestasi2 duniawi yang mungkin saat ini telah Allah anugerahi, akan tidak ada apa2nya dibandingkan dengan perjuangan orang-orang yang menghafal Qur`an. Maka mengerucutlah keinginan saya tentang seperti apa sebaiknya pendamping saya nanti, dan itu saya tuangkan dalam kriteria yang saya harapkan yaitu penghafal Qur`an. Tidak harus 30 Juz, namun minimal beliau secara konsisten menghafal dan menjaga hafalan. Ini bukan perjuangan mudah terlebih lagi bagi yang hidup di dunia yang heterogen. Terlebih bagi laki2 yang banyak sekali godaan disana sini. Minimal mereka yang (insyaAllah) serius menjaga dirinya dengan hafalan Qur`an adalah orang-orang yang serius menjaga diri dari maksiat, bahkan sekecil apapun. Meski tak mungkin lepas dari kesalahan karena iapun bukan malaikat. Maka saya rasa, saya membutuhkan Imam dengan kriteria seperti ini, yang insyAllah bisa membimbing saya menuju akhirat yang dicita-citakan. Saya sangat yakin, dengan kriteria seperti apa kita memilih pendamping hidup, maka akan menentukan sisa kehidupan kita maupun kehidupan di akhirat kelak. Karena kemungkinan 50 tahun ke depan kita akan terus bersama dia, bahkan terus hingga di alam syurga nanti. Mengenai masalah dunia? InsyaAllah masalah dunia adalah hal yang DIJAMIN oleh Allah bagi orang-orang yang benar-benar berjuang menjadi orang yang mencari ridhoNya. Maka melihat diennya adalah nomor satu. InsyaAllah setelahnya Allah akan memudahkan termasuk masalah rizki.

Bisa jadi harapan ini hanya lah harapan, karena saya juga bukan siapa2 dalam dunia tahfidz Qur`an. Hafalan masih sangat sedikit sekali, maka entahlah Allah akan mengabulkan harapan ini atau tidak. Rasanya tidak pantas juga jika diri ini berharap yang terlalu tinggi sementara diri masih begini2 saja. Tapi Benar-benar Subhanallah.. ternyata, Langit menghendaki (InsyAllah) apa yang ada di hati saya. Dan ternyata ada orang yang seperti itu yang ternyata dengan tekad bulatnya mengajukan diri meminang saya dan menerima saya apa adanya. Meski beliau tahu saya kemungkinan besar akan meninggalkan dalam waktu 3 tahun ke depan. Hmm pilihan yang tak mudah memang. Tapi.. Ia bersedia menjalani. Mohammad Deni Akbar. Begitulah namanya. Subhanallah.

Prosesnya cukup mulus meski ada sedikit kekagetan di pihak keluarga karena waktunya sangat singkat. Tapi karena memahami alasannya, yaitu untuk menjalankan hal yang prinsip, dan betapa berkahnya nilai sebuah pernikahan bagi mereka yang telah mampu, maka alhamdulillah keluarga mengizinkan diadakannya akad nikah tgl 8 Agustus 2010 di mesjid UI. Ikhwannya adalah orang yang sebenarnya saya tahu namanya dan tahu orangnya karena dulu ketua SKI (kerohanian kampus). Meski satu kampus, rasanya kami tidak pernah bekerja sama langsung dalam sebuah tim dan sebagainya. Ajaib memang. Kami friend di fb, tapi tidak pernak kontak, dan saya cukup kenal dengan teman sekitarnya bahkan teman baiknya adalah kawan SMP-SMA saya. Tapi kami tidak pernah kenal secara langsung. Subhanallah.. mungkin ini cara Allah menjaga kami, supaya tidak ada tendensi dan subjektivitas sebelumnya.. Maka ketika shalat istikharah pun, aku pasrahkan semuanya, dan memohonkan biar Allah saja yang memberikan isyarat jika memang beliau adalah jodohku. Dan, ajaibnya, memang banayk tanda2 yang Allah kirimkan ketika shalat, ayat yang ditemui ketika baca Qur`an, bahkan nasyid yang diputar tanpa sengaja. Semua jawaban mengarah ke kata POSITIF. Saya sengaja tidak bertanya ke orang2 yang dikenal mengenai beliau. Agar proses ini terjaga, dan juga tidak menggunakan penilaian subjektif dari kacamata manuasia. Baru ketika sudah positif akan akad, saya baru mulai bertanya kepada teman tentang beliau. Agar proses mengenal karakter satu sama lain setelah menikah bisa terjadi lebih lancar.

Alhamdulillah.. Sungguh tak menyangka, ternyata episode kehidupan ini terlewati pula. Dan bagaimana kehidupan setelah menikah? Allah menunjukkan banyak sekali kebaikan akhlaq, kebiasaan ibadah, yang saya rasa cukup jarang saya temukan di sekitar saya sebelumnya. Alhamdulillah bisa menjadi teladan yang sangat baik. Untunglah dulu saya belum mengenal beliau langsung. =) Segala kekurangan di antara satu kami kami terima apa adanya. Saling memahami dan mengerti. Rasa damai begitu terasa di hati. Saya baru mulai memahami apa arti sakinah (tenteram) yang didoakan di tiap pernikahan kebanyakan orang. Semoga kami diberi keistiqomahan meniti jalan yang indah ini.

Di awal pun, saya sangat excited membayangkan bagaimana selanjutnya pernikahan dua orang yang belum mengenal karakternya satu sama lain. Ternyata hal tersebut tidaklah perlu dipikirkan dengan logika atau ditakutkan berlebihan. karena kita memilih karena Allah, berdasar penilaian Allah, maka Allah pun yang akan memudahkan jalan ke depannya. Semua berjalan sangat alamiah. Momen Ramadhan, Momen lebaran, bahkan momen suami yang sempat sakit typhus (mungkin lelah menyiapkan pernikahan yang begitu singkat waktunya)、menjadi momen yang mendekatkan kami dan semakin mengenalkan diri kami hingga ke sisi yang terdalam. Karakternya pun saling melengkapi. Yang satu sangat menekankan komunikasi, yang satu menekankan hal-hal logis matematis. Yang satu lomba pidato bahasa inggris, yang satu olimpiade matematika. sungguh perpaduan yang unik.

Sampai hari ini pun kami masih takjub dengan anugerah ini. Hal yang dalam roadmap hidupku tertulis menikah di bulan September 2010,  ternyata Allah mengizinkan di bulan agustus 2010. Tentunya pernikahan ini adalah poin yang sangat penting dalam kehidupan seorang manusia, terlebih bagi seorang muslim. Karena ini berarti menggenapkan setengah dien dalam diri kita. Alias menyempurnakan agama dalam diri kita. Tiada kata lain kecuali bahagia dengan senyum yang senantiasa menghiasi wajah penuh kesyukuran. Syukur karena kami mengakhiri status lajang kami dengan ending yang begitu indah disertai doa2 orang2 shaleh dalam sebuah akad nikah sederhana yang syahdu. Syukur karena akhirnya kami dapat mengakhiri masa lajang kami dengan perjuangan panjang menjaga kehormatan diri. Di antara kami berdua memang seumur hidup belum pernah pacaran. Dan memang benar, pacaran setelah menikah jauh lebih indah, berkah dan hukumnya halal pastinya. Alhamdulillah..Semoga pernikahan ini tidak hanya menjadi berkah bagi kami tetapi juga bagi keluarga, saudara-saudara seiman seperjuangan serta semua yang Allah kehendaki.

Semoga Allah menetapkan ikatan karena iman ini. Meskipun kami akan berpisah untuk sementara waktu, namun komitmen di hati kami insyaAllah jauh lebih luas daripada kerikil-kerikil yag ditemui di perjalanan. terlebih Long Distance Relationship saat ini sudah sangat mudah karena canggihnya tekonologi yang ada. Kamipun berharap akan muncul generasi-genarasi shaleh shalehah yang penuh ilmu dan amal  yang bisa menjadi kontribusi yang positif dan nyata bagi kebaikan di bumi hingga di akhirat. Amin..

-in a corner of Keizai-gakubu Kyudai, Fukuoka-

medio October 2010

Instant Enterpreneurship vs Truly Enterpreneurship

Jika 4 persen saja dari penduduk Indonesia menjadi pengusaha, maka Indonesia akan bebas dari pengangguran. Saat ini, baru 0.18 % dari total penduduk kita berstatus pengusaha. Padahal negara-negara maju seperti USA, memiliki pengusaha 2% dari total penduduknya. Dan bahkan Singapore yang hanya terdiri dari 1 pulau kecil, 7 % nya adalah pengusaha sehingga kemakmuran begitu merata di negara ini.

Maka, mengutip perkataan Pak Ciputra dalam Workshop Program Mahasiswa Wirausaha 2009 di DIKTI, Jakarta, setelah beliau merenungkan lama tentang apa sebenarnya kunci pembangkit bangsa ini.. Pendidikan kah? banyak sekali orang Indonesia yang pintar bahkan diakui di dunia internasional. Namun masih saja indonesia belum sejahtera. Teknologi kah? Fase Indonesia saat ini bukanlah technlogy maker, maka kontribusi teknologi untuk mensolve problem major kita belum besar. Dalam fase negara berkembang seperti Indonesia, maka major problem yang dihadapi adalah tidak jauh dari masalah ekonomi masyarakat. Maka setelah beliau merenung, maka jawabannya menurutnya adalah Enterpreneurship. Dimana kita bayangkan saat ini banyak sekali lulusan perguruan tinggi pun lulus dalam keadaan bingung akan kemana. Maka diperlukan inisiatif-inisiatif kreatif di masyarakat yang dapat membuka kesempatan kerja dan menyerap sebanyak-banyaknya tenaga kerja.

Namun, ide yang sangat memberi angin segar ini, tak selalu memperoleh perhatian sepenuhnya. Banyak sekali orang yang dielukan setelah sukses menjadi pengusaha namun saat dulu pertama kali ia memutuskan menjadi pengusaha, mungkin banyak ketidak yakinan dari orang sekitar yang terlontar bahkan cemoohan maupun cacian. Terutama jika ia berada di lingkungan akademis yang kuat yang ter-mind set setelah lulus kuliah harus bekerja dengan mapan di berbagai perusahaan nasional maupun multinasional. Enterpreneurhip memang jalan yang tidak mudah. Every beginning is hard. Tapi memang keberhasilan itu tak dilewati di atas jalan yang mulus tanpa kerikil.

Wihh berat.. Honestly, secara filosofi, enterpreneurship memang berat. Jalan yang unik, yang berada di luar track yang normal dilakukan orang-orang pada umumnya. (berarti abnormal ya? hehe..) Jika Anda berbekal IP tinggi, prestasi segudang, tentu akan besar kesempatan untuk memperoleh posisi yang baik dengan salary yang mumpuni di perusahaan bonafid. Namun bukan itu yang dicari. Justru kepuasan ketika berkarya menciptakan sesuatu dan mengembangkan sesuatu, lebih mengasyikan daripada memperoleh sesuatu yang dengan cukup mudah diperoleh. Terlebih, enterpreneurship ini memang menyimpan sebuah solusi yang real bagi permasalahan bangsa. Bayangkan saja jika 30 persen saja lulusan perguruan tinggi bisa membuka lapangan kerja, maka berapa banyak orang-orang di luar sana yang akan tertolong hidupnya. Ribuan bahkan jutaan orang akan tertolong.

Rasanya ini lebih nikmat daripada kita terikat bekerja di sebuah perusahaan dan saat itu kita menikmati hasilnya untuk diri kita sendiri. Tapi di perusahaan yang Anda buat sendiri, maka selain Anda juga membangun aset ekonomi Anda, Anda juga membantu beberapa keluarga untuk bertahan hidup. Maka tak ayal lagi, enterpreneurship adalah jalan bagi Anda yang ingin berbuat lebih demi kemanfaatan. karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat.

Namun sekarang ini, ada beberapa paradigma yang perlu dirubah tentang bagaimana kita melihat enterpreneurship..

1. Kampanye Kaya Instan. Beneran tuh?

I should really underline here, that Enterpreneurship is not merely as a place for collecting money. Miris sekali saat ini banyak kampanye-kampanye yang tidak cerdas yang menggiring orang untuk berbisnis dengan cara instan dengan iming-iming kaya cepat. Baik di internet maupun praktik-praktik offline. Selama halal, apapun boleh dilakukan, tapi saya rasa berbisnis sangat sayang jika disempitkan artinya dengan sekedar mengumpulkan kekayaan dengan instan. Karena enterpreneurship adalah sebuah proses berjuang yang lebih mulia. Yang dengan usaha kita banyak value added dari produk yang ditawarkan. Banyak pula manfaat dan value yang tersemat di tiap layanannya. Maka nikmatilah enterpreneurship sebagaimana Anda menikmati hidup di dunia yang penuh berkah.

2. Enterpreneur don’t go to school.

Memang beberapa pengusaha ternama di dunia adalah hasil DO. Sebut saja Bill gates dan Steve Jobs. Memang ada yang belajar enterpreneurship dari instinct atau bakat alami. Sementara ada juga yang justru belajar dari apa yang dipelajari di bangku sekolah. Guyonan di sebuah talkshow mengatakan bahwa memang ada 3 tipe enterpreneur : 1. karena bakat, 2. karena kesadaran, 3. karena kepepet. Yang pasti saya yakin bahwa tiap tipe ini punya possibility yang sama untuk sukses di kemudian hari. Yang berbakat bisa memanfaatkan orang-orang berilmu untuk meningkatkan kualitas menajemen perusahaan. Orang-orang yang berilmu formal di sekolah pun (khususnya ilmu manajemen bisnis)  telah terbekali ilmu yang cukup untuk menjadi dasarnya dalam membangun perusahaan. Kalau dalam kaca mata saya, enterpreneur yang tidak ber-track record studi yang baik (punya pengalaman DO dsb) sangat dominan dalam kemampuan mengambil resiko. Dan memang seorang enterpreneur adalah orang-orang yang berani mengambil resiko dan melihat peluang-peluang yang tidak terbaca oleh orang lain. Namun jika ia pun dibekali ilmu formal yang mumpuni, maka saya pun yakin itu akan membantunya men step-up perusahaan dengan lebih sistematis dan terarah. Seorang enterpreneur juga memiliki keharusahan mempelajari ilmu manajemen (CEO mindset). Begitu pun seorang CEO, harus memiliki enterpreneur mindset yang visioner.

3. Enterpreneur tu santai dan ga kerja apa-apa.

Memang banyak saat ini campaign yang mengedepankan TIME FREEDOM yang mengisyaratkan kebebasan waktu di dunia enterpreneur. Memang itu sangat benar! karena kita lah yang akan men-set waktu kita sehingga Anda yang ibu-Ibu masih bisa bebas membesarkan dan mendidik anak-anak tanpa terikat jam kerja di kantor. Anda pun Bapak-bapak masih bisa menjalankan kegiatan Anda yang lainnya untuk bersosial dan sebagainya. Anda yang berkecimpung turut serta dalam kegiatan pembinaan pun masih banyak waktu yang bisa didedikasikan di sana. Namun bukan berarti bisnis Anda akan jalan dengan berpangku tangan saja. It equals with the effort u do. Berjuang untuk menstabilkan sistem dan membuatnya berkerja untuk Anda. It takes time, But the time freedom will indeed happen. Kedepankan work smart daripada work hard. Sehingga Anda masih bisa menikmati hari-hari Anda untuk kombinasi dengan hal-hal lain yang juga bermanfaat. Berolahraga, kegiatan sosial lingkungan, mendidik keluarga Anda, bersilaturahim ke kerabat, mengisi mentoring dan aneka kegiatan menyeru kepada kebaikan.

Sudahlah.. enterpreneurship terlalu mengasyikan untuk tidak dicoba..

Mulailah melangkah.. mulailah dari nol meski tak mudah. Tapi PASTI Allah akan menunjukkan jalanNya untuk orang-orang yang bersungguh-sungguh mencari kerihoanNya (lihat QS. Al-Ankabt:69)

Tak ada keberhasilan yang instan. Selamat menikmati the truly enterpreneurship..

Pantang Menyerah. Terus berkarya untuk umat..

@ corner of my enterpreneurship house..

HIKARI LANGUAGE CENTER

Serunya Menulis

Sudah lama sekali rasanya saya tidak menuangkan curahan jiwa dan perasaan dalam tulisan..

Setelah berkunjung ke blog teman yang salut bgta deh dia bisa isi dengan konsisten.. dengan pengalaman2nya yang informatif.. jadi tergelitik juga untuk kembali menulis dan mengikat makna dari berbagai peristiwa yang dialami..

hmm.. di suatu sore, saya tiba-tiba terdorong datang ke acara FLP Bandung yang bertempat di selasar Salman ITB. Sebetulnya baru aja tau dr fb via hp bahwa di sore itu ada acara FLP di sana. Otomatis saya yang dari dulu sebenrnya uda pengen banget join jadi langsung menarik teman saya yang tadinya niat ketemuan untuk juga ikutan tu acara.Yang ternayta ada juga beebrapa gelintir anggotanya adalah alumni iT Telkom. Bahkan ketuanya adalah Kak Dedi Setiawan, eks- ketua DPm. wah wah.. . dunia sempit ya memang..

Meski hanya beberapa belas menit terakhir.. tapi luar biasa insight yang saya dapat. Beberapa bait puisi dibacakan oleh seorang dosen unpad, Bapak Irfan Hidayatullah, yang sudah kuduga.. akan selalu memiliki sentuhan berbeda dari lingkungan yang biasa saya temui selama ini di kampus teknik. Jadi selalu teringat dengan kata-kata Bapak kita Taufiq Ismail. Bahwa, membaca karya sastra akan dapat melembutkan hatimu.. menjadi lebih peka lagi dalam merasa..

Melatih otak kanan, dengan membaca dan menyelami sastra memang sangat menyenangkan.. di balik untaian kata yang metaforis, kita belajar memaknai suatu momen dengan ungkapan yang berbeda dan penuh kecerdasan. Indah sekali ya..

Maka saya selalu salut dengan orang-orang yang memiliki kecerdasan perasaan yang begitu peka yang mampu menjalin kata dengan begitu indah dan mengalir. Meski metafora-metafora itu sendiri tak ada pakemnya.. ungkapkan saja.. dan rasakan saja di hati.. wihh.. subhanallah..

Dunia sastra dan kepenulisan saya mulai selami ketika SMP, dimulai dari debut di lomba membaca cerpen Islami sejabotabek..  waktu itu saya membaca cerpen nya Helvy Tiana Rosa, yang judulnya Jaring-jaring merah. Saya meranin peran jadi Inong, wanita yang menjadi gila karena diperkosa oleh pihak yang semena-mena saat peritiwa GAM di Aceh.. seru bgt lombanya dan bingun juga kenapa koq bisa jadi juara I padahal waktu itu sy peserta paling anak bawang.. Tapi eniwei, kebahagiaan ketika bisa berempati memerankan peran orang lain. Belajar menjadi orang lain.. merasakan deritanya.. meski tidak real.. membuat kita lebih wise dan berjiwa luas..

Di SMA, masih bisa bersentuhan dengan sastra, meski belum bisa diminta ngarang fiksi.. hehe.. ga jago imajinasi kykny ya.. masih sempat gabung di tim teater untuk nyeimbangin otak kiri yang tampak dominan bangt saat itu.. teater mengajarkan banyak hal, termasuk yang paling saya ingat adalah bagaimana meditasi memfokuskan pikiran ke dalam sebuah imajinasi kondisi tenang yang membuat naik angkot di kondisi super panas pun masih bisa menjadi berasa seperti lagi di depan air terjun yang berasa sejuk.. the power of meditation.

Well, my literature experience in college bisa dikatakan cukup menyedihkan karena sulit sekali menemukan komunitasnya. khususnya teater. Dan memang kembali aktivitas otak kiri sangat mendominasi dan cukup melupakan hobi nyastra ini.. Tapi karena jiwa menulis yang sebenarnya masih bersemayam, maka jadilah sebuah buletin yang berjudul Princess Zahra. yang sebenarnya isinya kumpulan anak-anak yang suka nulis dan mau mendedikasikan untuk tulisan-tulisan islami. 3 edisi alhamdulillah bisa terbit.. puas banget bisa nelurin buletin byang meski kecil banget tp dibuat dengan perjuangan.. hehe.. ingat banget gimana DP bikin animasi dan komik, trus nyari sponsor yang lumayan lah bisa bikin rame tu buletinnya.

Hmm… rasanya, memang makna akan kita ikat jika kita mampu menuliskan. Begitu kalau kata Pak Hernowo.

Tetap semangat menulis.. untuk terus memberi makna..

@hikari bjs

-setelah terinspirasi-

Dampak Medis Shalat Tahajud

(mengutip dari sebuah milis)

Sholat Tahajjud ternyata tak hanya membuat seseorang yang melakukannya
mendapatkan tempat (maqam) terpuji di sisi Allah (Qs Al-Isra:79) tapi
juga sangat penting bagi dunia kedokteran. Menurut hasil penelitian
Mohammad Sholeh, dosen IAIN Surabaya, salah satu shalat sunah itu bisa
membebaskan seseorang dari serangan infeksi dan penyakit kanker.

Tidak percaya?

Cobalah Anda rajin-rajin sholat tahajjud. “Jika anda melakukannya secara
rutin, benar, khusuk, dan ikhlas, niscaya Anda terbebas dari infeksi dan
kanker”. Ucap Sholeh. Ayah dua anak itu bukan
‘tukang obat’ jalanan. Dia melontarkan pernyataanya itu dalam
desertasinya yang berjudul ‘Pengaruh Sholat tahajjud terhadap
peningkatan Perubahan Response ketahanan Tubuh Imonologik: Suatu
Pendekatan Psiko-neuro-imunologi”

Dengan desertasi itu, Sholeh berhasil meraih gelar doktor dalam bidang
ilmu kedokteran pada Program Pasca Sarjana Universitas Surabaya, yang
dipertahankannya Selasa pekan lalu. Selama ini, menurut Sholeh, tahajjud
dinilai hanya merupakan ibadah salat tambahan atau sholat sunah.

Padahal jika dilakukan secara kontinu, tepat gerakannya, khusuk dan
ikhlas, secara medis sholat itu menumbuhkan respons ketahanan tubuh
(imonologi) khususnya pada imonoglobin M, G, A dan limfosit-nya yang
berupa persepsi dan motivasi positif, serta dapat mengefektifkan
kemampuan individu untuk menanggulangi masalah yang dihadapi (coping).

Sholat tahajjud yang dimaksudkan Sholeh bukan sekedar menggugurkan
status sholat yang muakkadah (Sunah mendekati wajib). Ia menitikberatkan
pada sisi rutinitas sholat, ketepatan gerakan, kekhusukan, dan
keikhlasan.

Selama ini, kata dia, ulama melihat masalah ikhlas ini sebagai persoalan
mental psikis. Namun sebetulnya soal ini dapat dibuktikan dengan
tekhnologi kedokteran. Ikhlas yang selama ini dipandang sebagai misteri,
dapat dibuktikan secara kuantitatif melalui sekresi hormon kortisol.

Parameternya, lanjut Sholeh, bisa diukur dengan kondisi tubuh. Pada
kondisi normal, jumlah hormon kortisol pada pagi hari normalnya antara
38-690 nmol/liter. Sedang pada malam hari-atau setelah pukul 24:00
normalnya antara 69-345 nmol/liter. “Kalau jumlah hormon kortisolnya
normal, bisa diindikasikan orang itu tidak ikhlas karena tertekan.

Begitu sebaliknya. Ujarnya seraya menegaskan temuannya ini yang
membantah paradigma lama yang menganggap ajaran agama (Islam)
semata-mata dogma atau doktrin.

Sholeh mendasarkan temuannya itu melalui satu penelitian terhadap 41
responden sisa SMU Luqman Hakim Pondok Pesantren Hidayatullah, Surabaya.

Dari 41 siswa itu, hanya 23 yang sanggup bertahan menjalankan sholat
tahajjud selama sebulan penuh. Setelah diuji lagi, tinggal 19 siswa yang
bertahan sholat tahjjud selama dua bulan. Sholat dimulai pukul
02-00-3:30 sebanyak 11* rakaat, masing masing dua rakaat empat kali
salam plus tiga rakaat. Selanjutnya, hormon kortisol mereka diukur di
tiga laboratorium di Surabaya (paramita, Prodia dan Klinika).

Hasilnya, ditemukan bahwa kondisi tubuh seseorang yang rajin bertahajjud
secara ikhlas berbeda jauh dengan orang yang tidak melakukan tahajjud.
Mereka yang rajin dan ikhlas bertahajud memiliki ketahanan tubuh dan
kemampuan individual untuk menaggulangi masalah-masalah yang dihadapi
dengan stabil.

“Jadi sholat tahajjud selain bernilai ibadah, juga sekaligus sarat
dengan muatan psikologis yang dapat mempengaruhi kontrol kognisi. Dengan
cara memperbaiki persepsi dan motivasi positif dan coping yang efectif,
emosi yang positif dapat menghindarkan seseorang dari stress,”

Nah, menurut Sholeh, orang stress itu biasanya rentan sekali terhadap
penyakit kanker dan infeksi. Dengan sholat tahajjud yang dilakukan
secara rutin dan disertai perasaan ikhlas serta tidak terpaksa,
seseorang akan memiliki respons imun yang baik, yang kemungkinan besar
akan terhindar dari penyakit infeksi dan kanker. Dan, berdasarkan
hitungan tekhnik medis menunjukan, sholat tahajjud yang dilakukan
seperti itu membuat orang mempunyai ketahanan tubuh yang baik.

Sebuah bukti bahwa keterbatasan otak manusia tidak mampu mengetahui
semua rahasia atas rahmat, nikmat, anugrah yang diberikan oleh ALLAH
kepadanya.

Haruskah kita menunggu untuk bisa masuk diakal kita???????

Seorang Doktor di Amerika ( Dr. Fidelma) telah memeluk Islam karena beberapa
keajaiban
yang di temuinya di dalam penyelidikannya. Ia amat kagum dengan penemuan
tersebut sehingga tidak dapat diterima oleh akal fikiran.
Dia adalah seorang Doktor Neurologi. Setelah memeluk Islam dia amat
yakin pengobatan secara Islam dan oleh sebab itu ia telah membuka sebuah
klinik yang bernama “Pengobatan Melalui Al Qur’an” Kajian pengobatan
melalui Al-Quran menggunakan obat-obatan yang digunakan seperti yang
terdapat didalam Al-Quran. Di antara berpuasa, madu, biji hitam (Jadam)
dan sebagainya.

Ketika ditanya bagaimana dia tertarik untuk memeluk Islam maka Doktor
tersebut memberitahu bahwa sewaktu kajian saraf yang dilakukan, terdapat
beberapa urat saraf di dalam otak manusia ini tidak dimasuki oleh darah.

Padahal setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk
berfungsi secara yang lebih normal.