Welcome Back to Japan!

Harapan, keyakinan dan doa di hari ini adalah kenyataan di masa depan..

Genggam erat mimpimu..

Biarkan ia menjadi visi yang menjiwai setiap langkahmu ke depan..

Dan Membuat langkahmu Tegap tak tergoyahkan..

Masih sangat teringat jelas dalam benak ini. 6 setengah tahun yang lalu, ketika kaki akan melangkah meninggalkan negeri sakura setelah selesai menyelesaikan sebuah program pertukaran pelajar; AFS yang penuh pengalaman hidup. Saat itu ada sebuah  harapan untuk kembali ke negeri ini. Negeri yang bagiku adalah negeri antah berantah yang begitu nyaman penuh keteraturan. Dan berbekal rasa penasaran untuk menimba ilmu dari negara yang sudah lebih dahulu maju ini, maka ketika ada kesempatan untuk menempuh beasiswa studi ke sana, saya tidak sia-siakan.

Alhmdulillah, ikhtiarku yang sebenarnya biasa-biasa saja ternyata dipertemukan dengan takdirNya.

Maka tanggal 3 Oktober lalu, dengan pesawat JAL JL726, saya berangkat dari Bandara Soekarno Hatta. Bersama para pejuang akademik lainnya, kami berpisah dengan keluarga di tanah air dan menatap langit penuh tantangan ke negeri Sakura. Sebuah kesempatan yang saya pun tak menyangka akan menerimanya seawal ini, yaitu sebagai penerima beasiswa MONBUKAGAKUSHO/MEXT (Kementerian Pendidikan Jepang). Saya ditempatkan di Kyushu University (Kyuudai), universitas ketiga yang paling banyak dituju oleh mahasiswa asing di Jepang. Lokasinya di Kota Fukuoka, sebuah kota besar di pulau Kyushu. Saya memperoleh beasiswa sebagai research student selama setahun dan selanjutnya program S2 yaitu program MBA di Kyushu University Business School (QBS) selama dua tahun.

Tanggal 4 Oktober 2010 pagi hari, aku tiba di Bandara Narita, Tokyo yang tepatnya ada di Chiba-ken, lalu lanjut ke penerbangan domestik ke Fukuoka. Sebuah kota yang saya yakin Allah telah memilihnya sebagai lokasi terbaik untuk saya tuju. Dan benarlah, dibanding Tokyo, Fukuoka memang lebih tenang. Dan komunitas muslim di kota ini juga cukup banyak, bahkan terdapat mesjid Fukuoka yang dapat ditempuh sekitar sepuluh menit naik sepeda dari kampus. Subhanallah.. benar-benar kota dan kampus pilihanNya.

Maka ditemani dengan sepeda putih, aktivitasku dari asrama ke kampus pun dimulai. Syukurlah hanya sekitar 15 menit naik sepeda. Seperti halnya di Tokyo dulu, hingga saat ini, aktivitas bersepeda di tengah udara Fukuoka yang bersih serta suasana kota yang aman, masih menajdi aktivitas favoritku. Meski Jepang sudah modern, sepeda memang sangat mudah ditemukan disana-sini. Dan sangat nyaman untuk mobilitas sehari-hari. Alhamdulillah,, lagi-lagi aku merasa banyak sekali bantuan berdatangan selama berada di sini, mulai teman seasrama Mbak Fatma yang juga orang indonesia di kamar sebelah yang suka masak bersama, lalu mbak Dewi-suami-dan Arfan-kun yang memberiku gambaran bagaimana menempuh studi sementara punya 1 anak batita, lalu profesor ku Iwata sensei yang sangat kooperatif dan perhatian sekali dalam membimbingku, serta tutor ku Yamada-san yang memberi guidance dan persiapan menuju tes masuk S2. Selain itu, di mesjid pun bertemu dengan teman2 muslimah dari berbagai negara yang menginspirasi dengan kasih sayang mereka. Doa-san dari mesir, Ruba-san dari bangladesh, Najia-san, Sakina-san, Hitomi-san, dan Kaori-san yang merupakan mualaf asal Jepang, membuatku merasa melihat makin luasnya dunia dipenuhi rahmat Nya di mana-mana. Subhanallah..

Saat ini, untuk bisa memulai program S2 di bulan April 2011, maka saya harus melewati tes masuk S2 terlebih dahulu. Maka sebenarnya masa research student adalah masa persiapan menuju S2 yang diisi dengan pendalaman bahasa Jepang serta persiapan tes masuk S2. Setelah mengisi formulir dan membuat karangan dalam bahasa Jepang 4 halaman, Bulan november tgl 6 dan 7 nanti akan ada tesnya untuk MBA-QBS. hmm.. tesnya berupa wawancara dalam bahasa Jepang dan tes tertulis bahasa Inggris. hmm.. Bismillah,, semoga dipermudah,,

Memang masalah bahasa adalah yang cukup perlu diantisipasi. Karena sebagian besar mata kuliah akan diajarkan dalam bahasa Jepang. Dengan huruf kanjinya yang luar biasa barang baru bagi orang indonesia. Tapi syukurlah saat pertukaran pelajar AFS dulu saya sudah membawa oleh-oleh sertifikat JLPT N2 dan saat ini ada pendalaman bahasa Jepang juga di kampus. Kendala bahasa masih bisa teratasi. Yang kemudian harus dijaga adalah, masalah mental kita sendiri. Harus ada keyakinan bahwa kita mampu menempuh program dan lulus pada waktunya. Karena bagaimanapun untuk level S2, bahasa Jepang yang digunakan adalah level akademik. Sehingga butuh bekal bahasa yang cukup untuk penyerapan ilmu yang optimal. Sementara saat ini kondisi bahasa Jepang saya tentunya sudah banyak menurun di banding 6,5 tahun lalu. Tapi insya Allah perlahan tapi pasti akan bertambah terus seiring ikhtiar dalam belajar yang dilakukan. Berteman dengan banyak orang Jepang dan membiasakan diri untuk berhadapan dengan teks bahasa Jepang akan mempercepat kemampuan bahasa kita. hmm.. saat ini pun saya sangat penasaran untuk bisa membaca textbook bahasa Jepang yang penuh huruf kanji, semoga di bulan April 2011 nanti saya sudah berprogress signifikan. Hmm.. so challenging..

Di hari ini pun, sebuah pertemuan dengan Dean of Economic Faculty Kyuudai, beliau memberi pesan yang sangat membekas dan sangat meng-encourage. Yang dari sorot matanya terdapat keyakinan terhadap saya dan kebanggaan akan keberadaan saya di fakultasnya. Mahasiswa asing yang datang dengan memperoleh beasiswa dari pemerintah Jepang memang dianggap sebagai mahasiswa yang istimewa oleh mereka. Semoga saya tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikannya.

Maka, berangkat dan melangkah ke sini, adalah untuk sebuah kemajuan dan prestasi. Untuk sebuah pembuktian bahwa waktu yang telah diberikanNya dimanfaatkan sebaik-baiknya. Bukan untuk kesia-siaan dan kekhawatiran. InsyaAllah semoga Allah selalu membimbing langkah kaki ini.. Dan menjadikan setiap titik ilmu yang didapat di negeri ini menjadi bermanfaat tidak hanya bagi diri sendiri namun juga banyak orang di Indonesia dan di dunia. Amin..

at the corner of Keizai gakubu, Kyuudai

-2 weeks before Nyuugaku shiken-

Fukuoka City

Mesjid An-Nuur Fukuoka yang baru diresmikan bulan April 2009 lalu

Kyushu University Hakozaki Campus

43 thoughts on “Welcome Back to Japan!

  1. jadi terinspirasi untuk meneruskan belajar bahasa Jepang dan bermimpi kembali tentang Jepang. bahkan katanya orang Jepang pun nggak semuanya lancar baca kanji loh…. mungkin saking susahnya yach?

    ganbatte kudasai Herphin san!!! 🙂

    • iya Mbak,, dlanjutkan aja belajarnya, insyAllah kesempatan untuk beasiswa ke sini sangat banyak, dan kalau sudah ada persiapan bhs, akan lebih mudah lagi. Ga harus menguasai semua kanjinya koq, memang org Jepang juga tdk semua hafal, karena memang tida semua kanji sering digunakan dalam hidup sehari-hari. Ganbarimashou!! =)

  2. Assalam’alaykum,,
    mrinding nih baca tulisannya mbak herphin.
    mau tanya nih mbak,,
    saya mhssw teknik arsitektur semester akhir, kalau mau daftar MEXT brarti baru bs ikut yang pendaftaran skitar bulan april 2011 ya?
    trus kberangkatannya 2012 begitu? soalnya kan yang 2011 pendaftarannya sudah ditutup ya,
    trus caranya cari profesor bagaimana ya?
    terima kasih,,

    • waalaykumuslm ww, Mbak Diana..
      hehe,, sampe merinding gitu ya,,hmm kalo untuk MEXT berarti daftarnya april 2011 untuk berangkat april atau okt 2012. cara untuk menemukan profesor, bisa buka website universitas yang diinginkan, sebaiknya pilih universitas di jepang yang negeri, lalu klik jurusan yang dituju, dan bisa lihat list profesor yang bidangnya sesuai dengan bidang riset kita. biasanya disana dicantumkan juga alamat emailnya. KIta bisa kirim email berisi permohonan untuk dapat membimbing kita dalam studi kita. Biasanya mereka sangat kooperatif. Good luck=)

  3. Assalamualaikum, Kak. Saya siswi kelas 2 SMA berasrama di Banda Aceh. Dari dulu saya ingin banget bisa ke Jepang. Saya ikut AFS dengan tujuan ingin ke Jepang. Tapi belum rezeki, rupanya (saya tak lolos seleksi ketiga) 🙂
    Yang ingin saya tanyakan, bagaimana trik bisa lolos Monbukagakusho bwt S1 ataupun D2/D3? Selain Monbukagakusho, apa beasiswa lain yang bisa saya ambil? Saya sudah dan sedang belajar bahasa Jepang (scr otodidak karena tdk ada waktu ikut kursus) dan Alhamdulillah saya sdh mampu membaca kanji level 5. Nilai-nilai rapor saya jg Alhamdulillah lumayan. Dan saya tertarik mempelajari matematika (Saya jurusan IPA).
    Hanya saja, saya tidak banyak ikut ekstrakulikuler (hanya klub debat bhs inggris) dan tdk tergabung dalam organisasi apa-apa. Padahal saya dengar jk ingin lulus beasiswa harus aktif dalam berbagai kegiatan. Saya sering ikut lomba tp sampai sekarang jarang sekali menang, karena itu saya hampir tdk punya sertifikat hasil perlombaan kecuali yg saya dapat saat SD.
    Tlg beri saya saran, ya Kak. Terima kasih 🙂

    • Waalaykumuslm ww Ufra,,
      Saya senang sekali mendengar keinginan dan usaha Ufra yang luar biasa untuk mencapai cita2,, Dulu saya sempat juga tdk lolos beasiswa untuk SMA di Singapore, tp ternyata tanpa diduga Allah meluluskan saya saat seleksi AFS. Memang, yakinlah bahwa Allah sudah mempersiapkan rencana terbaik bagi kita, bahkan di luar jangkauan nalar kita. Intinya, tetap terus berpositive thinking dan semngat meningkatkan kualitas diri.
      Kalo untuk Beasiswa Monbusho S1,D2/D3, Ufra bisa siapkan hal-hal akademis dan bahasa jepangnya. tesnya memang cukup ketat dari sisi akademisnya. karena tes masuknya ada seleksi dokumen yang mensyaratkan nilai rata2 8,4 untuk S1, dan 8,0 untuk D2 dan D3. dan ada tes tulis fisika, dan matematikanya juga. lengkapnya bisa lihat disini http://beasiswabelajar.com/education/beasiswa-luar-negri/beasiswa-monbukagakusho-untuk-pelajar-sma.htm.
      Kalau untuk S2, lebih mudah sebenrnya tesnya, tapi memang singannya juga cukup banyak, jadi perlu memiliki kelebihan2 tertentu yang membuat kita lebih punya emungkinan yang besar untuk terpilih. Misal bahasa asingnya, prestasi selama kuliah, atau juga rencana risetnya.
      Kalo untuk AFS, biasanya yang memiliki poin lebih untuk terpilih adalah anak-anak yang aktif organisasi, dan bahasa asing, lebh bagus lagi kalo ada prestasi2 akademik dan non akademik.
      Saran Mbak, yang pasti jika kita ingin mencapai sesuatu, kita berusaha sebisa mungkin memenuhi kriterianya..
      Ufra bs terus meningkatkan kompetensi bahasa Jepangnya, Inggrisnya dan prestasi2 akademiknya. InsyAllah banyak jalan menuju sekolah di luar negeri. Tdk harus lewat beasiswa Monbusho juga, bisa juga deangan beasiswa2 yang lain. Misalnya, beasiswa JICA, INPEX, Panasonic, Ajinomoto, dll.
      Jika belum berhasil di satu pintu, insyAllah akan ada pintu2 lain yang disiapkanNya. Tetap yakin, dan berusahalah. =)

  4. wahh.. jadi tmbah semangat buat cari beasiswa pas baca artikelnya mbak herphin..
    klo lulusan SMA yg 2010 msh bisa dpt beasiswa d jepang ya? soalnya skrng sy sdh kuliah semster awal..

    sukses selalu ya mbak..

    • O boleh aja koq Fachri,, teman saya ada juga yang dapat beasiswa D2 sementara dia sudah kuliah tingkat 1 di Elektro UI. Akhirnya dia tinggal kuliahnya di Indo, dan memulai dari nol di Jepang. Tapi gpp.. Dan sekedar tips, beasiswa D2 dan D3 tidak seketat persaingan beasiswa S1. Nah untuk beasiswa monbusho, Nanti kalau sudah diterima, di Jepang bisa dilanjut dr D2 dan D3 ke beasiswa S1, S2 bahkan S3. semangat ya,, sukses selalu juga =)

    • Hmm.. kalau setahu saya, untuk beasiswa monbusho, program research student biasanya sepaket dengan S2 atau S3, jadi setahun riset dan lanjut S2 (2 tahun) atau S3 (3 tahun). Yang saya ikuti ini juga nama programnya Research student 2010. Tapi lanjut S2 setelahnya,, begitu kira2,,

  5. Selamat Malam mbak, maaf mengganggu.
    Setelah membaca postingan mbak, tubuh saya terpacu untuk melakukan yang terbaik dalam hal apa pun. mungkin terkadang sukar, tapi saya harus berusaha. Saya seorang pelajar kelas XI SMA. Dalam hidup ini, saya banyak mengalami kegagalan dalam beberapa bidang, seperti saat mengikuti lomba menulis antarsekolah. Bagi saya, kegagalan dapat menjadi suatu pancingan untuk bangkit dari keterpurukan. Saya saya menyukai sastra dan matematika, namun saya selalu gagal dalam perlombaan untuk mewakili sekolah. Nilai2 raport saya juga hanya bagus di eksak dan ada 1 atau 2 semester yang saya tidak masuk 10 besar dalam sekolah. Saya juga sekarang sedang mengikuti les musik, seperti drum.
    Maaf mbak, saya ingin bertanya, dewasa ini, apa sajakah kriteria untuk memperoleh beasiswa s1 di luar negeri? dan bagaimana cara mencari informasi beasiswa s1 tersebut? misalnya Jerman mbak.
    Akhir kata, saya memiliki suatu keyakinan, segala sesuatu berawal dari sebuah mimpi dan di teruskan melalui usaha dan doa. Terima kasih mbak, maaf merepotkan. Salam kasih 😀

  6. Assalamu’alaikum,,,
    seneng banget rasanya waktu baca postingan mba, jdnya termotivasi untuk melangkah lebih jauh lagi,
    waktu tahu kalau da postingan dri sesama muslimah seperti mba, rasanya membangkitkan semangat saya. (soalnya biasaya yang saya baca yang muslim saja)hehehe…
    saya ini mahasiswi semester 2 di sebuah universitas pesantren, yang kalau dibilang selalu bergelut ma yang namanya bahasa arab, tapi sebenarnya ingin sekali saya seperti mba, yang bisa dpt baesisiwa di jepang, dan karena dri kecil saya disekolahkan di pesantren jadi sulit bagi saya untuk mempelajari hal yang di luar yang saya telah pelajari selama ini.
    jadi saya minta saran ne mba,,gimana enaknya, saya ingin sekali seperti mba herpin,,syukron,,,wassalam

    • waalaykumussalam .. slaam kenal Dzkiya,, alhmdulillah bersyukur sekali bisa sekolah di pesantren, dimana saat ini tidak banyak dari kita yang dapat kesempatan belajar agama dengan lengkap. InsYAllah peluang ke Jepang sellau ada. ini terbuka untuk universita smana saja. Yang penting mhsiswanya memang berprestasi. skrg yang penting tetap mantapkan prestasinya dan juga disiapkan bahasa asingnya minimal bhs inggris sampai mahir. kalo bisa bhs jepang juga ya..^^ semangat ya!!insyAllah bisa^^

  7. Assalamu’alaikum
    salam kenal kak, saya Azka siswi kelas 3 SMA, sejak awal saya ingin sekali bisa kuliah di fukuoka, dengan beasiswa tentunya. tapi sempat kurang percaya diri dan pernah berpikir buat nyerah karena yg ikut mendaftar pasti banyak dan saingannya banyak. tapi ketika saya membaca artikel kakak, Subhanallah saya merasa kembali terdorong untuk mencobanya dengan sungguh-sungguh. apalagi sejak saya tahu ternyata para pejuang islam disana sangatlah banyak, alhamdulillah saya tidak ragu lagi dan saya semakin yakin untuk melanjutkan belajar di jepang, terlebih fukuoka. semoga dengan usaha dan terus tawakal kpd Allah ini, Allah akan memberi izin kpd saya, aminn.
    saya mentargetkan utk ikut monbukagakusho thn depan tapi di sekolah, saya tidak aktif ikut kompetisi akademik/non-akademik jadi saya hanya bermodal rapor dan soal bahasa jepang saya sudahh belajar yang kalimat dasar dan huruf kata-hira nya namun belum belajar kanji, apakah itu bisa jadi hambatan utk mendapatkan beasiswa tsb?
    dan saya mau tanya kalau beasiswa itu bisa memilih universitas yg diinginkan atau dipilih oleh yg menyelenggarakan?
    dan universitas negeri di fukuoka apa saja ya ka?
    karena baru pertamakali jd mohon bimbingannya ya kak.
    wassalamu’alaikum

    • waalaykumussalam wr wb.. Azka.. wah salut dengan semangatnya.. insyAllah selalu ada jalan,, yang penting meraih poin tinggi di ujian tertulis dan bhsa nya.. tdk harus pernah menang kompetisi2 juga sih ya.. tp untuk ujian monbusho untuk SMA, memang seleksinya lebih ketat dan sgt eksak.. jadi teruslah semangat berlatih soal2nya ya^^ insyAllah Allah akan tunjukkan jalan bagi mereka yang bersungguh2..aamiin..

  8. assalamualaikum wr wb
    salam kenal kak, namaku viko. sekarang ini aku kuliah kedokteran smt6 di salah satu PTS di jakarta. aku ingin sekali mengikuti jejak kakak yang kuliah di jepang, rencananya aku ingin spesialisasi atau jadi research student. tapi masalahnya kak universitasku gak ada kerja sama dengan universitas manapun di jepang jadi gimana kak? soalnya aku sempet baca” di blog yang penerima beasiswa monbusho, katanya univ asal harus ada kerjasama dg univ yang mau dimasuki gitu kak
    mohon bantuannya ya kak, jazakillah 🙂

    • wa`alaikmsalam ww,
      halo Viko, ada beasiswa Monbusho U to U (university to university).klo ini mensyaratkn adanya kerjasama antara kedua univ. Nah, klo beasiswa yg kuikuti namanya G to G (government to government). bs diikuti univ mana saja.. semangat!

  9. assalamu’alaikum kak mau tanya kalau dari D2 dan D3 apakah sama-sama langsung transfer ke S1 diterima di tingkat yang sama?

    • wa`alaikmsalam wr wb
      mba Rizka, utk peserta seleksi, tdk bisa jika dari D2 atau D3 lgsung ke S1. utk daftar beasiswa S1, maka akan memulai kuliah dari tingkat 1.

  10. assalamualaikum mbak..

    baru baca nih tapi sesuatu sekali,jadi tambah ingin belajar lebih giat utk bisa kesana..
    saya mau tanya mbak,saya berniat sekali utk lanjut study ke kyudai,yang mau saya tanyakan adl pas kita daftar beasiswa itu,kampusnya milih sendiri apa memang ditentukan ?
    katanya juga kita disuruh milih kampusnya betul gak mbak ?
    o y,saya mahasiswa jurusan fisika tingkat akhir di sebuah PTN dibandung..:D
    mudah2an masih sempat dibaca dan dibalas.:D

    • wa`alaikmsalam ww
      Anwar maaf sekali saya sdh lama tdk buka blog.. tp semoga msh bermanfaat jwbnnya.. utk beasiswa monbusho, kita bisa memilih kampusnya sendiri dan kontak profesor yg kita tuju. tapi jika sampai saat sdh diumumkan bhwa kita diterima beasiswa tapi belum mndapat universitas dan profesor yang bersedia membimbing kita, jgn khawatir, monbusho akan memilihkan univ dan profesor utk kita.

  11. assalamu ‘alaikum kak, salam kenal
    saya siti. kakak, mau nanya banyak ttg beasiswa ke jepang. kalau boleh minta alamat email dong

  12. mba, mau nanya, kalo untuk jurusan teknik apakah bisa mengambil riset dibidang manajemen?

    kalo boleh tahu, dulu mba proposal risetnya tentang apa ya?

    terima kasih..

    • Elbowo, mhn maaf saya baru buka blog lg.. klo utk monbusho, sebaiknya yg jurusannya sejalan. proposal riset saya ttg e-commerce. karena jurusan teknik industri masih terkait dengan manajemen^^ semoga bermanfaat

  13. assalamu’alikum
    salam kenal ya kak, watashi wa ismail abdurrahman siregar, saya baru tamat di tahun ini kak, sebenarnya sih saya gak kepikiran untuk kuliah di luar negeri kak,
    baru tau aku kak, rupanya enak jugak kuliah di di luar negeri, apalagi di negeri tempat matahari terbit..,
    kak saya mau nanyak itu nilai rata2 un (ujian nnasional)/nilai rapot kak??
    jadi termotivasi untuk berusaha lebih keras lagi untuk bisa kesana,
    sebenarnya sih banyak lagi yang mau ku curhatkan sama hepin, hehehehehehehehe..,
    terima kasih atas infonya ya kak
    syukron…, wassalam..,

    • Wa’alaikumussalam ww Ismail,
      Maaf saya baru reply ya,, blog ini sdh jarang2 ditengok^^
      Iya, yg dimksud adalah nilai Rata2 UN utk dftar beasiswa kuliah S1. Lengkapnya bisa dilihat di sini:
      http://www.id.emb-japan.go.jp/sch_slta.html

      Bnyk kawan yg belum bermimpi kuliah di luar negeri. Tp kalo ada kesempatan, why not? Selamat mencoba dan smoga sukses ya!

  14. Assalamualaikm, mbak saya.terharu.sekli membca blog mbk.
    Inspiratif sekali.
    Saya ada rencana melnjutkan.kuliah.s2.di Kyuudai . Sya skrng jurusan chemical engineering, berrti s2 sy jga hrs chemical engineering y mbk.

    • wa`alaikumussalam ww, mbak Mega, salam kenal 🙂 Alhamdulillah ikut senang kalau blog ini bermanfaat mbak. Iya Mbak, sebaiknya yang risetnya terkait dengan bidang S1 kita. Tapi bisa juga S2nya di jurusan lain, misal di pertanian, tetapi risetnya terkait teknik kimia. Untuk Kyuudai, bisa mbak search profesor yang terkait bidangnya di link ini:http://hyoka.ofc.kyushu-u.ac.jp/search/index_e.html

  15. Assalamualaikum..
    sebelumnya saya ucapakan terima kasih krn saya sangat termotivasi setelah membaca blog ini..
    saya juga sudah merencanakan untuk lanjut S2 di kyudai setelah lulus.. saya skrg sedang menempuh S1 Teknik Industri, dan saya merasa kebingungan utk memilih S2 di kyudai, mohon infonya mbak utk program pasca sarjana di kyudai, agar saya bisa merencanakan bidang yg sejalan dgn teknik industri? terima kasih.

    • wa`alaikmsalam wr wb salam kenal dan terimakasih sdh berkunjung ke blog ini. alhmdulillah senang sekali masih bermanfaat, meski sdh lama sy tdk menulis lg 🙂 utk S2 di kyudai, tergantung peminatan dari Nur, minat riset/tesis utk S2nya lebih ke arah mana. Sudah adakah gambaran minat riset utk S2 nya? Biasanya bisa diambungkan dengan skripsi S1nya, bisa juga tidak. dari teknik industri sendiri bisa lanjut ke program MBA, bisa juga ke aneka jurusan teknik di kyudai.

      • skrg saya mulai menyiapakn satu per satu dari nol.. hehehe.. krn msh byk syarat yg hrs dipersiapkan, kalau ingin dapat beasiswa itu hrs dpt beasiswanya dulu atau mencari professor dulu utk rencana risetnya, mbak?
        kalau boleh saya bisa minta alamat email mbak Herpin? saya ingin tau lebih byk ttg kuliah di jepang. terima kasih ^^

  16. utk monbusho, sebaiknya sdh kontak2 profesor yg diminati bidang risetnya dengan mengajukan rencana umum riset/tesis. Jika profesor setuju, dia akan menyatakan bersedia membimbing jika nanti kita mendapat beasiswa monbusho. tapi jika hingga akhir blm dpt profesor, tapi sdh terpilih sbg awardee, monbusho akan mencarikan beasiswa (ini terjadi pd saya contohnya). kalau untuk beasiswa LPDP, sejauh yg saya tahu, bisa dengan dpt beasiswa dulu, lalu diberi waktu maksimal setahun utk dapat LoA (Letter of Acceptance) dari kampus yang dituju (kalo LoA ini bukan hanya persetujuan profesor, tapi hingga lulus ujian masuk S2/S3nya)

    email saya lovely_hairpin@yahoo.com

    • terima kasih byk atas informasinya mbak.. sangat bermanfaat sekali.. kalau saya ingin tanya2 lagi saya kontak email mbak.. maaf merepotkan.. hehehe

  17. Assalamu’alaikum mbak..|
    salama kenal.
    ceritanya sangat menginspirasi mbak.
    mbak, mau nanya mbak, universitas jepang yang ada jurusan kurikulumnya atau ilmu komunikasinya, universitas apa mbak?
    terima kasih 🙂

    • Wa`alaaikumusslam ww Mbak Siti Aisyah,salam kenal!
      terimakasih sudah berkunjung ke blog ini. untuk Master jurusan komunikasi bisa di Waseda University https://www.waseda.jp/fire/gsiccs/en/ ,
      ada juga jurusan sosial di Tokyo Universityhttp://www.c.u-tokyo.ac.jp/eng_site/info/academics/fas/dhss/ .

      Ohya saya juga membuka grup konsultasi bersama teman-teman yangs edang bersekolah di Jepang. Silakan akalau mau bergabung, bs join saja di Grup fb: Hikari Bridge Education Consultang and Language Programs. Di sana posting update-update pendaftaran beasiswa dan juga bisa bertanya apa saja. terimakasih. Semoga bermanfaat.

  18. Assalamualaikum mbak….
    MasyAllah sungguh blog mbak memotivasi saya, dan membuat saya lebuh bersemangat lagi utk mencoba melanjutkan kuliah S2 sayaa di Jepang tepatnya di kumadai (kumamoto daigaku) mbak…
    Semoga bisa tercapai….

    Ohya maaf sebelumnya perkenalkan nama saya rachmat riyadi, mau tanya mbak apakah setiap beasiswa S2 dari monbusho itu harus mengajukan judul penelitian terlebih dahulu? Dan apakah mmg wajib untuk melewati tahapan research students nya sebelum S2 ?
    Dan kalo untuk jurusan pendidikan seperti saya ini kira kira gimana ya mbak?
    Mohon maaf mbak klo pertanyaan agak gimana gtu…
    Soalnya saya masih gak paham sama research students itu mbak.

  19. Assalamualaikum mba, alhamdulillah cerita mba sangat memberi inspirasi.
    Salam kenal sebelumnya saya arisha, dan saya juga alhamdulillah telah mendapatkan beasiswa monbukagakusho research student, and insya allah ditempatkan juga di Kyushu University.

    Mba kalo mba mengizinkan, apa kita bisa saling kontak2an secara pribadi? Facebook, email atau apapun yg plg praktis buat mba krn saya ingin sekali ngobrol dengan mba yg pengalamannya sama sbg penerima monbukagakusho research student. Sebenarnya saya banyak bingungnya terutama mengenai akomodasi dll.

    Terima kasih banyak sebelumnya mba, semoga mba sehat2 selalu

    Wassalam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s