Posted by: Herpin Dwijayanti | March 13, 2016

Dua Cahaya Kecilku di Februari

Bulan Februari 2016.

Ada yang sangat spesial di bulan ini. Karena ada dua cahaya yang Allah kirimkan dalam hidup; Muhammad Kazuya Elfatih (Fatih) dan Abdurrahman Hiroshi Attaqiy (Taqiy). Fatih genap berusia 4 tahun tanggal 9 yang lalu, dan Taqiy genap berusia 1 tahun tanggal 24 yang lalu.

Tak disangka, di dalam panjangnya perjalanan roadmap kehidupanku, ada dua cahaya kecil yang Engkau anugerahkan. Mereka kecil karena memang mereka masih balita, tapi pun mereka adalah cahaya yang memberikan diri ini banyak hikmah dan pelajaran. Di antara list planning dan achievement dalam hidup, dua cahaya kecil ini seperti elemen yang `unpredictably exist`. Mengapa? Karena memiliki anak, menjadi ibu, adalah pemberian Allah yang extremely new things dan membuat saya (dan suami) jadi `merekonstruksi` planning-planning dalam hidup. Mengapa? Karena mereka begitu istimewa. Ada dua manusia baru yang dititipkanNya yang bukanlah sekadar amanah harta, atau benda mati lainnya, tapi amanah manusia yang bertumbuh dan memiliki masa depannya. Maka ada hak-hak dua cahaya kecil yang saya harus prioritaskan daripada hak-hak saya sendiri. Ada planning-planning dalam hidup yang saya sesuaikan demi tumbuh kembang terbaik mereka. Hmm.. jadi teringat bagaimana kisah cacing merah yang bergerak mendatangi Nabi Daud, ternyata cacing itu bisa berbicara dan ia diperintahkan Allah untuk bertasbih, tahmid, tahlil dan takbir 1000 kali di siang hari, serta bershalawat 1000 kali di malam hari. Subhanallah, bahkan hewan kecil saja Allah berikan makna sedemikian tinggi, yaitu untuk berdzikir pada Allah. Apalah lagi dengan dua manusia baru yang kehadiran mereka memiliki potensi sangat besar untuk memberatkan kebaikan di muka bumi ini. Dan saya lah yang Engkau berikan amanah menjadi ibu dari dua ruh Elfatih dan Attaqiy ini. Maa syaa Allah..

Di antara achievement duniawi dan amanah dalam hidup yang Engkau gariskan untukku selama ini, amanah dua cahaya kecil ini tampaknya yang memiliki makna sangat dalam bagi akhiratku kelak. Ya, karena mereka ini adalah titipanMu yang akan ditanyakan setelah matiku kelak. Mereka inilah investasi akhiratku yang dengan do`a-do`a mereka tak akan putus hingga setelah matiku, yang dengan keshalihan mereka, diri ini bisa terselamatkan di akhirat kelak. Maka achievement besar yang Engkau anugerahkan adalah jika mereka kelak termasuk ke dalam golongan orang shalih, yang Engkau anugerahkan syurga.

Ada kekhawatiran terkadang merayap dalam hati ini, bagaimanakah mereka kelak di masa depan? Bagaimana akhirat mereka kelak? Namun, membaca tuntunan Rasulullah yang dikutip di buku Prophetic Parenting membuat diri lebih lega, yaitu untuk membantu mereka berbakti. Kata membantu di sini berarti kita berikan mereka jalan, arahan, menyediakan sarana dan dukungan agar mereka menjadi orang yang  berbakti kepada Allah, rasulNya dan kepada orang tuanya. Bukan menuntut mereka untuk berbakti, tetapi membantu mereka. Kepada Allah saja kita menyerahkan hasil dari apa yang telah kita usahakan. Saat ini yang bisa kulakukan adalah menjadi ibu terbaik mereka dan senantiasa berucap do`a kebaikan. Namun ibu yang masih papa dalam ilmu dan amal ini, masih perlu terus belajar tuk mereguk ilmu, menebalkan bekal taqwa dan bahan bakar kesabaran. Robbi hablii minassholihiin.. Ya Rabb, jadikanlah mereka termasuk dalam golongan orang yang shalih.. Dekatkan mereka dengan Qur`an sehingga mereka senantiasa dekat denganMu.. Bukakan hati dan pikiran mereka dengan ilmu Islam, sehingga mereka memahami diri mereka dan berbahagia di dunia dan akhiratnya.. aamiin..

Mas Fatih dan Dek Taqiy, ummi yang masih jauh dari sempurna ini, yang ikhtiarnya masih begitu sedikit ini, hanya bisa bergantung pada Allah akan masa depanmu kelak, di dunia dan akhirat.

otanjoubi omedetou anak2ku! barakallahu fii umrikum..

 

 

Posted by: Herpin Dwijayanti | December 12, 2013

12-12-13

Apa arti angka di atas? Itu adalah tanggal hari ini. betl Sekali. Tak ada yang spesial sebetlnya dengan tanggal ini. Tapi saya rasa tak ada hari yang tidak spesial, karena Allah sudah menghadiahkan kita hidup pada tanggal ini. Dan artinya, tidak lah pantas tiap hari lewat tanpa ada karya berarti untuk kehidupan. sebagai bentuk syukur kita kepada Allah.

Soooo,, berhubung sepertinya jatah hadiah Allah kepada saya dan keluarga kecil saya di Jepang hanya tinggal sepuluh bulan lagi. Siapkanlah banyak oleh2!! yaituuu tlisan pemikiran di blog ini ttg what I can learn from Japan for Indonesia!!

Posted by: Herpin Dwijayanti | March 6, 2012

Milestone Bahtera Cinta II: Nol = Tak Hingga

Alhamdulillahirobbil`alamiin..    

Puji serta syukur selalu terhaturkan untuk Ilahi Rabbi, Allah SWT. Yang masih memberikan nikmat kelapangan untuk menuliskan hikmah yang diajarkanNya.

Kali ini saya menulis dengan senyum mengembang penuh rasa damai seraya memandangi sesekali wajah damai buah hatiku Muhammad Kazuya Elfatih. Fatih, demikianlah ia dipanggil. Kedua orang tuanya yang sangat papa ilmu dan amalnya ini berharap, semoga ia bisa menjadi seorang yang yang berakhlaq mulia seperti Rasulullah SAW, serta bisa menjadi anak pertama yang membawa kedamaian (Kazuya dalam kanji bhs jepang :和哉)serta menjadi seorang pembuka (Fatih dalam bahasa Arab) misalnya seperti Muhammad AlFatih, penakluk Konstantinopel yang cerdas, pemberani, serta memiliki kedekatan luar biasa dengan Allah SWT. Aamiin Ya Rabb..

Jika di tulisan sebelumnya masih mencantumkan foto bayi lain, maka kali ini fotonya telah menemani tulisan ini. Alhamdulillah rasa penasaran hati ini terjawab sudah untuk bisa melihat seperti apakah dirimu, nak. Penasaran Ummu Fatih ini terjawab ketika akhirnya tanggal 9 Februari 2012 pkl 05.57 pagi lalu ia hadir ke dunia. Di Fukuoka Red Cross Hospital (福岡赤十字病院)dibantu dr. Spog. Matsushita Sensei dan Josanfusan (bidan)  Iribe.

Izinkan saya menuliskan tentang segores hikmah yang terpetik dalam proses kelahiran yang semakin menguatkan keyakinan akan kekuatan Allah ini.

Sejak tanggal 8 memang sudah terasa kontraksi sesekali namun masih cukup lemah. Maka saya dan suami memutuskan untuk tidak menelfon RS dulu agar tidak perlu ditolak dan harus pulang ke rumah kembali. Dan karena memang tgl 9-nya memang sekalian jadwal kontrol ke RS, maka berangkatlah kami menuju RS dengan chikatetsu (subway-red) ke stasiun Tenjin dan dilanjutkan dgn Bus ke Halte Niseki Mae (日赤前バス停). Saya datang dengan genki dan ceria yang ternyata membuat heran Matsushita Sensei yang tenyata menemukan saya dalam keadaan pembukaan 2-3 cm. `Honto ni itakunai no (betulan tidak sakit)?` tanyanya heran. Saya bilang `chotto dake desune`, entah ini memang saya yang agak kebal dengan rasa sakitnya atau memang kontraksinya tidak begitu sakit. Lalu di cek dengan CTG pun monitoring selama 20 menit menunjukkan adanya kontraksi yang datang teratur selama 20-30 detik setiap 5 menit sekali. wah, berarti ini betulan sudah tanda-tanda mau melahirkan..

Maka pukul dua siang pun saya mulai dirawat. Saya dan suami masuk ke ruang persiapan bersalin (準備室). Saya mulai mengabari kawan2 by sms dan meminta doa untuk kelancaran proses ini. Ternyata di jam 4 sore dokternya kembali mengecek dan masih pembukaan 2. Aku banyak berjalan kaki di koridor RS untuk mempercepat turunnya bayi ke mulut rahim dan mempercepat pembukaan. Namun hingga jam 1 malam bidan mengecek masih juga pembukaan 2. Sementara kontraksi itu datang teratur tiap 5 menit sekali. Kontraksi adalah kondisi dimana dinding rahim menegang dan mulut rahim membuka perlahan. Ketika kontraksi datang, untuk mengurangi rasa sakit, kita diharuskan mengambil nafas panjang dan melepaskannya secara teratur. Ini juga untuk membantu bayi agar tetap mendapat oksigen yang cukup saat kondisi rahim menegang. Rasa sakitnya luar biasa (saya pun sekarang sudah lupa tepatnya).  Untunglah suami diizinkan menemani di ruangan.

Menurut info seorang kawan yang seorang dokter, memang pembukaan 2-4 terutama untuk anak pertama akan lama, waktunya tidak bisa diprediksi. Dan pembukaan 4-10 berlangsung relatif cepat yaitu sekitar 1 sampai 2 jam per 1 cm nya, alias 6-12 jam. Artinya entah besok atau lusa kontraksi ini akan terus berlangsung hingga akhirnya pembukaan lengkap dan bayi lahir. Masha Allah.. sakitnya kontraksi yang berulang-ulang teratur bahkan makin kuat membuat aku berpikir tentang sakitnya azab Allah kelak.. `jika kontraksi ini saja sedemikian sakitnya maka bagaimana kelak siksaMu di akhirat Ya Rabb` Ya Allah.. hamba merasa sangat tak berdaya saat itu. Setiap kali kontraksi datang ada rasa takut kembali datang dan saya kembali mengatur nafas seraya menyebut `Allah..Allah..`. Kehadiran suami di sisi juga semakin menguatkan. sesekali aku berjalan ke sekitar tempat tidur dan pergi ke toilet untuk sejenak melupakan rasa sakit. Namun tak tau entah kapan berakhirnya proses ini. Kontraksi semakin terasa. Semakin kuat. Ada titik dimana hati ini hampir menyerah, dan hati berucap `cukup, tolong hentikan..`. Tapi di tengah ketidakberdayaan hamba, tak ada lagi yang bisa dilakukan saat itu selain menyerahkan diri sepenuhnya kepadaNya. `Hamba yakin Engkau bisa melakukan apapun dengan agungnya kekuatanMu`, ucapku dalam hati. Diri ini sangat kecil, sangat lemah di hadapan Allah Yang Maha Besar. Ia yang telah menciptakan janin dalam rahim ini, maka mudah pula baginya untuk membuatnya lahir kapanpun. Laa haula walaa quwwata illaa billaah. Pukul 03.30, rasa sakit makin tak tertahankan maka kutekan tombol Nurse-Call. Seketika Suster Iribe datang dan mengecek. Masha Allah.. ternyata sudah pembukaan 6! Kami semua takjub! Harapan kembali membuncah dengan penuh suka. Bersiap untuk kontraksi yang lebih dahsyat hingga pembukaan 10. Alhamdulillah dengan instruksi Suster Iribe untuk menjaga nafas ketika kontraksi datang, rasa sakit menjadi terasa lebih ringan. Suami shalat tahajud. Menemani ruh ini berjuang. Kembali aku tekan tombol. Setelah dicek ternyata pembukaan 8. Subhanallah.. Melihat suami yang sedang shalat, Suster Iribe bertanya, `ima oinori no jikan desuka (apakah sekarang jadwal shalat)?`. Aku jawab, `Bukan, tapi di waktu ini adalah salah satu waktu terbaik doa kita didengar olehNya`. `a, naru hodo ne (O, saya paham)`, ucapnya. Beberapa saat kemudian ketuban pecah dan air keluar begitu banyak. Ternyata sudah pembukaan 9! Excited bercampur dengan berbagai rasa lainnya. tak berapa lama kemudian, ternyata sudah pembukaan sepuluh sekitar ukul 4 pagi. Allahuakbar! Alhamdulillah.. Aku dan suami begitu berpegangan erat penuh syukur. Namun belum selesai. Justru perjuangan selanjutnya baru akan dimulai di ruang bersalin.  aku harus menahan agar tidak mengejan dan tidak berteriak. karena teriakan artinya kita mengeluarkan energi, dan ini akan menekan bayi di perut yang terus berkontraksi teratur. Bayi bisa tertekan di dalam. Suster Iribe yang teranyata sudah 4 tahun menjadi perawat dan bidan memang begitu cekatan dan sangat baik memberi panduan. Di Jepang ini, para bidan terlebih dahulu harus lulus sekolah perawat.

Pkl 4.15, masuklah saya ke ruang bersalin (分娩室). Iribe-san dan satu org suster sudah mempersiapkan ruangan. Alhamdulillah suami menemani di samping saya. Saya berbaring di kursi khusus bersalin dan memulai proses persalinan Fase II (mendorong hingga bayi keluar) dibantu instruksi Iribe-san. Saat itu rasanya tenaga sudah sangat sedikit setelah melewati malam yang penuh kontraksi. Namun, tak ada pilihan lain Hanya satu hal: Bayi ini harus LAHIR! Maka Bismillah hanya Engkaulah sumber segala kekuatan! Proses mengejan terus dilakukan. Dokter datang di sekitar 10 menit terakhir. Akhirnya setelah sekitar satu setengah jam, ia lahir!! suara tangisnya diiringi ucapan Alhamdulillah Ummi Abinya dengan rasa lega yang teramat sangat. Saat itu waktu terasa berhenti berputar, jarum jam pun tidak  bergerak. Perjuangan panjang usai sudah. MashaAllah, alhamdulillaah.. ia lahir dengan sehat. Betapa sempurna ciptaanNya.. Setelah dibersihkan, suster meletakannya di sisiku. Lalu Abinya mengumandangkan adzan di telinganya. Subhanallah.. Selamat datang mujahid kecilku..Semoga dunia akan bertambah bobot kebaikannya dengan kehadiranmu..

Lahirnya engkau ke dunia adalah peajaran Allah utuk ummi-nya tentang bermujahadah, serta pelajaran Allah untuk yakin akan kekuatanNya yang tanpa batas yang mampu menolong siapaun yang dikehendakiNya. Maka teruslah bertumbuh, nak, dengan ruh pejuang sebagai mana engkau dilahirkan… Semoga Allah senantiasa membimbingmu dengan Ma`rifat padaNya… aamiin..

.
“Barang siapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah sedangkan dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang pada buhul tali yang kokoh .Dan hanya kepada Allah lah kesudahan segala urusan “ (QS. Luqman:22)

@hakozaki 6-2-8-101号

Posted by: Herpin Dwijayanti | December 28, 2011

My Baby and His Value to Life

Rasanya jemari ini sudah sangat tak terbendung untuk menekan tuts-tuts keyboard di laptop dynabook mungil ini.. lebih dari setengah tahun blog penggali inspirasi ini tak tersentuh.. seolah memang roda kehidupan selama di negeri sakura ini berjalan begitu cepat dan tak menyisakan ruang untuk merefleksi diri lewat tulisan.

Izinkan saya untuk  menggali titik-titik sumber inspirasi dalam jiwa. Ahh.. terlalu banyak rasanya yang ingin kutuliskan hingga tak tahu harus memulai dari mana. Saking sangat banyaknya nikmat yang dianugerahkanNya dalam kehidupan baru sebagai seorang istri, student, dan calon Ibu.. ya.. peran yang terakhir ini rasanya yang paling unbelievable.. most amazing one..

Izinkan saya menghighlight tentang being a mom, tepatnya being pregnant woman.

Saat ini sudah 8 bulan sudah kandungan saya,,alhmdulillahirobbil`alamin.. dan tentu rasanya adalah berjuta rasa karena ini adalah karunia yang Allah saja yang bisa menentukan. Betapa Maha Kuasanya Sang pencipta, mengizinkan adanya sebuah kehidupan di dalam perut ini. Di trimester pertama tubuh merasakan ketidakstabilan dengan sulit makan (nafsu makan drop bahkan berat badan turun hingga 3 kg). Kalo ingat masa2 itu, jadi bersyukur kembali dikaruniai nafsu makan hehe.. (sekarang bahkan sudah naik 10 kg dri berat awal). Ngidam? alhamdulillah saya tidak dihinggapi rasa ngidam yang mungkin membuat suami harus mengejar aneka makanan ke berbagai titik ke penjuru dunia.. hehe.. anehnya, justru suami yang sempat muntah2 cukup parah seperti orang yang sedang hamil muda..😀 hmm.. beliau memang sempat sakit karena perubahan iklim yang ekstrim, namun alhamdulillah di musim yang kembali dingin di penghujung tahun ini, beliau sudah dapat beradaptasi dengan baik.. saat2 beliau sakit dan saya pun sedang cukup tak berdaya di awal kehamilan menjadikan tantangan tersendiri untuk terus berjuang. Alhmdulillah.. inilah cara Engkau memberikan nikmat untuk kami bisa lebih saling memahami dan menjalin kasih sayang hingga titik terdalam..hmm.. subhhanallah inilah hikmah studi di luar negeri dalam keadaan sudah diberikan pendamping, ada teman dalam suka duka dan menjadi penjaga dari aneka godaan hidup di negeri sakura ini.

Bulan Ramadhan pun dilewati dengan begitu indah, di Fukuoka, dimana komunitas muslim dari berbagai negara bisa dikatakan cukup banyak, memiliki aneka aktivitas di Mesjid yang mendatangkan ustadz dari berbagai negara; Mesir, Arab, Jepang, dan juga Indonesia. Rasa syukur tak terhingga selalu tercurah.. karena masih diberi kesempatan untuk berada dekat dengan mesjid meski berada di negara yang minoritas muslim. Karena percuma lah semuanya, jika pencapaian2 dunia yang diperoleh disini, kandas karena rendahnya pencapaian akhirat.. nauzubillahi min dzaalik.. semoga Allah senantiasa melindungi.. Pastinya shaum Ramadhan tahun ini jauh lebih berkesan karena ditemani pejuang cilik di dalam rahim yang saat itu tengah menunggu di tiupkan ruhnya di usia 4 bulan.. Ya Rabb.. semoga ruhnya yang suci senantiasa Engkau jaga dalam ketaatan kepadaMu Ya Rabb..

Japanese friends di kuliah pun mendukung bumil ini, meski perut terus membesar, tak ada alasan untuk tidak berprestasi di kelas.  Seperti biasa (sedari SD), kebiasaan rajin melontarkan pertanyaan dan pendapat di kelas masih berlangsung. Terlebih semester ini banyak mata kuliah dalam bahasa Inggris, jadi alhamdulillah bisa lebih relaxed daripada semester sebelumnya yang mostly in japanese.. Si kecil pun kerap kali merespons. Paling senang kalau ia menendang-nendang perut ketika Sensei sedang menjelaskan mata kuliah. Wow, he`s already started to learn at school with her mom… hehe..

Di bulan ke-8 ini, tepatnya di liburan musim dingin ini, sejenak Umminya sang bayi merefleksi kembali tentang apa sebenarnya value dari kehadiran si kecil nanti. Saat ini, kami sudah memanggilnya dengan sebuah nama (masih rahasia) dan berusaha membangun komunikasi dengan si kecil sejak dalam kandungan. Aku dan suami sedang semangat untuk mempraktikan pendidikan pralahir untuknya. Abinya senang mendekatkan wajahnya ke perutku dan berbicara dengan si kecil, respon gerakan pun diberikan olehnya… demikian juga ketika dlantunkan ayat suci si kecil akan merespon dengan gerakan2.. semoga ketika besar kelak, ia menjadi mudah untuk menerima nilai2 Qur`an, menghafal dan mencintainya.. pendidikan untuk anak memang tidak hanya setelah ia lahir, bahkan bisa dilakukan sejak dalam kandungan, sehingga ia dapat memiliki kepekaan emosional yang baik, kecerdasan yang lebih baik, serta respons lebih baik terhadap lingkungan sekitar. Demikian yang dikatakan buku2 tentang pendidikan pra lahir.. What you expect for your baby in the future, depends on what you do today when he is still in your belly.. Bismillah.. semoga amanah ini bisa kami jaga sebaik2nya.. Ya Rabb, bimbinglah tangan2 kami dalam mendidiknya..

My baby.. saat ini kehadiranmu sangat nyata berada di tengah-tengah kami, saat lahir nantipun, kami akan merasa mengenalmu sejak lama nak.. semoga Engkau lahir dengan sehat, dan selanjutnya bertumbuh kembang dalam naungan cahaya Islam yang mencerahkan.. 7 Feb nanti semoga menjadi hari yang spesial, hari dimana Engkau diizinkannya lahir ke dunia^^

Cant wait to see you soon, My Son..

@our little house Kaizuka

Posted by: Herpin Dwijayanti | May 31, 2011

MILESTONE BAHTERA CINTA 1

Ya Rabb,,.

Tiada yang patut hamba haturkan selain rasa syukur yang tiada putusnya padaMu.

Hingga hari ini, detik ini, masih diberikan sebuah kesadaran akan melimpahnya nikmatMu.

Melihat pernikahan yang dilangsungkan oleh beberapa sahabat shalih shalihah yang dilangsungkan dengan waktu interval waktu yang tidak terlampau lama dan terjadi berturut turut, betapa berbahagia melihat mereka memulai bahtera rumah tangga yang penuh dengan peluang amal kebaikan.

Diri ini pun menjadi mem-flash back kembali peristiwa sekitar 8 bulan lalu dimana takdirMu untuk mempertemukan hamba dengan pendamping shalih tempat hamba membaktikan diri. Dan betapa kondisi yang tak terbayang sebelumnya bahwa kami akan berkumpul kembali ternyata Engkau mengizinkan beliau untuk menguatkan tekadnya dan sampai menginjakkan kakinya di negeri yang sangat baru baginya ini.

Masih sangat lekat di ingatan ketika di bulan Februari lalu, ada seorang laki-laki berpostur tinggi dan berjaket hitam yang rasanya aku sangat mengenalnya. Hari itu, beliau tiba di Fukuoka International Airport, dengan wajah agak lelah dan mendorong trolley berisi koper dan tas. Aku langsung menyadari sosoknya dari kejauhan. Ia tampaknya sudah sedikit risau menunggu seseorang yang tak kunjung datang. Aku berjalan mendekatinya dari arah belakangnya. Dan kupanggil ia dengan penuh rasa sayang, `Mas..`. Ia menengok ke belakang dan melihatku dengan wajahnya yang selama ini kurindukan. Sorot matanya menunjukkan rasa rindu campur bahagia. Akupun begitu. Kami tumpah dalam suasana haru. Ingin rasanya kami saling memeluk erat. Tapi rasa malu menghalangi kami karena begitu banyak orang disana. Sesaat kami melepas rindu dan berbincang. Kami seperti telah sangat mengenal lama. Meskipun bisa dikatakan hanya mengenal sekitar tiga minggu sebelum pernikahan. Pertemuan kami kembali setelah sekitar lima bulan terpisah menyisakan rasa kosong yang seperti terisi penuh kembali.

Akhirnya, dirimu sampai.. Akhirnya dirimu dengan langkah pasti memilih datang dan meninggalkan pekerjaan di Jakarta untuk bisa bersama istri di sini dan berjuang untuk sebuah kehidupan yang sama sekali baru di sini. Subhanallah..

Saat ini sudah sekita tiga bulan ia memasuki dunia Fukuoka, Jepang, yang menyimpan sejuta rahasia masa depan bagi sepasang anak manusia bernama Herpin dan Sang Pengerannya, Deni. Alhamdulillah, dengan izinNya, seorang Profesor di Kyushu University tertarik dengan rencana riset suami dan memberikan Letter of Acceptance untuk menjadi research student di laboratoriumnya. Saat itu beliau belum mendapatkan kepastian beasiswa, namun memberanikan diri untuk berangkat ke Jepang dan menghadapi segala tantangan yang ada. Sesampai di sini, ternyata beliau masih harus berjuang mempersiapkan bahasa Jepang yang disyaratkan secara administratif. Maka rencana memasuki laboratorium Profesor tersebut pun ditunda. Dan lagi, memang, kuliah di tingkat master jurusan elektro menggunakan bahasa jepang sebagai pengantar. Maka tiada pilihan lain selain untuk memperdalam bahasa Jepang terlebih dahulu. Meskipun kutahu belajar bahasa Jepang dari awal membutuhkan perjuangan dan konsistensi tinggi.

Biaya hidup di Jepang memang tinggi, namun Alhamdulillah masih tercover oleh beasiswa yang diberikan Monbukagakusho selama kuberkuliah di sini, insyAllah. Namun tentunya, suami sangat berusaha untuk dapat mencari nafkah bagi istrinya meski berada di dunia yang sangat baru baginya. Aneka pekerjaan sangat siap untuk diterimanya. Karena disini kebanyakan harus menggunakan bahasa Jepang, maka memang tidak sedemikian mudah memperoleh pekerjaan. Bahkan loper koran pun bisa menjadi alternatif yang baik bagi para keluarga yang bersekolah di sini. Meski bukan pekerjaan formal di kantor, namun memang apapun akan diterjangnya untuk sebuah kewajiban dan tanggung jawab. Kami pun berserah diri tentang bagaiman pintu rezeki dariNya di sini.  Namun memang betapa Maha KuasaNya Allah. Ternyata sebuah perusahaan bahan makanan halal milik orang Indonesia tengah membutuhkan seorang pegawai, dan beliau diterima di sana. Dan yang lebih luar biasa adalah ia memperoleh kesempatan untuk mengajar membaca Qur`an mualaf Jepang yang membuat kami makin bersyukur dengan nikmat iman ini. Alhamdulillah wa syukurillah..

Ya Rabb.. lagi-lagi pintu-pintu keajaiban itu Engkau bukakan. Maka di depan sana tantangan untuk menembus ujian bahasa Jepang dan ujian masuk S2 pun masih menunggunya. Demikian pula dengan kuliah MBA berbahasa Jepang yang kujalani saat ini, membutuhkan ketahanan lebih untuk bisa berprestasi. Namun tiada yang patut hamba sangsikan akan besarNya kuasaMu. Yang hanya boleh hamba lakukan hanyalah terus berikhtiar dengan penuh keyakinan bahwa Allah bersama orang-orang yang bersabar. Bersabar dalam berjuang meniti takdir hidupnya.

Suamiku.. Terimakasih atas segala perjuanganmu. Doakan diri ini selalu bisa menjadi istri yang menyejukkan mata dan mendampingi perjuanganmu.. hingga akhir hayat kelak..hingga kita dikumpulkan kembali di JannahNya.. aamiin..

Subhanallah..Alhamdulillah.. Walaa ilaa haillallahu Wallahu akbar..

Setiap asa yang terhimpun akan keyakinan pada Illahi Rabbi..

Keyakinan bahwa tiada yang tidak mugkin untuk sebuah tujuan yang mulia

Tujuan untuk menjalani takdirNya dengan penuh perjuangan, keikhlasan karenaNya dan kesyukuran

Laa haulaa walaa quwwata illaa billaah..

Fukuoka, 31 Mei 2011

spesial untuk sahabat2 kami: Ratih-Septi, Vanie-Kur, Hilman-istri, Putri-Uyo, Shiddiq-istri, Rita-Iman, Wilda-suami, Mita-Krisna, Nita-Tamam^^

Posted by: Herpin Dwijayanti | May 26, 2011

Refleksi.. Dimana Diri ini Berada Kelak?

Detik demi detik.. Hari demi hari.. bulan demi bulan terlewati..

Hampir 8 bulan sudah meniti takdirNya di negeri Sakura..

Sebuah guratan kerisauan menyembul di sudut hati..

Adakah kebaikan dalam waktu yang diamanahkan ini tlah tergores?

Adakah diri ini telah berjuang hingga titik dimana Allah mencurahkan ridhoNya karena melihat seorang hambaNya berjuang dengan seluruh kemampuannya?

Berjuang menjaga dienNya, berjuang menjaga istiqomah untuk senantiasa mendedikasikan waktuNya untuk keikhlasan dan mahabbah padaNya..

Ataukah segala kenikmatan ini melenakan dari perjuangan yang seharusnya?

Lihatlah bagaimana isi SMS seorang ustadzah yang begitu kokoh aqidahnya dan mencurahkan segenap harta, waktu, tenaga dan pikirannya di jalanNya..

`Ya Robb, aku sdg memikirkan posisiku kelak diakhirat mngkitkan aku berdampingan dgn penghulu para wanita khodijah al kubro yg berjuang dgn harta dan jiwanya?Atau dngn Hafsah bt Abi Bakr yg di bela oleh Allah saat akan dicerai krn showwamah dan qowwamahnya? Atau dgn Aisyah yg telah hafal 3500 an hadits, sdg aku….ehm 500 jg belum…atau dgn ummu sulaim yg shobiroh atau dgn Asma yg mengurus kendaraan suaminya dan mencela putranya saat istirahat dr jihad… atau dgn siapa ya, ya Alloh, tlg beri kekuatan tuk mengejar amaliah mereka…sehingga aku laik bertemu mereka bahkan bisa berbincang dgn mereka di taman firdausMu`

wahai hati.. beliaulah ustadzah Yoyoh Yusrah yang ternyata dirindukanNya dan terlebih dahulu dipanggilNya.. dedikasi di jalan dakwah adalah totalitas yang menunjukkan kekuatan karakter seorang muslimah untuk berkomitmen membesarkan 13 putra putri solih solihahnya namun tidak pula melupakan kewajibannya untuk beramal jamai di jalan dakwah, berperan aktif untuk masyarakat, untuk menegakkan kalimatNya di bumi..namun beliau tetap bersahaja dan total memberikan harta dan jiwa di jalan dakwah..yang kepergiannya disedihkan oleh saudara/i kita di Palestina, Sudan, Libanon.. atas perjuangannya untuk peduli pada mereka..

Betapa tangguhnya ia.. dan lihatlah sekali lagi isi SMSnya tadi.. beliau yang pernah menghafal Al-Qur`an dengan jumlah yang tidak sedikit saja masih sangat memikirkan bagaimana kondisi akhiratnya kelak.. tentang dimana ia berada dibandingkan para wanita shalihah yang terdahulu.. yang beliaupun pernah diprotes oleh seorang wanita Palestina karena belum selesai menghafal 30 Juz Al-Qur`an..`untuk apa saja waktumu digunakan hingga sudah seusia sekarang namun belum selesai menghafal Al-Qur`an?`, ucap wanita Palestina itu padanya.

Ya Rabb.. betapa sedikitnya amalan hamba ini.. betapa kecilnya diri ini..dibanding mereka.. dibanding mereka yang berjuang menjaga hati dan waktunya hanya untuk ketaatan padaMu..

Ya Rabb.. jadikan hamba yang mampu belajar seperti beliau yang seluruh hidupnya diwakafkan, diserahkan pada dakwah ini. Seluruh perjalanan hidupnya telah bergabung dengan dakwah ini secara totalitas, diberikan untuk dakwah ini. Tiada yang membahagiakan selain tetap terjaga dalam ikatan iman dan senantiasa bersama saudara membangun jembatan Islam nan indah.

Ya Rabb.. semikanlah hati ini dengan  napas perjuangan, yang tak kan henti walau tantangan menghadang..

Izinkan diri ini menjalankan perintahMu semurni-murninya dan kumpulkan kami di SyurgaMu kelak bersama orang-orang yang berada di golongan para Anbiya dan Mursalin..

Jangan silaukan kami dengan kenyamanan dunia yang ternyata melenakan..

Jangan biarkan diri ini terlena dengan nikmatMu di Bumi sakuraMu ini yang ternyata tidak mendekatkanku padaMu..

Dekatkanlah diri ini padaMu, jagalah Ya Rabb.. Hanya kepadaMu hamba berlindung..

Before Maghrib@sebuah sudut di Bumi Allah

-setelah percik ruh menggeliat di senja yang tenang-

Posted by: Herpin Dwijayanti | February 8, 2011

Visualize your Dream!!

Saya teringat sebuah cerita dari seorang kawan saya yang cantik dan tinggi semampai, yang nmenurut saya sangat pantas masuk ke jajaran model. Tapi sejak dulu ia dikenal sangat tomboi, dan tidak begitu memperhatikan penampilan, hanya beberapa tahun belakangan ini ia mulai merawat karunia fisik yang dianugerahiNya. Hingga di suatu saat, ia mendaftar di sebuah ajang pemilihan putri di sebuah propinsi untuk menuju putri Indonesia. Tak disangka, ternyata ia masuk final di propinsi. Ia memang cantik dan cerdas, namun tak memiliki pengalaman di dunia model sama sekali. Sementara kontestan lainnya, memiliki pengalaman memenangkan aneka kontes gadis sampul, none A, mojang B, duta ini dan itu. Hmm.. melihat dirinya yang tidak memiliki background apa2, mungkinkah ia bisa melampaui mereka? Tapi ia mencoba fokus ke dalam dirinya, dan mencoba untuk BERPIKIR SEPERTI SEORANG PUTRI INDONESIA. Seolah mereset sistem komputer, ia mencoba membayangkan dirinya adalah seorang putri Indonesia yang dapat berargumentasi dengan cerdas, serta memiliki paras ayu dan tingkah laku yang cantik. Ia fokus mempersiapkan diri hingga hari H final. Berlatih bahasa asing, menggali aneka topik nasional terhangat bahkan hingga melatih cara berjalannya hingga mendekati seorang putri. Dan tanpa disangka, ternyata di Propinsi ia berhasil menang menjadi juara dan berangkat ke kontes level nasional. Sebuah pengendalian pikiran yang berujung pada prestasi dan kesuksesan. Ternyata visualisasinya untuk menjadi seorang putri sejak awal, telah menghantarkannya untuk benar-benar mewujudkannya.

Sahabat,

Kisah di atas adalah juga memiliki esensi serupa dalam banyak kisah lainnya tentang kesuksesan seseorang. Namun demikian, kebanyakan manusia tidak melihat dirinya dengan kacamata positif sehingga orang lain pun akan mencitrakan demikian pada dirinya. Akibatnya, ia yang sebenarnya memiliki potensi elang, menjelma menjadi memiliki potensi ayam hanya karena terkungkung oleh pikirannya sendiri selama bertahun-tahun. Demikianlah yang kerapkali berada di sekitar kita. Kita diciptakan dengan kesempurnaan. Potensi kecerdasan, potensi kesuksesan, potensi kemuliaan, potensi kebaikan, dan segala potensi positif lainnya. Namun kerapkali tertutupi dengan belenggu  yang berupa background keluarga, pengalaman tidak menyenangkan di masa lalu, negara asal, almamaternya, bahkan di daerah mana ia tinggal, bahkan sekedar merasa hidungnya kuring mancung, atau kulitnya kurang putih. Siapapun kita, berhak untuk menyadari kesempurnaan potensi yang telah dianugerahkanNya pada kita yang saat ini belum tereksplor seluruhnya dalam diri. Seorang yang berasal dari keluarga yang tidak memiliki background ilmuwan, bisa saja menjadi seorang penemu bahkan peraih nobel. Seorang yang tidak memilki background keluarga pengusaha, bisa saja menjadi seorang pengusaha sukses. Seorang yang sebelumnya memilki ketidakpercayaan diri untuk berbicara di depan umum, bisa saja di suatu hari menjadi seorang penyiar berita handal. Seorang wanita yang sebelumnya jarang sekali memasak, ternyata bisa menjadi seorang chef terkemuka setelah ia memutuskan diri ingin menjadi seorang yang chef yang handal. Maka destinasi hidup kita bukanlah ditentukan oleh apa yang ada di sekitar. Tapi pada kemampuan kita untuk memiliki konsep diri positif, menentukan jalan kita sendiri (self determinitive) dan konsisten meraihnya (goal persistency). Meraih impian adalah perkara memutuskan jalan kita sendiri dan tidak kemudian melempem dengan duri kerikil yang ditemui di jalan.

Ada tips-tips mudah yang bisa kita mulai terapkan.

1. Miliki citra diri yang positif.

Setiap kali berhadapan dengan orang lain, hanya wajah menyenangkan serta tutur kata menyenangkan yang terucap. Tidak ada keluhan atau gerutuan. Perhatikan kembali bagaimana ekspresi wajah Anda ketika mengucapkan sesuatu, masihkan terlihat sinis? adakah kata-kata menukik yang mengiris hati orang?  Kenegatifan yang terucap dalam kata atau terpancar di wajah adalah pancaran dari kondisi hati yang negatif  dan keruh. Orang-orang positif akan selalu mudah memberikan pujian atas kelebihan orang lain, dan melihat segala sesuatu dengan kacamata positif. Sehingga senyuman akan mudah terkembang dan perasaan akan senantiasa terjaga dalam semangat hidup yang tinggi.

2. Tentukan goal Anda sekarang, Beranilah Bermimpi!

Jangan biarkan hidup Anda mengalir begitu saja tanpa ada arah tujuan. Mimpi akan sangat membantu Anda untuk melangkah kemana hari ini dan esok hari. Banyak orang yang cerdas namun tidak berakhir di manapun karena ia tidak dapat mendefinisikan impiannya dalam hidup sehingga tidak mengetahui langkah-langkah yang perlu ia ambil unuk maju. Beranilah menentukan suatu targetan tujuan yang mungkin menurut Anda tidak mungkin sekalipun. Goal tinggi, akan menstimulasi pencapaian tinggi. Goal rendah, maka Anda pun akan mencapai sesuatu yang rendah juga. Pasang target yang menantang untuk diri Anda sehingga akan memberikan dorongan lebih bagi Anda. Perasaan tertantang akan meningkatkan kinerja adrenalin Anda untuk terus berusaha mencapainya dengan energi optimisme yang tak putus.

3. Visualisasikan Mimpi Anda!

Jika Anda membayangkan Anda ingin memilki keluarga bahagia sejahtera, maka bayangkan Anda berada dalam kondisi tersebut. Jika Anda bercita-cita pada usia 30 tahun telah memiliki suatu usaha yang sukses, maka bayangkan itu. Jika Anda bercita-cita ingin menjadi seseorang yang konsisten mempelajari AlQur`an dan menghafalkannya, maka bayangkan kondisi ketika Anda telah berhasil menghafal 30 juz itu. Jika Anda bercita-cita ingin menjadi seorang doktor di usia muda dengan aneka penemuan yang bermanfaat, maka bayangkan saat-saat ketika Anda diwisuda dengan predikat itu. Think what you wanna be, then you`ll be..

4. Feel Positive

Ada sebuah kondisi dimana kita tidak hanya memvisualisasikan saja impian kita, namun juga merasakan seolah saat ini kita telah mencapainya. Ini lah perbedaan antara mengangan-angankan dengan mengintegrasikan visi (goal) ke dalam konsep diri kita saat ini. Sehingga ada sebuah sugesti positif yang men-drive kita bahwa kita mampu mencapainya, dan akhirnya benar-benar mencapainya. Sehingga motivasi akan terus terjaga dan terus merasakan aura positif dalam diri kita sendiri.

5. Terus maintain semangat Anda untuk berusaha yang terbaik, dan meyakini mahwa rizkiNya akan ada bagi mereka yang bersungguh-sungguh berusaha. Cintailah Ia sehingga Ia akan semakin mencintai Anda..

Selanjutnya.. terserah Anda..^^

*keep on moving*

@inspirative chuo library,, kyuudai

Posted by: Herpin Dwijayanti | January 4, 2011

My Japan`s Life Milestone: First 3 months` Note

Alhamdulillah tepat tiga bulan sudah udara negeri Sakura ini kuhirup.

 

Macha and Mochi in Dazaifu

Meski sakura belumlah terlihat, namun banyak keindahan yang bersemi di hari-hari awalku di sini. Hari-hari musim gugur yang dihiasi pohon-pohon dengan daun berwarna indah telah menjelma menjadi hari-hari penuh rintik hujan maupun salju yang dinginnya menambah takjub akan Maha Besar-Nya Sang Pencipta dalam mengatur alam raya.

Hingga 2013 insyaAllah diri ini akan bertualang menjelajahi kehidupan di negeri yang luar biasa maju ini. Menjalani kehidupan sebagai seorang mahasiswa asing, sebagai seorang warga Indonesia yang ingin berbuat kemanfaatan meski jauh dari negeri asalnya, dan sebagai seorang wanita yang ingin tetap berbakti pada suaminya meski saat ini jauh berada di seberang.

Every beginning is hard, namun optimisme menatap hari depan akan sangat menentukan  bagaimana hari esok akan tercipta. Mengutip sebuah motivasi Bapak dunia Islam yang fenomenal, Imam Hasan Al-Banna : Mimpi dan keyakinan kita hari ini adalah kenyataan di hari esok. Maka meskipun terlalu banyak area ketidakpastian yang mungkin kita temui di masa depan, namun dengan definisi mimpi (visi) dan keyakinan (iman) akan menjadi variabel penentu ketahanan diri(self-endurance). Bertahan dengan seimbang hingga titik tujuan (goal) tercapai.

Tentu yang menjadi entitas penentunya adalah waktu. Sebuah entitas yang di dalamnya karya kita akan tergores, dan menjadi saksi bagaimana kita berjuang mengukir kebaikan di tiap detiknya. Maka, sejak awal, memastikan waktu kita terisi hanya dengan hal-hal terbaik akan membuat diri kita menjadi bernilai. Bukan karena penilaian orang pada apa yang kita lakukan. Namun pada kepuasan diri dengan mengetahui bahwa kita berada pada track yang seharusnya. Melakukan yang terbaik yang kita mampu.

Seperti halnya para pejuang akademis lainnya yang berada di Jepang saat ini, maka setiap keberhasilan tahapan akademis menjadi hal yang sangat berarti. Alhamdulillah, dengan izinNya, ujian masuk S2 berhasil terlewati, dengan bantuan banyak pihak tentunya, seperti tutor, professor, dan dukungan teman-teman di sini (thanks all!). Selanjutnya, yang menanti di depan adalah penguasaan bahasa Jepang untuk persiapan kuliah di bulan April,  mengingat kondisi bahasa Jepang saya saat ini yang belum advanced. Menghadapi kuliah yang dilakukan dalam bahasa Jepang nanti, membutuhkan kompetensi bahasa Jepang yang tidak main-main untuk dapat menyerap dengan maksimal ilmu yang disampaikan. Maka, hari demi hari banyak diisi dengan belajar huruf-huruf kanji dan bergaul juga dengan teman-teman yang berbahasa Jepang untuk melatih kepekaan listening danspeaking. Menyaksikan tayangan di TV Jepang pun sangat membantu untuk progress yang lebih baik.

 

Tim Angklung PPIF

Kehidupan di sini juga semakin berwarna dengan lingkungan orang-orang Indonesia yang luar biasa solid. Sebagai new comer, tentunya membangun hubungan persahabatan dengan banyak orang di sini akan menjadi hal yang sangat indah untuk dilakukan. Saya sangat berbahagia bisa berpartisipasi di tim angklung PPIF, blog PPIF, di PPI Jepang, di Muslimah Fukuoka, dan membantu juga teman-teman yang ada di Kammi Jepang.

 

Idul Adha di Mesjid Fukuoka

Tapi yang paling mengagetkan adalah bahwa saya yang baru beberapa bulan berubah status menjadi Ibu-Ibu, ternyata sudah ditunjuk sama Ibu-ibu Indonesia untuk memanage kegiatan Muslimah Fukuoka. Hmm.. super kaget,, dan benar-benar belum berpengalaman dengan dunia Fukuoka (apalagi dengan dunia Ibu-ibu). Memang rasanya saya sudah ditakdirkan sejak dulu untuk tidak bisa membiarkan diri berdiam diri tanpa kemanfaatan. Maka, amanah-amanah yang dipercayakan ini semoga bisa menjadi media untuk membuat diri untuk lebih bermanfaat di sini dan memperoleh ilmu-ilmu baru yang memperkaya jiwa.

 

Thursday Club friends

Bergaul dengan lingkungan internasional pun menjadi hal yang sangat mengasyikan. Ada komunitas entrepreneur di Fukuoka dalam Bizbar yang mengadakan takshow entrepreneurship di lingkungan mahasiswa dan pekerja di Fukuoka. Hmm.. dunia enterpreneurship yang unik dan menarik memang akan mempertemukan kita dengan orang-orang yang unik dan bersemangat tinggi. Saya menemukan tipikal-tipikal org Jepang yang unik yang tidak seperti orang jepang pada umumnya dalam komunitas ini. Selain itu, saya juga mengikuti Thursday Club, kelompok informal untuk menjalin persahabatan antara orang Jepang dengan orang asing. Berlatih bahasa Jepang maupun bahasa Inggris dan menghadiri aneka kegiatan budaya Jepang. Teman-teman dari Dubai, Polandia, Amerika, Korea, Brazil, India, Jepang, Vietnam, Iran, Myanmar, Laos, China, dan aneka Negara dengn keunikannya. Menjadi ter-refresh kembali dengan pengalaman AFS dulu ketika SMA, ketika kunci pergaulan internasional adalah pada dasarnya simple. Memahami dan menghargai orang lain. Perbedaan yang ada justru menjadi sebuah keunikan yang menjadi sumber ilmu yang baru. Sehingga banyak pelajaran positif yang juga kita bisa ambil dari intercultural learning inil. Terkadang ada stereotype tertentu yang menghalangi sebuah persahabatan bisa terjalin. Yang saya yakini, adalah bahwa setiap manusia adalah sama, yaitu sangat menghargai kebaikan. Maka ketika menebar kebaikan, maka kebaikan pula yang akan dituai. Bagaimana respon sekitar kita terhadap kita, tergantung bagaimana kita membawa diri kita dengan sikap terbaik kita. Sehingga perbedaan Negara, agama dan bahasa, bukanlah menjadi hambatan. When you smile to the world, then the world will smile to you. What a lovely quote..^^Tentunya dalam hal ini, tanpa melunturkan prinsip-prinsip yang terkait keimanan, misal dengan menjaga shalat dan ibadah di manapun berada, dan tetap menjaga diri dari makanan dan minuman yang tidak halal. Untunglah disini ada toko yang menjual daging halal, serta tersedianya banyak makanan laut serta makanan india yang halal. Di dapur asrama, memasak menjadi hobi baru selama di sini^^ Menjadi jauh di negeri asing adalah media ujian keimanan juga. Tentu sedih rasanya jika kesuksesan dunia diraih, tapi akhirat semakin menjauhi karena terlena dengan semua nikmat ini. Semua pengalaman yang dialami disini semata-mata adalah media untuk semakin mengenal-Nya. Semoga Allah terus mengizinkan diri ini berada dalam lindunganNya.

Maka, di tahun 2011 ini, semoga kemudahan, keberkahan, kekuatan serta kemanfaatan akan terus mengalir. Semoga studi di MBA Program, Kyushu University Business School (QBS) ini bisa menelurkan prestasi dan karya yang positif di kemudian hari. Semoga suami pun diizinkanNya untuk bersama berjuang di negeri ini. Dan menggoreskan kemanfaatan yang lebih luas bagi siapa saja. Semoga balutan keoptimisan ini akan menjadi energi yang tidak pernah habis, seiring dengan tiada habisnya kasih sayangNya bagi orang-orang yang yakin.

January 4th, 2011

@Rupo Kenchoguchi 236

Special to all my friends in Japan and Indo,, thanks a lot for all ^^

selamat berjuang^^ganbarimashou!! The journey has just begun.

nothing`s impossible in this world,, as long as you can conquer your self^^

 

Illumination in Tenjin

 

Posted by: Herpin Dwijayanti | November 30, 2010

Kumpulan Hikmah yang Mencerahkan

Ketika sedang browsing tentang hikmah/ taushiyah, saya menemukan kumpulan hikmah yang dicompile oleh penulisnya (prasetya.wordpress.com) dari YM maupun dari SMS, dan saya pun minta izin mengcopasnya untuk Anda,, semoga bermanfaat,,=)
1.Hikmah Hari ini: Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Annahl [16]: 18)

2.Hikmah Hari Ini “Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh, sesungguhnya akan Kami tempatkan mereka pada tempat-tempat yang tinggi di dalam surga, yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal”.(QS. Al-Ankabuut: 58).

3. Hikmah Hari Ini: “Orang yang cerdas adalah orang yang mengendalikan dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah kematian, sedangkan orang yang lemah adalah orang yang memperturutkan hawa nafsunya dan berangan-angan kepada Allah dengan berbagai angan-angan.”

(HR Imam Ahmad, Tirmidzi, Ibn Majah, dan al-Hakim)

4. Hikmah Hari Ini:Rasulullah Saw bersabda, “Siapa yang ingin mengetahui kedudukannya di sisi Allah, maka hendaknya memperhatikan bagaimana kedudukan Allah dalam hatinya. Maka sesungguhnya Allah menepatkan (mendudukan) hamba-Nya, sebagaimana hamba itu mendudukan Allah dalam jiwanya (hatinya)”.

5.Hikmah Hari Ini:” Seseorang dengan tujuan yang jelas akan membuat kemajuan walaupun melewati jalan yang sulit dan Seseorang yang tanpa tujuan, tidak akan membuat kemajuan walaupun ia berada di jalan yang mulus ” (Thomas Carlye)

6. Hikmah Hari Ini:”Barangsiapa berdakwah kepada petunjuk, maka ia berhak memperoleh pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, tanpa dikurangi dari pahala mereka sedikitpun, dan barangsiapa yang mengajak pada kesesatan maka ia berhak mendapat dosanya seperti dosa orang yang mengikutinya, tanpa dikurangi dari dosa mereka sedikitpun.” (HR. Muslim, Malik, Abu Daud dan Tirmizi)

7.Hikmah Hari Ini: Dan kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada kedua orang ibu bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmua, hanya kepada-Ku-lah kembalimu. (QS Lukman: 14).

8.Hikmah Hari Ini:”Obatmu ada dalam dirimu, tetapi kau tak melihatnya. Penyakitmu ada dalam dirimu tapi kau tak menyadarinya. Kau sangka dirimu materi yang mungil, padahal di dalam dirimu terangkum alam yang besar”

(Anonymous)

9. Hikmah hari ini:“Dijadikan indah pada pandangan manusia, kecintaan kepada apa-apa yang diinginkan yaitu wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan disisi Allah tempat kembali yang baik.” (Al-Qur`an: Al-Imran ayat 14)

10. Hikmah Hari ini:”Dua mata yang tidak disentuh api neraka, mata yang menangis karena takut kepada Allah dan mata yang berjaga-jaga di jalan Allah.” (HR.Tirmidzi)

11. Hikmah Hari ini:Barangsiapa takut kepada Allah SWT niscaya tidak akan dapat dilihat

kemarahannya. Dan barangsiapa takut pada Allah, tidak sia-sia apa yang dia

kehendaki. (Umar bin Khattab)

12. Hikmah Hari Ini: “Sesungguhnya Allah swt. berfirman pada hari kiamat: “Mana orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku? Hari ini akan Aku naungi (tolong) mereka, dimana tidak ada naungan (pertolongan) yang lain selain dari-Ku.” (HR. Muslim)

13. HIkmah Hari Ini:”Sesungguhnya Rasulullah saw. pernah bersabda kepada para

shahabatnya: Berlindunglah kamu kepada Allah dari azab kubur. Sesungguhnya

azab kubur itu benar-benar (terjadi) ” (HR.Thabrani)

14. Hikmah Hari ini:”Ada hal Unik dari kebencian, kebencian bisa ditimbulkan dari hal yang remeh dan kecil. Tidak perlu seseorang yang kita benci melakukan kejahatan besar(Belajar dari Kisah – Trans 7)”

15.Hikmah Hari Ini:” Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.(Al Baqarah :214)

16.Hikmah hari Ini:”Tujuh golongan yg akan dinaungi oleh Allah di bawah naungan-Nya di hari tdk ada naungan kecuali naungan-Nya. 1. Pemimpin yg adil, 2. Pemuda yg sentiasa beribadat kepada Allah semasa hidupnya, 3. Orang yg hatinya sentiasa berpaut pada masjid-masjid 4. Dua orang yg saling mengasihi karena Allah, keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah, 5. Seorang lelaki yg diundang oleh seorang perempuan yang mempunyai kedudukan dan rupa paras yg cantik utk melakukan kejahatan tetapi dia berkata, ‘Aku takut kepada Allah!’, 6. Seorang yg memberi sedekah tetapi dia merahsiakannya seolah-olah tangan kanan tidak tahu apa yg diberikan oleh tangan kirinya dan 7. Seseorang yg mengingati Allah di waktu sunyi sehingga mengalirkan air mata dr kedua matanya” (HR. Bukhari & Muslim)

17.Hikmah Hari Ini: Jika kamu ingin mengetahui seberapa besar cinta Allah padamu maka: (1) Lihatlah volume cintamu kepada kalam-Nya, Yaitu Al-Qur`an, dihatimu. (2) Seberapa besar volume kenikmatanmu dan keasyikanmu tatkala mendengar lantunan firman-Nya. Sudahkah keasyikan itu melebihi keasyikan para pecandu musik dan nyanyian tatkala nyanyian itu diperdengarkan? Sesungguhnya merupakan hal yg wajar, bahwa barang siapa yang mencintai kekasih, maka suara dan pembicaraannya adalah sesuatu yng di cintai. (Ibnu Qayyim)

18. Hikmah Hari Ini:Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa dilanda kesusahan dalam suatu masalah hendaklah dia mengucapkan Laa Haula wa laa quwwata illa bil-laahil ‘aliyyil-’azhiim’ (Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah yang maha Tinggi lagi Maha Agung)” ( H.R Baihaqi dan Ar Rabi’i)

19. Hikmah Hari Ini: Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan

hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan

tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan

(ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya)

lagi Maha Mengetahui.” (Terjemah QS. Al-Baqarah [2] 261) 1. Hikmah Hari Ini: “Org yg cerdik berakal ialah org yg memperhitungkan keadaan dirinya dan suka beramal utk mencari bekal sesudah matinya,sedangkan orang yang lemah ialah orang yang dirinya selalu mengikuti hawa nafsunya dan mengharap-harapkan kemurahan atas Allah yakni mengharap-harapkan kebahagiaan dan pengampunan di akhirat, tanpa beramal shalih.” (HR.Termidzi)

2. “Wahai anak manusia, setiap kali engkau meminta kepada-Ku dan mengharap dari-Ku, maka Aku akan ampunkan bagimu apa yang telah lalu dan Aku tidak peduli betapapun besar dan banyaknya dosamu. Wahai anak manusia, seandainya dosa-dosamu mencapai setinggi langit, kemudian engkau meminta ampun kepada-Ku, maka Aku akan mengampunimu dan Aku tidak peduli. Wahai anak manusia, seandainya engkau datang kepada-Ku dengan membawa setumpuk dosa sebesar bumi, kemudian engkau berjumpa dengan-Ku tanpa menyekutukan Aku dengan sesuatu apapun, maka Aku akan memberikan ampunan sebesar bumi itu pula” (Hadits Qudsi Riwayat Turmudzi)

3. Hikmah Hari Ini: “Jika kamu ingin dikasihi Allah dan Rasul-Nya, maka sampaikanlah amanat apabila kamu diberi kepercayaan, dan berlaku jujurlah (benar) apabila berbicara, dan berbuat baiklah kepada tetangga-tetangga, yaitu orang yang bertetangga dengan kamu.” (HR. Thabrani)

4. Hikmah Hari Ini: “Maafkanlah kesalahan orang yang murah hati (dermawan). Sesungguhnya Allah menuntun tangannya jika dia terpeleset (jatuh). Seorang pemurah hati dekat kepada Allah, dekat kepada manusia dan dekat kepada surga. Seorang yang bodoh tapi murah hati (dermawan) lebih disukai Allah daripada seorang alim (tekun beribadah) tapi kikir. (HR. Ath-Thabrani)

5. Hikmah Hari Ini:

Jika kamu ingin mengetahui seberapa besar cinta Allah padamu maka:

(1) Lihatlah volume cintamu kepada kalam-Nya, Yaitu Al-Qur`an, dihatimu.

(2) Seberapa besar volume kenikmatanmu dan keasyikanmu tatkala mendengar lantunan firman-Nya. Sudahkah keasyikan itu melebihi keasyikan para pecandu musik dan nyanyian tatkala nyanyian itu diperdengarkan? Sesungguhnya merupakan hal yg wajar, bahwa barang siapa yang mencintai kekasih, maka suara dan pembicaraannya adalah sesuatu yng di cintai. (Ibnu Qayyim)

6. Hikmah Hari Ini: “Abdullah ibnu Mas’ud Ra berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah, “Ya Rasulullah, amal perbuatan apa yang paling afdol?” Beliau menjawab, “Shalat tepat pada waktunya.” Aku bertanya lagi, “Lalu apa lagi?” Beliau menjawab, “Berbakti kepada kedua orang tua.” Aku bertanya lagi, “Kemudian apa lagi, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Berjihad di jalan Allah.” (HR. Bukhari)

7. Hikmah Hari Ini: “Sesungguhnya, orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan, (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur dan gadis-gadis remaja yang sebaya dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman). Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia dan tidak (pula perkataan) dusta. Sebagai balasan dari Tuhanmu dan pemberian yang cukup banyak. (an-Naba’: 31-36)

8. Hikmah Hari Ini: “Malaikat Jibril datang kepada Nabi Saw, lalu berkata, “Hai Muhammad, hiduplah sesukamu namun engkau pasti mati. Berbuatlah sesukamu namun engkau pasti akan diganjar, dan cintailah siapa yang engkau sukai namun pasti engkau akan berpisah dengannya. Ketahuilah, kemuliaan seorang mukmin tergantung shalat malamnya dan kehormatannya tergantung dari ketidakbutuhannya kepada orang lain.” (HR. Ath-Thabrani)

9. Hikmah Hari Ini:

Ingat-ingatlah lima aturan sederhana untuk menjadi bahagia:

1. Bebaskan hatimu dari rasa benci.

2. Bebaskan pikiranmu dari segala kekuatiran.

3. Hiduplah dengan sederhana.

4. Berilah lebih banyak

5. Jangan mengharapkan balasan

10. Hikmah Hari Ini: Surga dan neraka komplain; surga berkata, ‘Penghuniku adalah orang-orang yang lemah dan miskin.’ Neraka pun berkata, ‘Penghuniku adalah orang-orang yang besar kepala dan sombong.’ Kemudian Allah berkata kepada neraka, ‘Kamu adalah azab-Ku; Aku menyiksa orang yang Aku kehendaki dengan menjadikannya sebagai penghunimu.’ Allah juga berkata kepada surga, ‘Kamu adalah rahmat-Ku; Aku melimpahkan rahmat-Ku kepada orang yang Aku kehendaki dengan menjadikannya sebagai penghunimu.’” (HR Tirmidzi; hadits sahih)

11. Hikmah Hari Ini: “Dari Salman Al farisi r.a berkata: Rasulullah saw bersabda: ‘Seseorang yang mandi pada hari Jum’at. Bersuci menurut kemampuannya, memakai minyak rambutnya atau memakai minyak harum keluarganya kemudian keluar serta tidak memisahkan antara dua orang yang duduk, lantas ia shalat yang difardlukan untuknya dan diam apabila imam, berbicara, sungguh ia diampuni dosanya antara Jum’at dan Jum’at yang lain.” (HR: Bukhari)

12. Hikmah Hari Ini: “Nyanyian dan permainan hiburan yang melalaikan menumbuhkan kemunafikan dalam hati, bagaikan air menumbuhkan rerumputan. Demi yang jiwaku dalam genggamanNya, sesungguhnya Al Qur’an dan zikir menumbuhkan keimanan dalam hati sebagaimana air menumbuhkan rerumputan. (HR. Ad-Dailami)

13. Hikmah Hari Ini: “Cintailah saudaramu dengan biasa-biasa saja, bisa jadi suatu saat nanti ia akan menjadi musuhmu, dan bencilah orang yang kau benci dengan biasa-biasa saja, bisa jadi suatu saat nanti ia akan menjadi orang yang kau cintai. (HR at-Tarmidzi).”

14. Hikmah Hari Ini: “Mengapa manusia sering angkuh dan sombong? Bukankah awal penciptaannya dari air mani yang hina (menjijikkan). Pada akhir hidupnya menjadi bangkai yang sangat bau, diantara keduanya tiap hari perutnya mengantongi kotoran. Ia tidak bisa memberi rezeki kepada dirinya dan tidak bisa menolak atau menunda kematiannya.” (Ulama)

15. Hikmah Hari Ini: “Sa’ad bin Abi Waqqash berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah Saw, “Ya Rasulullah, siapakah orang yang paling berat ujian dan cobaannya?” Nabi Saw menjawab, “Para nabi kemudian yang meniru (menyerupai) mereka dan yang meniru (menyerupai) mereka. Seseorang diuji menurut kadar agamanya. Kalau agamanya tipis (lemah) dia diuji sesuai dengan itu (ringan) dan bila imannya kokoh dia diuji sesuai itu (keras). Seorang diuji terus-menerus sehingga dia berjalan di muka bumi bersih dari dosa-dosa. (HR. Bukhari)

16. Hikmah Hari Ini: “Allah berfirman: “Pasti akan mendapat cinta-Ku orang-orang yang saling mencintai karena Aku, saling kunjung-mengunjungi, dan saling memberi karena Aku.” (Hadits Qudsi).

17. Hikmah Hari Ini: “Tahukah kamu, apabila di dekat pintu rumahmu terdapat sebuah sungai dan kamu mandi lima kali sehari? Apakah badanmu masih kotor? Para sahabat menjawab : Tidak! Nabi bersabda lagi : begitulah halnya shalat yang lima kali sehari, Allah menghapuskan dosa-dosa manusia dengan shalat itu.” (Hadits Muttafaq Alaih).

18. Hikmah Hari Ini: “Seorang mayit dalam kuburnya seperti orang tenggelam yang sedang minta pertolongan. Dia menanti-nanti doa ayah, ibu, anak dan kawan yang terpercaya. Apabila doa itu sampai kepadanya baginya lebih disukai dari dunia berikut segala isinya. Dan sesungguhnya Allah ‘Azza wajalla menyampaikan doa penghuni dunia untuk ahli kubur sebesar gunung-gunung. Adapun hadiah orang-orang yang hidup kepada orang-orang mati ialah mohon istighfar kepada Allah untuk mereka dan bersedekah atas nama mereka.” (HR. Ad-Dailami)

19. Hikmah Hari Ini: “Wajib bagi setiap sendi-sendi salah seorang dari antara kalian untuk bersedekah setiap hari. Setiap tasbih adalah shodaqoh, setiap tahmid adalah shodaqoh, setiap tahlil adalah shodaqoh, setiap takbir adalah shodaqoh, amar ma?ruf adalah shodaqoh. Nahyi al-munkar adalah shodaqoh. Dan cukup menggantikan itu semua dua rakaat yang dilaksanakan di waktu dhuha? (HR. Muslim No. 720, Kitab Sholatul Musafirin Wa Qashruha, Bab Istihbab Sholat Adh-Dhuha. Jami?ul Ushul 9/436)

20. Hikmah Hari Ini: “Aku tertawa (heran) kepada orang yang mengejar-ngejar dunia padahal kematian terus mengincarnya, dan kepada orang yang melalaikan kematian padahal maut tak pernah lalai terhadapnya, dan kepada orang yang tertawa lebar sepenuh mulutnya padahal tidak tahu apakah Tuhannya ridha atau murka terhadapnya.”(Salman al Farisi/Az Zuhd, Imam Ahmad)

21. Hikmah Hari ini: “Membesarnya kenikmatan Allah bagi seseorang adalah bertambah banyaknya kebutuhan orang kepadanya (banyak dibutuhkan orang). Tetapi barangsiapa enggan memenuhi kebutuhan-kebutuhan orang-orang itu maka dia telah membiarkan kenikmatan itu lenyap. (HR. Al-Baihaqi)

22. Hikmah Hari Ini: “Sesungguhnya pertama-tama amalan yang seseorang itu dihisab dengannya ialah shalatnya, maka jikalau baik shalatnya itu, sungguh-sungguh berbahagialah dan beruntunglah ia dan jikalau rusak, sungguh-sungguh menyesal dan merugilah ia. jikalau seseorang itu ada kekurangan dari sesuatu amalan wajibnya, maka Allah Azzawajalla berfirman: “Periksalah olehmu semua – hai malaikat, apakah hambaKu itu mempunyai amalan yang sunnah.” Maka dengan amalan yang sunnah itulah ditutupnya kekurangan amalan wajibnya, kemudian cara memperhitungkan amalan-amalan lainnya itupun seperti cara memperhitungkan amalan shalat ini.” (HR. Termidzi)

23. Hikmah Hari Ini: “Dari Abu Hurairah RA, ia berkata bahwa Rosulullah SAW bersabda, “Maukah kalian aku tunjukkan amalan yang dapat menghapus dosa-dosa dan dapat mengangkat derajat (di Syurga) ?” Para sahabat menjawab, “Tentu, wahai Rosulullah” Beliau bersabda “Yaitu menyempurnakan wudhu pada waktu-waktu yang tidak disukai (keadaan yang sulit), memperbanyak langkah ke mesjid dan menunggu shalat setelah shalat. Itulah amal – amal yang baik (HR. Muslim)

24. Hikmah Hari Ini” {from: Taujih Rabbani} “Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah mereka yang apabila ia disebut nama Allah bergetar hatinya, dan apabila dibacakan ayat-ayat Allah bertambahlah imannya dan kepada Allahlah mereka bertawakal, (yaitu) orang- orang yang mendirikan shalat, dan yang menafkahkan apa-apa yang telah dikaruniakan kepada mereka. Merekalah orang-orang mu’min yang sebenarnya …” [Al-Anfaal : 2-4]

25. Hikmah Hari Ini: “Seorang sahabat datang kepada Nabi Saw dan bertanya, “Ya Rasulullah, tunjukkan kepadaku suatu amalan yang bila aku amalkan niscaya aku akan dicintai Allah dan manusia.” Rasulullah Saw menjawab, “Hiduplah di dunia dengan berzuhud (bersahaja) maka kamu akan dicintai Allah, dan jangan tamak terhadap apa yang ada di tangan manusia, niscaya kamu akan disenangi manusia.” (HR. Ibnu Majah).

26. Hikmah Hari Ini: “Syaqiq ibn Ibrahim ditanya, “Bagaimana dapat mengetahui sayakah orang yang saleh. Apakah sebab orang berkata, ‘Saya orang saleh?”. Syaqiq menjawab, “Tunjukkan rahasiamu pada orang saleh, bila mereka ridha kamu termasuk golongan mereka. Tawarkan dunia pada nuranimu. Jika kau menolaknya, itulah salah satu tanda. Hadapkan maut pada dirimu. Bila kau berani menerima, kaulah orang saleh itu. Bila ketiganya ada pada dirimu mintalah pada Allah selalu jauhkan riya’ dari amalmu supaya tak dirusak dan lebur jadi debu.” (Hikmah dari Langit, Yusuf Mansur. Penerbit Pena)

27. Hikmah Hari Ini: Orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (al-Baqarah: 277)

28. Hikmah Hari Ini:

Tiga Renungan Saat di Cela:

(1) Jika engkau tidak merasa memiliki aib seperti yang di katakannya, boleh jadi engkau memiliki aib yang sama. Bersyukurlah kpd Allah SWT krn banyak aibmu yang ditutupi.

(2) Tindakannya itu merupakan penebus bagi dosa-dosamu.

(3) Jika dia tetap mencelamu, maka berdoalah agar dosanya diampuni Allah SWT. (Ibnu Qudamah)

29. Hikmah Hari Ini : Rasulullah SAW bersabda,” Di dalam surga terdapat pintu yang bernama bab ad-dhuha ( pintu dhuha ) dan pada hari kiamat nanti ada orang yang memanggil,” Di mana orang yang senantiasa megerjakan sholat dhuha ? Ini pintu kamu, masuklah dengan kasih sayang Allah.” ( H.R. at-Tabrani).

30. Hikmah Hari Ini :” Hidup bersahaja, selalu saja mempesona karena cermin dari pribadi yang tak diperbudak bermegah-megah, tak ditipu oleh hawa nafsu. ( KH. Abdullah Gymnastiar ) “

31. HIkmah Hari Ini: Tidak jarang kita menghargai pekerjaan sebatas pada uang atau upah yang diterima. Kerja akan bernilai lebih jika itu menjadi kebanggaan bagi kita. Sekecil apapun peran dalam sebuah pekerjaan, jika kita kerjakan dengan sungguh-sungguh akan memberi nilai kepada manusia itu sendiri. Dengan begitu, setiap tetes keringat yang mengucur akan menjadi sebuah kehormatan yang pantas kita perjuangan.

32.Hikmah Hari Ini:Sesungguhnya dalam penciptan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata). �Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. . . . (QS. Ali Imran 190-191)

33. Hikmah Hari Ini:

Ku Ingat Engkau saat alam begitu gelap gulita

dan Wajah Zaman berlumuran debu hitam

Ku sebut nama-Mu dengan lantang disaat fajar menjelang

Dan fajarpun merekah seraya menebar senyuman indah

Betapa pun ku lukiskan keagungan_Mu dengan deretan huruf,

Kekudusan-Mu tetap meliputi semua arwah

Engkau Tetap Yang Maha Agung

Sedang semua makna akan lebur mencair

di tengah keagungan_Mu, Waha Rabb_Ku…

Dr. Aidh Al-Qarni_La Tahzan

34. Hikmah Hari Ini:Al-Baqarah: 216,”…boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui,”

35. Hikmah Hari Ini:Untuk Apa Allah Menguji,Surah Al-Ankabut ayat 2-3:Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan:”Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.

36.Hikmah hari Ini:Suatu hari, Imam al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu Imam beliau bertanya beberapa hal. Pertama, “Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?.

kedua. “Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?”.

ketiga. “Apa yang paling besar di dunia ini?”.

keempat adalah, “Apa yang paling berat di dunia ini?”.

kelima adalah, “Apa yang paling ringan di dunia ini?”.

keenam adalah, “Apakah yang paling tajam di dunia ini?”.

yang paling dekat dengan kita adalah “Mati”. Sebab itu sudah janji Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati. (QS. Ali Imran 185)

yang paling jauh adalah masa lalu, karena masa lalu tidak akan pernah kembali

yang paling besar di dunia adalah nafsu, sering sekali kita tidak bisa menahan nafsu diri sendiri

yang paling berat di dunia ini adalah “memegang AMANAH”

yang paling ringan di dunia ini adalah ‘meninggalkan SHALAT’. Gara-gara pekerjaan kita tinggalkan shalat, gara-gara meeting kita juga tinggalkan shalat.

Hikmah Hari Ini:Dalam kitab Riyadhus Shalihin, Imam Nawawi memaparkan hadits-hadits yang berkenaan dengan keutamaan membaca Al-Qur’an. Di antaranya:

1. Akan menjadi syafaat bagi pembacanya di hari kiamat.2. Mendapatkan predikat insan terbaik.

3. Mendapatkan pahala akan bersama malaikat di akhirat, bagi yang mahir mambacanya.

4. Mendapatkan pahala dua kali lipat, bagi yang belum lancar

5. Akan diangkat derajatnya oleh Allah

6. Mendapatkan sakinah, rahmat, dikelilingi malaikat, dan dipuji Allah di hadapan makhluk-Nya.

38. Hikmah Hari Ini:“Sesungguhnya Allah jika menghendaki membinasakan seorang hamba, maka Dia mencabut dari orang itu rasa malu. Jika telah tercabut darinya rasa malu, engkau tidak menjumpai orang itu kecuali bergelimang dosa. Jika engkau tidak menjumpai kecuali bergelimang dosa, dicabut (pula) dari dirinya amanah. Apabila telah dicabut darinya amanah, engkau tidak menjumpainya kecuali sebagai orang yang berkhianat dan dikhianati. Jika engkau tidak menjumpainya kecuali dalam keadaan berkhianat dan dikhianati, maka dicabut darinya rahmat (Allah). Apabila telah dicabut darinya rahmat (Allah), engkau tidak menjumpainya kecuali dalam keadaan terkutuk dan terlaknat. Jika engkau tidak menjumpainya kecuali dalam keadaan terkutuk dan terlaknat, maka dicabut darinya ikatan dengan Islam. (HR. Ibnu Majah)”

39. Hikmah Hari Ini:”Hendaknya kita mengukur ilmu bukan dari tumpukan buku yang kita habiskan. Bukan dari tumpukan naskah yang kita hasilkan. Bukan juga dari penatnya mulut dalam diskusi tak putus yang kita jalani. Tapi dari amal yang keluar dari setiap desah napas kita”.

Ibnul Qayyim Al Jauziyyah

40.Hikmah Hari Ini: dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan mushibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik. al maidah 49

41. Hikmah Hari Ini:Carilah hatimu di tiga tempat, saat mendengar Al-Qur’an, di tempat majelis dzikir dan saat-saat menyendiri. Bila engkau tidak mendapatinya, maka mohonlah kepada Allah agar Dia menganugerahkan hati (yang baru) kepadamu, karena sesungguhnya engkau sudah tidak lagi memiliki hati.

42. HIkmah Hari Ini:Bersama kegembiraan pasti ada kesedihan. Tiada rumah yang mendapatkan kenikmatan, melainkan mendapatkan pula pelajaran. Masing-masing kalian adalah tamu, sedangkan hartanya adalah pinjaman. Setiap tamu akan segera pulang, sedangkan pinjaman dikembalikan kepada pemiliknya.

Diambil dari: Menjadi Kekasih Allah, Bersama Pakar Rohani Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah, Penerbit Pustaka At-Tibyan

43. Hikmah Hari Ini:SAIDINA ALI KARRAMALLAHU WAJHAH BERKATA:

1. Tiada solat yang sempurna tanpa jiwa yang khusyu’

2. Tiada puasa yang sempurna tanpa mencegah diri daripada perbuatan yang sia-sia

3. Tiada kebaikan bagi pembaca al-Qur’an tanpa mengambil pangajaran daripadanya

4. Tiada kebaikan bagi orang yang berilmu tanpa memiliki sifat wara’

5. Tiada kebaikan mengambil teman tanpa saling sayang-menyayangi

6. Nikmat yang paling baik ialah nikmat yang kekal dimiliki

7. Doa yang paling sempurna ialah doa yang dilandasi keikhlasan

8. Barangsiapa yang banyak bicara, maka banyak pula salahnya, siapa yang banyak salahnya, maka hilanglah harga dirinya, siapa yang hilang harga dirinya, bererti dia tidak wara’, sedang orang yang tidak wara’ itu bererti hatinya mati

SAIDINA UTHMAN BIN AFFAN RADHIALLAHU ANHU BERKATA:

Antara tanda-tanda orang yang bijaksana itu ialah:

1. Hatinya selalu berniat suci

2. Lidahnya selalu basah dengan zikrullah

3. Kedua matanya menangis kerana penyesalan (terhadap dosa)

4. Segala perkara dihadapaiya dengan sabar dan tabah

5. Mengutamakan kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia.

44. Hikmah Hari Ini:”Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Barang siapa yang mengikuti langkah-langkah setan itu menyuruh perbuatan yang keji dan mungkar. Sekiranya tidak karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian niscaya tidak seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan keji dan mungkar) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah maha mendengar lagi maha mengetahui”.QS An Nur:21

45. Hikmah Hari Ini:Barang Siapa yang menjadikan Akhirat sebagai harapannya, maka Allah akan memberikan kepuasan dalam hatinya, menghimpun segala impiannya, dan dunia pun akan mendatanginya dengan merunduk. Barang siapa yang menjadikan Dunia sebagai cita-citanya, maka Allah akan menjadikan kemiskinan di depan matanya, membuyarkan segala impiannya, dan dunia pun tidak akan mendatanginya melainkan apa yang telah ditentukan baginya. (HR. Turmudzi)

46. Hikmah Hari Ini:“Tidakkah engkau mengetahui bahwa sesungguhnya bertasbih kepada Allah siapa pun yang ada di petala langit dan bumi, dan burung dengan mengembangkan sayapnya. Sungguh setiap sesuatu mengetahui cara shalatnya dan cara tasbihnya masing-masing. Dan Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang mereka kerjakan.” (Q. S. An-Nuur [24] : 41)

47. Hikmah Hari Ini:“Dan Dia memberikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusanNya. Sungguh, Allah telah menentukan bagi setiap sesuatu” QS 65:3.

48. Hikmah Hari Ini:Barangsiapa yg ingin meninggalkan dunia dlm keadaan selamat maka hendaklah ia mengamalkan 10 perkara:

* Hak kpd diri: mengurangkan tidur, mengurangkan makan, percakapan dan berpada-pada dgn rezeki yd ada.

* Hak kpd malaikat maut: mengqadakan kewajipan2 yg tertinggal,mendapatkan kemaafan dr org yg dzalimi, membuat persediaan utk mati dan merasa cinta kpd ALLAH

* Hak kpd kubur: membuang tabiat suka mneabur fitnah, tabiat kencing merata-rata, memperbanyakkan solat tahajjud dan membantu org yg dizalimi.

* Hak kpd Munkar dan Nakir : tidak berdusta, berkata benar, meninggalkan maksiat dan nasihat menasihati.

* Hak kpd mizan(neraca timbangan amalan pada hari kiamat): menahan kemarahan, byk berzikir, mengikhlaskan amaln dan sanggup menahan kesulitan.

* Hak kpd sirat(titian yg merintangi neraka pada hari kiamat): mmbuang tabiat suka mengumpat, warak, suka membantu orang beriman dan suka berjamaah.

* Hak kpd Malik(malaikat penjaga neraka): menangis lantaran takutkan ALLAH s.w.t, berbuat baik kpd ibu bapa, bersedekah ketika terang-terangan serta sembunyi dan memperelokkan akhlak.

* Hak kpd Ridhzuan(malaiakt penjaga syurga): merasa redha kpd qadha’ ALLAH, bersabar menerima bala, bersyukur ke atas nikmat ALLAH dan bertaubat dr melakukan maksiat.

* Hak kpd Nabi MUhd SAW: berselawat ke atasnya, berpegang dgn syariat, bergantung kpd al sunnah (hadith), menyayangi para sahabat dan bersaing dlm mencari kelebihan dari ALLAH.

* Hak kpd ALLAH s.w.t: mengajak manusia ke arah kebaikan, mencegah dari kemungkaran, menyukai ketaatan dan membenci kemaksiatan.

49. Hikmah Hari Ini:”Ditutupnya pintu taufiq Allah karena enam hal: Pertama,

sibuk dengan nikmat dan lupa bersyukur. Kedua, kecintaan

terhadap ilmu tetapi tidak mengamalkannya. Ketiga, cepat

berbuat maksiat dan lambat bertobat. Keempat, bergaul

dengan orang saleh tetapi tidak meneladani mereka. Kelima,

dunia meninggalkannya tetapi dia mengejarnya. Keenam,

akhirat mendatanginya tetapi dia berpaling darinya.”

[syaqiq bin Ibrahim, wafat: 194 H]

Hikmah Hari Ini:“Sesungguhnya Allah telah menetapkan atas diri anak keturunan Adam bagiannya dari zina. Dia mengetahui yang demikian tanpa dipungkiri. Mata itu bisa berzina, dan zinanya adalah pandangan. Lidah itu bisa berzina dan zinanya adalah perkataan. Kaki itu bisa berzina dan zinanya adalah ayunan langkah. Tangan itu bisa berzina dan zinanya adalah sentuhan. Hati bisa berzina dengan keinginan dan angan-angan. Baik kemaluan membenarkan yang demikian itu atau mendustakannya.” (H.R. Bukhari, Muslim, An-Nasai, dan Abu Dawud). “Wahai Ali, janganlah engkau susuli pandangan dengan pandangan lagi, karena yang pertama menjadi bagianmu dan yang kedua bukan lagi menjadi bagianmu (dosa atasmu)” (H.R. Ahmad, Tirmidzi, dan Abu Dawud).

50. Hikmah Hari Ini:“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan,kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun” . (QS al-Baqarah [2] : 155-156)

51. HIkmah Hari Ini:”Berniat saja hambaKu akan melakukan suatu kebaikan sudah aku sediakan untuknya satu pahala. Kalau sudah sampai dia melakukan niatnya itu, akan Aku sediakan untuknya paling sedikit 10 pahala, bahkan ada yang sampai 700 pahala. Sebaliknya, bila dia hanya berniat saja akan melakukan sesuatu kejahatan Aku diamkan. Kalau sampai dilaksanakannya, Aku akan catat untuknya satu dosa”. ~Hadits Qudsi, Riwayat Tirmidzi dari Abu Hurairah

52. Hikmah Hari Ini:Dari Ibnu Mas’ud Radhiallaahu anhu , Nabi Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, artinya,

“Setiap mukmin yang meneteskan air mata karena takut kepada Allah walau hanya sekecil kepala seekor lalat, lalu air matanya itu membasahi pipinya niscaya Allah haramkan neraka untuk menyentuhnya” (HR.Ibnu Majah, al-Baihaqi dan Ashbahâni )

53. Hikmah Hari Ini: “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Tobat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Hujuraat:12)

54.Hikmah Hari Ini:”Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya” (QS. Al-Israa’:36)

Posted by: Herpin Dwijayanti | November 4, 2010

Coretan tentang Waktu

Satu detik tanpa keyakinan

akan jadi satu detik tanpa keoptimisan

 

Satu menit tanpa gagasan

akan jadi satu menit tanpa ilmu dan dorongan

 

Satu jam tanpa aksi nyata

akan jadi satu jam tanpa manfaat

 

Satu hari tanpa kedisiplinan

akan jadi satu hari tanpa keberhasilan

Satu bulan tanpa perencanaan

akan jadi satu bulan tanpa peningkatan

 

Satu tahun tanpa target dan capaian

akan jadi satu tahun tanpa prestasi

 

Satu dasawarsa tanpa buah karya

akan jadi sepuluh tahun tanpa kesabaran

 

Satu dekade tanpa ketangguhan

akan jadi dua puluh tahun tanpa kedewasaan

 

Satu kali hidup tanpa arah dan cita-cita

akan jadi hidup tanpa makna dan harapan

 

Maka, apa arti dalam hidupmu:

 

Satu kali hidup ? Satu dekade? Satu dasawarsa?

Satu tahun? Satu bulan?

Satu minggu? Satu hari?

Satu jam? Satu menit?

Satu detik?

 

@Rupo Kenchoguchi 236

-2 days before Nyuugaku Shiken-

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 34 other followers