Dua Cahaya Kecilku di Februari

Bulan Februari 2016.

Ada yang sangat spesial di bulan ini. Karena ada dua cahaya yang Allah kirimkan dalam hidup; Muhammad Kazuya Elfatih (Fatih) dan Abdurrahman Hiroshi Attaqiy (Taqiy). Fatih genap berusia 4 tahun tanggal 9 yang lalu, dan Taqiy genap berusia 1 tahun tanggal 24 yang lalu.

Tak disangka, di dalam panjangnya perjalanan roadmap kehidupanku, ada dua cahaya kecil yang Engkau anugerahkan. Mereka kecil karena memang mereka masih balita, tapi pun mereka adalah cahaya yang memberikan diri ini banyak hikmah dan pelajaran. Di antara list planning dan achievement dalam hidup, dua cahaya kecil ini seperti elemen yang `unpredictably exist`. Mengapa? Karena memiliki anak, menjadi ibu, adalah pemberian Allah yang extremely new things dan membuat saya (dan suami) jadi `merekonstruksi` planning-planning dalam hidup. Mengapa? Karena mereka begitu istimewa. Ada dua manusia baru yang dititipkanNya yang bukanlah sekadar amanah harta, atau benda mati lainnya, tapi amanah manusia yang bertumbuh dan memiliki masa depannya. Maka ada hak-hak dua cahaya kecil yang saya harus prioritaskan daripada hak-hak saya sendiri. Ada planning-planning dalam hidup yang saya sesuaikan demi tumbuh kembang terbaik mereka. Hmm.. jadi teringat bagaimana kisah cacing merah yang bergerak mendatangi Nabi Daud, ternyata cacing itu bisa berbicara dan ia diperintahkan Allah untuk bertasbih, tahmid, tahlil dan takbir 1000 kali di siang hari, serta bershalawat 1000 kali di malam hari. Subhanallah, bahkan hewan kecil saja Allah berikan makna sedemikian tinggi, yaitu untuk berdzikir pada Allah. Apalah lagi dengan dua manusia baru yang kehadiran mereka memiliki potensi sangat besar untuk memberatkan kebaikan di muka bumi ini. Dan saya lah yang Engkau berikan amanah menjadi ibu dari dua ruh Elfatih dan Attaqiy ini. Maa syaa Allah..

Di antara achievement duniawi dan amanah dalam hidup yang Engkau gariskan untukku selama ini, amanah dua cahaya kecil ini tampaknya yang memiliki makna sangat dalam bagi akhiratku kelak. Ya, karena mereka ini adalah titipanMu yang akan ditanyakan setelah matiku kelak. Mereka inilah investasi akhiratku yang dengan do`a-do`a mereka tak akan putus hingga setelah matiku, yang dengan keshalihan mereka, diri ini bisa terselamatkan di akhirat kelak. Maka achievement besar yang Engkau anugerahkan adalah jika mereka kelak termasuk ke dalam golongan orang shalih, yang Engkau anugerahkan syurga.

Ada kekhawatiran terkadang merayap dalam hati ini, bagaimanakah mereka kelak di masa depan? Bagaimana akhirat mereka kelak? Namun, membaca tuntunan Rasulullah yang dikutip di buku Prophetic Parenting membuat diri lebih lega, yaitu untuk membantu mereka berbakti. Kata membantu di sini berarti kita berikan mereka jalan, arahan, menyediakan sarana dan dukungan agar mereka menjadi orang yang  berbakti kepada Allah, rasulNya dan kepada orang tuanya. Bukan menuntut mereka untuk berbakti, tetapi membantu mereka. Kepada Allah saja kita menyerahkan hasil dari apa yang telah kita usahakan. Saat ini yang bisa kulakukan adalah menjadi ibu terbaik mereka dan senantiasa berucap do`a kebaikan. Namun ibu yang masih papa dalam ilmu dan amal ini, masih perlu terus belajar tuk mereguk ilmu, menebalkan bekal taqwa dan bahan bakar kesabaran. Robbi hablii minassholihiin.. Ya Rabb, jadikanlah mereka termasuk dalam golongan orang yang shalih.. Dekatkan mereka dengan Qur`an sehingga mereka senantiasa dekat denganMu.. Bukakan hati dan pikiran mereka dengan ilmu Islam, sehingga mereka memahami diri mereka dan berbahagia di dunia dan akhiratnya.. aamiin..

Mas Fatih dan Dek Taqiy, ummi yang masih jauh dari sempurna ini, yang ikhtiarnya masih begitu sedikit ini, hanya bisa bergantung pada Allah akan masa depanmu kelak, di dunia dan akhirat.

otanjoubi omedetou anak2ku! barakallahu fii umrikum..

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s